Tampilkan postingan dengan label Telekomunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Telekomunikasi. Tampilkan semua postingan

Indosat Ooredoo Gandeng Ericsson dan Huawei Terapkan Model Operasi Digital


Teknogav.com – Pada Senin, 1 Juli 2020 lalu, Indosat Ooredoo mengawali transformasi untuk menerapkan Model Operasi Digital yang komprehensif. Langkah ini dilakukan bersama dengan para mitra globalnya, yaitu Ericsson dan Huawei. Transformasi tersebut akan memastikan model pengoperasian digital canggih yang mengintegrasikan berbagai teknologi terkini demi menyajikan pengalaman pelanggan terbaik. Teknologi tersebut mencakup analisis, automasi, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan prediksi kemampuan.

Kemitraan dan transformasi tersebut akan menunjang pengembangan ekosistem baru yang akan membuka banyak peluang kerja. Seluruh tenaga kerja pun dapat ditingkatkan kemampuannya melalui program transfer pengetahuan yang intensif.

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia tidak menghambat pencapaian keberhasilan, ketepatan waktu dan eksekusi yang dilakukan Indosat Ooredoo. Hal tersebut berhasil dicapai berkat pengadopsian workshop virtual berskala besar. Banyak tantangan yang menghadang selama pandemi Covid-19 ini pun dapat ditangani.
Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC)

Selama tahun 2019, Indosat Ooredoo telah melakukan peningkatan jaringan secara signifikan. Kini Indosat Ooredoo akan dapat membangun operasi jaringan yang efisien dan sepenuhnya otomatis dengan adanya model operasi digital baru. Hal ini dicapai melalui teknologi terbaru termasuk AI, Predictability Fault, Data Driven Analytics & platform Machine Learning.

“Penerapan teknologi terkini akan membuat kami lebih fokus pada perbaikan kualitas, layanan dan pengalaman pelanggan. Kami telah mencapai ketepatan waktu dengan eksekusi yang baik walaupun di tengah tantangan pandemi Covid-19. Model terbaru ini kami yakini dapat membantu Indosat Ooredoo dalam mengelola tuntutan dan harapan pelanggan yang makin meningkat. Kami pun bisa fokus pada perbaikan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan,” ucap Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

Kolaborasi Indosat Ooredoo dengan para mitra global dilakukan untuk mendukung pengembangan teknologi digital. Harapannya teknologi digital tersebut akan memberikan pengelaman pelanggan yang lebih baik dalam menggunakan layanan telekomunikasi.

Tujuan dari kerja sama tersebut juga untuk berperan dalam peningkatan ekonomi digital Indonesia di masa yang akan datang. Hal ini karena teknologi yang dihasilkan juga menunjang kegiatan usaha berbagai sektor bisnis, mulai dari skala kecil sampai besar.
Share:

'Ericsson Mobility Report' Tekankan Ketergantungan Masyarakat Pada Konektivitas Selama Pandemi


Teknogav.com – Ericsson secara rutin membuat laporan berkala setiap bulan Juni dan November yang dituangkan dalam ‘Ericsson Mobility Report’. Nah, pada edisi Juni ini diungkapkan mengenai perkiraan jumlah pelanggan 5G secara global di seluruh dunia. Dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia tentunya turut andil dalam peningkatan kebutuhan tersebut. Teknologi 5G memberikan peluang bagi penyedia layanan di Asia Tenggara untuk mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar USD41 miliar pada tahun 2020.

"Karantina yang dilakukan selama masa pandemi membuat semua kegiatan bergantung pada konektivitas. Perpindahan tempat kerja atau proses belajar ke rumah menunjukkan pergeseran pertumbuhan trafik data dari bisnis ke perumahan yang cepat. Hal ini tentunya akan meningkatkan kebutuhan 5G," ucap Jerry Soper, Country Head of Ericsson Indonesia.
Jerry Soper, Country Head of Ericsson Indonesia
Selama terjadi lockdown akibat Covid-19 terjadi peningkatan trafik pada jaringan sebesar 20%-100%. Bagian terbesar dari persentase trafik tersebut berada di jaringan rumahan. Sebagian besar operator telekomunikasi juga mengalami kenaikan trafik sebesar 20% pada jaringan seluler.

Beberapa layanan mengalami peningkatan 90% untuk penggunaan panggilan Voice over Wi-Fi (VoWi-Fi). Peningkatan data juga terjadi karena penggunaan layanan streaming yang lebih tinggi. Beberapa penyedia layanan bahkan mengalami kemacetan jaringan.

Kebutuhan komunikasi yang makin meningkat di masa krisis menjadikan infrastruktur digital makin penting. Jaringan dan infrastruktur digital penting untuk menunjang kegiatan masyarakat dan mendukung keluarga tetap terhubung selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Jumlah Pelanggan 5G

sumber: Ericsson Mobility Report
Ericsson Mobility Report mengungkap bahwa diperkirakan jumlah pelanggan 5G di seluruh dunia kan mencapai 190 juta pada akhir tahun 2020. Jumlah tersebut akan meningkat menjadi 2,8 miliar pada akhir tahun 2025 di seluruh dunia. Sementara itu di Asia Tenggara dan Oseania, jumlahnya mencapai 270 juta pada tahun 2025 atau 21% dari total pelanggan seluler. Persentase penggunaan data di jaringan 5G pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 45% dari total penggunaan data di seluruh jaringan.
Perkiraan penggunaan data pada tahun 2025 (sumber: Ericsson Mobility Report)

“Keberhasilan 5G tidak hanya diukur dari jumlah pelanggan yang tinggi. Penilaian dampak teknologi ini juga melihat manfaatnya bagi masyarakat dan pelaku usaha. Platform 5G dibuat untuk inovasi karena dapat merumuskan ulang cara berinteraksi, menjalani kegiatan sehari-hari dan bisnis bekerja,” lanjut Jerry.

Nilai infrastruktur digital

Berdasarkan penelitian Ericsson Consumer Lab, 83% responden dari 11 negara menyatakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) membantu menjalani masa lockdown. Penelitian tersebut mengungkap peningkatan penerapan dan penggunaan berbagai layanan TIK. Layanan tersebut mencakup aplikasi e-learning dan ksehatan yang membantu masyarakat beradaptasi pada new normal.

Sekitar 57% responden menyatakan akan menabung untuk keamanan keuangan mereka di masa depan. Ada sepertiga dari total responden yang berencana untuk melakukan investasi pada teknologi 5G dan jaringan broadband yang ditingkatkan di rumah. Hal ini untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi potensi terjadinya gelombang kedua Covid-19.

Potensi Bisnis 5G

Peristiwa pandemi Covid-19 makin membukakan mata mengenai pentingnya digitalisasi bisnis di seluruh dunia. Jika perusahaan ingin dapat terus melayani pelanggan dan melakukan transaksi bisnis secara online maka dibutuhkan konektivitas. Perpaduan antara teknologi 5G dengan digitalisasi memberikan peluang bagi penyedia layanan untuk melakukan ekspansi bisnis ke berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut bisa berupa perawatan kesehatan, otomotif sampai manufaktur.

Ericsson bertekad menyediakan solusi teknologi terkemuka untuk memberdayakan pengguna. Jaringan 5G menawarkan kecepatan lebih tinggi, latensi sangat rendah, dan jangkauan luas tanpa batas. Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna memiliki pengalaman cepat dan mulus, yang belum pernah mereka miliki sebelumnya.

Pada awal pengimplementasian 5G, operator akan meningkatkan kapasitas, kecepatan dan kualitas jaringan di wilayah perkotaan dengan meningkatkan broadband seluler. Cara ini dilakukan untuk mengatasi pertumbuhan trafik data yang sangat besar. Seiring dengan berjalannya waktu, inovasi 5G untuk bisnis yang baru dan menarik akan hadir bersama dengan use-case IoT. Peluang bagi operator pun makin banyak.

Magnus Ewerbring, Chief Technology Officer Ericsson untuk Asia-Pasifik
“Kami yakin keamanan 5G akan memberikan kepercayaan yang memungkinkan sistem 5G bisa memenuhi kebutuhan sebagian besar use-case,” ucap Magnus Ewerbring, Chief Technology Officer Ericsson untuk Asia-Pasifik.

Pendapatan tambahan dari layanan digitalisasi yang memanfaatkan teknologi 5G bagi penyedia layanan di Asia Tenggara berpotensi akan terus meningkat. Peningkatan tersebut diperkirakan mencapai USD 41 miliar atau sekitar Rp584,6 triliun pada 2030.


‘Ericsson Mobility Report’ Edisi Juni juga membahas perkiraan pertumbuhan trafik data, jumlah pelanggan di setiap wilayah, dan industri cloud-based gaming. Saat ini sudah ada 93 perjanjian atau kontrak 5G komersial antara Ericsson dengan penyedia layanan komunikasi berbeda. Dari jumlah tersebut sudah ada 40 jaringan yang sudah menyelenggarakan layanan 5G.
Share:

Ericsson dan MediaTek Sukses Gelar Uji 4G/5G Dynamic Spectrum Sharing


Teknogav.com – Solusi Ericsson Spectrum Sharing yang dinamis menerapkan 5G pada pita frekuensi yang sudah ada dengan ekonomis. Ericsson menyediakan solusi Dynamic Spectrum Sharing untuk memperluas jangkauan 5G sehingga pemanfaatan spektrum lebih efisien dan menyajikan kinerja yang unggul. Nah, MediaTek bersama-sama dengan Ericsson telah berhasil menyelesaikan beberapa sesi uji 4G/5G Dynamic Spectrum Sharing pada konfigurasi lab Non-Standalone.
Share:

Hasil Penelitian Mozilla Ungkap Fakta Tentang Keamanan Video Call


Teknogav.com – Pandemi COVID-19 membawa banyak perubahan pada gaya hidup masyarakat, termasuk dalam cara menggunakan teknologi khususnya teknologi komunikasi. Voice over Internet Protocol (VoIP) dan panggilan video kini kian penting bagi gaya hidup masyarakat perkotaan. Panggilan video yang sebelumnya hanya gimmick kini merupakan alternatif terbaik untuk melaksanakan rapat, homeschooling, konsultasi kesehatan, dan mengobrol dengan teman. Perubahan gaya hidup ini membawa satu masalah baru yang sebelumnya belum ada yaitu keamanan dari aplikasi yang digunakan baik VoIP ataupun panggilan video.
Share:

Smartfren POWER UP, Mudah Atur Kuota dengan Masa Aktif Panjang

 

Teknogav.com – Smartfren kembali meluncurkan paket data bagi seluruh pelanggannya, baik pelanggan lama maupun pelanggan baru. Paket data tersebut adalah “Eksklusif Membership Pertama di Indonesia POWER UP”. Perbedaan paket ini jika dibandingkan dengan paket lainnya adalah masa aktif paket yang panjang dan fitur roll-over. Pada paket ini tersedia dua pilihan kuota utama dan tiga pilihan kuota add-on dengan bonus kuota progresif sampai 3 GB.
Share:

Smartfren Business Berkolaborasi dengan HPE Sajikan Solusi Bagi Pelanggan Korporasi

 
Teknogav.com – Smarfren Business berkolaborasi dengan Hewlett Packard Enterprise (HPE) untuk menyediakan solusi teknologi bagi seluruh kebutuhan bisnis. Kerja sama strategis tersebut dilakukan setelah Smartfren Business berhasil menyandang predikat Gold Partner dari HPE dalam program HPE Partner Ready. Smartfren Business adalah salah satu divisi Smartfren yang menyediakan solusi bagi pelanggan korporasi.
Share:

Huawei Dukung XL Axiata Tingkatkan Jaringan Demi Lancarkan Trafik Telekomunikasi


Teknogav.com – Pada umumnya pada situasi menjelang dan selama lebaran terjadi lonjakan trafik telekomunikasi. Tentu tahun ini lonjakan tersebut lebih tinggi akibat adanya imbauan untuk tidak mudik dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Demi memenuhi tuntutan lonjakan trafik tersebut, Huawei Indonesia memberikan dukungan kepada XL Axiata agar dapat menyajikan layanan yang kualitasnya terjaga. Masyarakat pun tetap bisa merayakan lebaran walau dengan situasi agak berbeda.
Share:

Telkomsel dan Huawei Berkolaborasi Hadirkan Supreme Networks dan Teknologi Terkini


Teknogav.com – Wabah Covid-19 belum juga sirna, tetapi kini masyarakat dunia sudah memasuki era ‘New Normal’. Huawei bersama Telkomsel pun memperkokoh kemitraan mereka demi menghadirkan kualitas jaringan terbaik yang dapat dimanfaatkan dalam rangka memasuki ‘New Normal". Pengukuhan kemitraan tersebut diselenggarakan pada Cloud Summit yang mengangkat tema ‘Stay Together Overcome Challenge and Ignite the Future’.
Share:

Paket Bundling Xiaomi Redmi 8A Pro Bertabur Bonus dari Smartfren



Teknogav.com – Pada ajang Mi Fan Festival yang digelar pada 7-9 April 2020 lalu, Xiaomi meluncurkan produk Redmi 8A Pro. Produk tersebut merupakan hasil kolaborasi kemitraan strategis antara Xiaomi dan Smartfren. Berbagai fitur unggulan yang diusung smartphone tersebut untuk segmen entry level pun dipadukan dengan berbagai benefit Smartfren.

Share:

Indosat Ooredoo Gandeng Ericsson Terapkan Teknologi Otomatisasi, ML dan AI


Teknogav.com – Indosat Ooredoo dan Ericsson menandatangani kesepakatan kerja sama untuk menerapkan mesin otomatisasi operasi, Ericsson Operations Engine. Periode kerja sama tersebut akan berlangsung selama lima tahun dengan menerapkan model Ericsson yang didukung data AI  mulai Juli 2020.

Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kinerja jaringan dan pengalaman pengguna, serta mengelola pusat operasi jaringan Indosat Ooredoo. Selain itu juga untuk kegiatan pemeliharaan lapangan di seluruh Indonesia. Ericsson akan menggunakan teknologi otomatisasi, pembelajaran mesin atau machine learning (ML) dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam melaksanakannya.

Kesepakatan yang baru ditandatangani tersebut merupakan perluasan kerja sama yang sudah terjalin lama antara Indosat Ooredoo dan Ericsson. Kontrak tersebut akan meningkatkan investasi global Ericsson dalam pengkinian teknologi jaringan terotomatisasi untuk mendorong daya saing Indosat Ooredoo. Teknologi tersebut akan meningkatkan efisiensi operasional, biaya dan energi serta penguatan jaringan.

“Pada tahun 2019, Indosat Ooredoo sudah meningkatkan jaringan secara signifikan. Kami dapat membangun pengaturan operasi jaringan yang efisien dan terotomatisasi sepenuhnya dengan teknologi hasil kerja sama dengan Ericsson. Teknologi tersebut mencakup AI terkini, sistem analitik berbasis data dan platform ML yang fokus pada mutu layanan dan pengalaman pengguna. Kami yakin model baru ini akan membantu mengelola peningkatan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan,” ucap Vikram Sinha, Chief Operation Officer Indosat Ooredoo.

Indosat Ooredoo diharapkan dapat mendapat pengalaman menikmati layanan kelas dunia dengan teknologi Ericsson tersebut. Indosat Ooredoo pun dapat lebih fokus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham mereka.

Ericsson Operations Engine mengonsolidasikan posisi kami sebagai pemimpin industri di jaringan managed services. Kemampuan Ericsson telah terbukti secara global dalam mengelola dan menjalankan multi-vendor dan multi-teknologi. Kontrak ini membuktikan kepercayaan berkelanjutan pada produk dan solusi end-to-end kami pada operasi jaringan Indosat Ooredoo. Kami akan terus meningkatkan wawasan berbasis data untuk menyajikan kinerja lebih baik yang fokus pada pengalaman pengguna,” ucap Jerry Sopper, Country Head Ericsson Indonesia.

Kerjasama Indosat Ooredoo dan Ericsson di Indonesia selama ini mencakup 2G, 3G, 4G dan uji coba 5G. Ericsson merupakan yang terdepan dalam hal ICT di mancanegara. Solusi-solusi Ericsson memberikan akses yang makin canggih dan peningkatan teknologi berkelanjutan bagi seluruh pelanggan di dunia.
Share:

CloudVoice Dukung Korporasi Pertahankan Bisnis Selama Pandemi Covid-19

Teknogav.com – Sejak pandemi Covid-19 melanda, cara masyarakat dalam menjalani kegiatan sehari-hari telah berubah. Kini bekerja dan belajar banyak yang terpaksa harus dilakukan secara jarak jauh. Pengelolaan perusahaan dalam menjalankan bisnis pun mengalami dampak, yaitu penurunan yang cukup signifikan. Perusahaan pun lebih fokus untuk dapat mempertahankan operasinya dengan mengurangi pos-pos pengeluaran ketimbang mengembangkan bisnis. Nah, Indosat Ooredoo pun menawarkan solusi untuk tetap menjaga operasional perusahaan dengan CloudVoice.
Share:

Indosat Ooredoo Pastikan Jaringan Lancar Selama Ramadan dan Lebaran


Teknogav.com – Pandemi Covid-19 membuat umat Islam menghadapi situasi yang berbeda di bulan Ramadan. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2 membuat kebutuhan telekomunikasi meningkat. Hal ini agar mereka tetap dapat menjalin silaturahmi secara virtual menggunakan sarana telekomunikasi.
Share:

Indosat Ooredoo Tunjuk Medhat Elhusseiny Sebagai CTIO Baru

Teknogav.com – Indosat Ooredoo telah melakukan perombakan tim kepemimpinan di perusahaannya. Perusahaan digital tersebut baru saja menunjuk Medhat Elhusseiny sebagai Chief Technology anad Information Office (CTIO) yang baru. Medhat Elhusseiny akan menggantikan Dejan Kastelic secara efektif mulai 1 Mei 2020 dan meneruskan kepemimpinan di direktorat teknologi. Tanggal tersebut ditetapkan sesuai perkiraan proses penyelesaian izin kerja.
Share:

Sambut Ramadan, IM3 Ooredoo Sediakan Paket Freedom Kuota Harian


Teknogav.com – Bulan Ramadan sudah dekat, dan Indonesia akan menyambut dengan cara berbeda akibat dampak pandemi Covid-19. Jika biasanya di bulan suci orang rutin beribadah bersama, ngabuburit dan bahkan mudik untuk bersilaturahmi, maka kini harus ditahan dahulu. Kendati demikian silaturahmi tetap bisa dilakukan secara virtual sesuai kampanye “Tidak Ada Yang Lebih Penting Dari Silaturahmi” dari IM3 Ooredoo.
Share:

Ericsson Spectrum Sharing Terapkan 5G Komersial Tanpa Pita Frekuensi Baru


Teknogav.com – Solusi Ericsson Spectrum Sharing (ESS) kini sudah tersedia secara komersial. Para penyedia layanan komunikasi dapat memanfaatkan solusi ini untuk menerapkan 5G dalam skala nasional dengan cepat dan hemat. Solusi yang unik dan dinamis ini telah meraih banyak penghargaan dan bisa dipakai pada lima juta radio 5G-ready. Software upgrade memungkinkan layanan ESS ini menerapkan 4G dan 5G pada pita frekuensi dan radio yang sama. Spektrum akan disediakan secara dinamis berdasarkan permintaan pengguna per 1 milidetik.

Share:

IDCamp 2020 Sajikan Pelatihan Coding dalam Berbagai Tingkatan Secara Online


Teknogav.com – Indosat Ooredoo kembali menghadirkan IDCamp yang menyajikan program pembelajaran secara online. Pendaftaran IDCamp 2020 sudah dibuka dan akan ditutup pada 24 Juli 2020. Pelatihan utama yang disediakan pada IDCamp ini mulai dari tingkat dasar, pemula, menengah, mahir sampai profesional. Alur belajarnya ditujukan bagi Android Developer, Front-End Web Developer, iOS Developer dan Machine Learning Developer. Tersedia 10 ribu beasiswa untuk mengikuti IDCamp ini.

Share:

Indosat Ooredoo Gratiskan Kuota Belajar Online di 4 Platform


Teknogav.com – Pandemi Covid-19 masih berlangsung, sebagian besar orang masih mempraktikkan work from home, anak-anak pun harus belajar di rumah. Tutupnya sekolah dan kampus untuk sementara waktu tak lantas harus berhenti belajar. Kini kegiatan belajar mengajar tetap bisa berlangsung secara online melalui platform digital. Indosat Ooredoo turut mendukung terselenggaranya kegiatan belajar jarak jauh ini dengan memberikan akses internet gratis ke beberapa platform pembelajaran digital. Platform-platform tersebut adalah Quipper, Ruangguru, Rumah Belajar dan Sekolahmu.com.

Share:

Kinerja Bisnis 2019 Solid, Huawei Lanjutkan Investasi R&D Teknologi


Teknogav.com – Huawei memaparkan kinerja bisnis mereka yang solid sepanjang tahun 2019 walau sempat menghadapi masalah Covid-19 pada akhir tahun di negaranya. Pendapatan penjualan secara global pada tahun 2019 mencapai CNY858,8 miliar atau sekitar Rp1.710 triliun (kurs tengah BI per 31 Desember 2019, CNY1 = Rp1990,835). Pertumbuhan pendapatan tersebut per tahun sampai 19,1%.

Laba bersih yang dicatat Huawei pada tahun 2019 sebesar CNY62,7 miliar atau setara Rp124 triliun. Sedangkan arus kas dari kegiatan operasional lebih dari CNY91,4 miliar atau sekitar Rp182 triliun dengan angka pertumbuhan 22,4% per tahun.
Kinerja Bisnis Huawei 2019
 “2019 menjadi tahun yang luar biasa bagi Huawei, meskipun mengalami tekanan yang sangat berat dari pihak luar. Tim kami berkomitmen kuat untuk terus maju dan fokus meningkatkan kontribusi bagi para pelanggan. Kami bekerja keras untuk terus memperkuat kepercayaan pelanggan dan para mitra di seluruh dunia. Bisnis kami tetap solid,” ucap Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei.

Keberhasilan Huawei tersebut tak lepas dari kiprahnya di bidang teknologi, sehingga Huawei akan terus melakukan riset dan inovasi teknologi. Jumlah pengeluaran untuk riset dan pengembangan (R&D) selama satu dekade Huawei sudah lebih dari CNY600 miliar. Sejumlah CNY131,7 miliar atau 15,3% dari pendapatan tahun 2019 diinvestasikan Huawei pada R&D.
Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei memaparkan investasi pada R&D
Bisnis operator Huawei pada tahun 2019 terdepan dalam peluncuran jaringan 5G secara komersial. Huawei berkolaborasi dengan operator-operator telekomunikasi di seluruh dunia untuk membangun pusat inovasi 5G demi mendukung adopsi komersial lebih lanjut. Pendapatan bisnis telekomunikasi Huawei sepanjang tahun 2019 mencapai CNY296,7 miliar atau sekitar Rp591 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut secara YoY sebesar 3,8%.

Masalah jangkauan layanan di daerah-daerah terpencil diatasi secara efektif dengan Solusi BTS RuralStar dari Huawei. Lebih dari 50 negara dan kawasan telah menggunakan solusi-solusi yang terbukti dapat menghadirkan layanan internet mobile masyarakat di daerah terpencil.

Bisnis enterprise Huawei terus memberikan dukungan terhadap terselenggaranya transformasi digital bagi para pelanggan yang berasal dari berbagai industri seiring dengan komitmennya membantu meletakkan landasan untuk terbangunnya dunia digital. Secara global, terdapat lebih dari 700 kota dan 228 perusahaan yang termasuk di dalam jajaran Fortune Global 500 telah memilih Huawei sebagai mitra transformasi digital mereka.
Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei memaparkan strategi komputasi
Pada tahun 2019 Huawei juga menumumkan strategi komputasi untuk mengolah kesuburan tanah dan mendukung dunia cerdas yang makin berkembang. Strategi tersebut diwujudkan dengan meluncurkan prosesor AI Ascend 910 yang diklaim tercepat di dunia dan klaster pelatihan AI Atlas 900. Pendapatan penjualan dari bisnis enterprise Huawei di tahun tersebut mencapai CNY89,7 miliar atau setara Rp179 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut secara YoY adalah 8,6%.

Pendapatan Huawei dari bisnis consumer pada tahun 2019 pun meningkat tajam menjadi CNY467,3 miliar atau setara Rp930 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut 34% YoY. Ini berkat pengiriman smartphone Huawei sampai 240 juta unit. Pada pemaparan laporan tahunan 2019, Huawei juga memaparkan kemajuan dari pengembangan ekosistem Seamsless AI Life di segala skenario dan perangkat. Perangkat tersebut mencakup PC, tablet, wearable dan smart screens.
Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei memaparkan prestasi di bisnis consumer
Huawei tetap mencatat pertumbuhan bisnis yang pesat walau mendapatkan tekanan dari Amerika Serikat yang memberi dampak pada bisnis 5G mereka. Huawei harus menjelaskan kepada consumer, mitra operator dan pemerintah yang mengeluarkan regulasi. Pada beberapa kasus para mitra tak bisa lagi memilih Huawei, padahal Huawei telah memiliki peralatan yang sudah siap untuk 5G.

“Tantangan dari luar akan semakn kompleks di masa depan. Kami bertekad terus memperkuat keunggulan dan daya saing produk dan layanan kami, mendorong terwujudnya inovasi secara terbuka dan dihadirkannya nilai bagi pelanggan dan masyarakat secara umum. Hal ini dilakukan untuk meraih peluang di industri tansformasi digital yang cerdas sambil menjaga pertumbuhan bisnis jangka panjang,” lanjut Xu.

Laporan Tahunan 2019 Huawei sudah diaudit secara independen oleh KPMG, dan dapat dilihat di www.huawei.com/en/press-events/annual-report/2019. Pada acara pemaparan laporan tahunan 2019 tersebut, Eric Xu juga menekankan prioritas mereka untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan dan tuntutan pemerintah. Huawei tetap menjamin keselamatan dan kesehatan pegawai mereka saat Covid-19 sempat melumpuhkan Tiongkok. Tindakan penanganan sudah dilakukan sejak wabah dimulai dan kini Huawei sudah kembali produksi. Para pemasok pun kini diberikan bantuan agar nantinya bisa tetap memenuhi kebutuhan Huawei untuk produksi.
Share:

Kampanye #StayHomeStayConnected, Indosat Ooredoo Gratiskan Perkuliahan Online



Teknogav.com – Pandemi COVID-19 ditanggapi pemerintah dengan membuat berbagai upaya dan kebijakan demi memperlambat penularan virus corona jenis baru. Salah satu kebijakan pemerintah adalah dengan menganjurkan masyarakat untuk di rumah saja, termasuk meliburkan sekolah dan kampus. Indosat Ooredoo berusaha turut berperan dalam mendukung cara hidup digital agar tetap produktif dengan mengusung kampanye #StayHomeStayConnected. Pada kampanye tersebut Indosat Ooredoo mengeluarkan program bagi para pelanggan, komunitas dan pegawainya.

Share:

Ericsson Optimalkan Layanan Jaringan dengan AI, Otomatisasi dan Transformasi Digital


Teknogav.com - Baru- baru ini Ericsson meluncurkan dua layanan tambahan pada portofolio layanan jaringan atau Network Services yang berbasis kecerdasan buatan (AI). Kedua layanan tersebut adalah Kecerdasan Jaringan (Network Intelligence) dan Omni Network Channel yang memungkinkan operator telekomunikasi memastikan jaringannya selalu aktif. Layanan tersebut juga akan mengoptimalkan pengalaman pengguna yang fokus pada AI, otomatisasi dan transformasi digital.
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email