Xiaomi Resmi Luncurkan Tiga Produk IoT Terkini di Indonesia


Teknogav.com – Xiaomi yang makin melaju di sektor Internet of Things (IoT) resmi meluncurkan tiga produk terkininya di Indonesia. Ketiga produk tersebut adalah smartphone Redmi 8A Pro, Mi TV 4 dan Mi Air Purifier 2H. Smartphone Redmi 8A Pro didesain keren dengan baterai tahan lama dan harga sangat terjangkau. Sementara Mi TV 4 merupakan smart TV dengan dua pilihan ukuran layar yang kaya akan konten. Mi Air Purifier 2H siap memenuhi kebutuhan akan udara segar di dalam ruangan saat berada di rumah saja.

“Peluncuran ketiga produk ini memperkuat komitmen Xiaomi untuk menjadi brand gaya hidup yang akan terus menghadirkan perangkat cerdas dan IoT. Perangkat tersebut mencakup smartphone dan smart home appliances, untuk mendukung kebutuhan pengguna di Indonesia. Ketiga produk ini memiliki keunggulan di kelasnya masing-masing yang membuatnya menjadi pilihan jelas bagi yang ingin menikmati gaya hidup cerdas. Xiaomi menghadirkan teknologi inovatif dengan harga sebenarnya,” ucap Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia.
jadwal Mi Fan Festival 2020
Di ulang tahunnya yang ke-10, tahun ini Xiaomi juga akan mengadakan Mi Fan Festival 2020. Mi Fan Festival merupakan pesta diskon besar-besaran bagi Mi Fans (sebutan untuk pengguna produk Xiaomi). Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 7 April sampai 9 April 2020, dengan tema "Live smart, buy smart". Selama Mi Fan Festival 2020, Xiaomi akan meluncurkan satu produk baru setiap harinya.

Redmi 8A Pro

Xiaomi Redmi 8A Pro
Xiaomi mengusung tagline 'Hape Kece Batre Gede' pada smartphone entry level mereka. Desain smartphone ini memang terlihat kece dengan lengkungan 3D, balutan matte finish dan fingerprint resistant. Tersedia dalam tiga warna pilihan, yaitu Sea Blue, Sky White, dan Midnight Grey. Baterai smartphone tersebut memang memiliki kapasitas besar yaitu 5000 mAh. Smartphone ini juga dibekali dengan port USB tipe-C yang didukung pengisian daya cepat atau Fast charging 18 watt.

Prosesor yang digunakan adalah Snapdragon 439 besutan Qualcomm. Kinerja prosesor tersebut didukung oleh RAM dengan dua pilihan kapasitas, yaitu 2 GB atau 3 GB. Media penyimpanan internal Redmi 8A Pro ini memiliki kapasitas 32 GB. Kamera utama smartphone ini menggunakan konfigurasi kamera ganda 13 MP + 2 MP dengan dukungan AI. Di bagian depan terdapat kamera 8 MP untuk swafoto.

Harga yang dibanderol pada smartphone tersebut adalah Rp1,549 juta untuk konfigurasi 2GB + 32 GB. Sementara untuk konfigurasi 3 GB + 32 GB harganya Rp1,649 juta. Kedua harga tersebut berlaku untuk pembelian online di Akulaku, Mi.com dan Lazada pada 7 April 2020 pukul 10.00. Harga normal yang berlaku di toko offline akan lebih tinggi Rp50 ribu dari harga perkenalan tersebut. Penjualan secara offline akan dilakukan pada 14 April 2020 di Authorized Mi Store dan Erafone.

Mi TV 4


Smart TV ini terdiri dari dua pilihan ukuran, yaitu 55 inci dan 43 inci. Kualitas gambar yang dihadirkan adalah 4K UHD yang diperkaya dengan 1.07 miliar wana super cerah dan kaya detail. Khusus unuk Indonesia, smart TV ini dilengkapi dengan antarmuka PatchWall 3.0 dari Xiaomi. Antar muka tersebut mencakup berbagai penyedia konten seperti Catchplay+, HOOQ, iFlix, Netflix dan Vidio dengan lebih dari 700 ribu jam tayangan. Dukungan Android TV juga memudahkan akses ke Chromecast, Google Voice Search, YouTube dan mengunduh dari Google Play Store. Tersedia juga Smart Control Mi Remote dengan 14 tombol yang memberi kesan minimalis. Mi Remote tersebut dapat digunakan pada seluruh perangkat HDMI yang didukung Consumers Electronic Controls (CEC) dan dilengkapi Voice Control.

Selama pre order 9-11 April 2020 Mi TV 4 ukuran 43 inci dibandro Rp3,299 juta, sedangkan untuk ukuran 55 inci dibanderol Rp4,799 juta. Penjualan pertama Mi TV 4 ukuran 43 inci dilakukan pada 14 April 2020 dengan harga Rp3,499 juta. Dan untuk Mi TV 4 ukuran 55 inci pada 17 April 2020 dengan harga Rp4,999 juta.

Mi Air Purifier 2H

Mi Air Purifier 2H
Mi Air Purifier 2H sangat cocok digunakan untuk membersihkan udara di dalam ruangan sehingga bagik bagi kesehatan. Perangkat ini dilengkapi dengan True HEPA filter yang dapat menyaring partikel halus berukuran 0,3 mikron. Partikel-partikel sangat kecil seperti asap, debu rumah tangga, bulu hewan peliharaan, jamur dan lain-lain dapat dengan mudah disaring oleh perangkat ini.

Kerennya kecepatan kipas dapat dengan mudah dikendalikan melalui aplikasi Mi Home yang bisa diinstal pada smartphone. Kecepatan juga bisa disesuaikan secara otomatis berdasarkan kualitas udara, suhu dan kelembapan. Aplikasi Mi Home ini didukung juga oleh Google Assistant dan Alexa.
Harga yang dibanderol pada perangkat ini adalah Rp1.799.000 pada penjualan secara online di Mi.com dan JD.id tanggal 8 April 2020. Sementara penjualan offline dilakukan terlebih dahulu pada 7 April 2020 di Authorized Mi Store dengan harga Rp1.999.000.
Share:

Kaspersky Sarankan 5 Tips Ini Sebelum Video Conference


Teknogav.com – Selama pandemi Covid-19 masih merebak, pemerintah masih menganjurkan perusahaan untuk menerapkan kebijakan work from home (WFH). Salah satu solusi agar WFH tetap lancar adalah menggunakan platform video conferencing. Platform ini bahkan bisa juga digunakan untuk komunikasi pribadi. Sebagian besar layanan video conferencing memiliki fitur-fitur yang mirip satu sama lain. Beberapa layanan tersebut adalah Google Hangouts, Microsoft Teams, Skype dan Zoom. Berikut ini adalah tips agar bisa melakukan video conference dengan lancar.

Share:

Kinerja Bisnis 2019 Solid, Huawei Lanjutkan Investasi R&D Teknologi


Teknogav.com – Huawei memaparkan kinerja bisnis mereka yang solid sepanjang tahun 2019 walau sempat menghadapi masalah Covid-19 pada akhir tahun di negaranya. Pendapatan penjualan secara global pada tahun 2019 mencapai CNY858,8 miliar atau sekitar Rp1.710 triliun (kurs tengah BI per 31 Desember 2019, CNY1 = Rp1990,835). Pertumbuhan pendapatan tersebut per tahun sampai 19,1%.

Laba bersih yang dicatat Huawei pada tahun 2019 sebesar CNY62,7 miliar atau setara Rp124 triliun. Sedangkan arus kas dari kegiatan operasional lebih dari CNY91,4 miliar atau sekitar Rp182 triliun dengan angka pertumbuhan 22,4% per tahun.
Kinerja Bisnis Huawei 2019
 “2019 menjadi tahun yang luar biasa bagi Huawei, meskipun mengalami tekanan yang sangat berat dari pihak luar. Tim kami berkomitmen kuat untuk terus maju dan fokus meningkatkan kontribusi bagi para pelanggan. Kami bekerja keras untuk terus memperkuat kepercayaan pelanggan dan para mitra di seluruh dunia. Bisnis kami tetap solid,” ucap Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei.

Keberhasilan Huawei tersebut tak lepas dari kiprahnya di bidang teknologi, sehingga Huawei akan terus melakukan riset dan inovasi teknologi. Jumlah pengeluaran untuk riset dan pengembangan (R&D) selama satu dekade Huawei sudah lebih dari CNY600 miliar. Sejumlah CNY131,7 miliar atau 15,3% dari pendapatan tahun 2019 diinvestasikan Huawei pada R&D.
Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei memaparkan investasi pada R&D
Bisnis operator Huawei pada tahun 2019 terdepan dalam peluncuran jaringan 5G secara komersial. Huawei berkolaborasi dengan operator-operator telekomunikasi di seluruh dunia untuk membangun pusat inovasi 5G demi mendukung adopsi komersial lebih lanjut. Pendapatan bisnis telekomunikasi Huawei sepanjang tahun 2019 mencapai CNY296,7 miliar atau sekitar Rp591 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut secara YoY sebesar 3,8%.

Masalah jangkauan layanan di daerah-daerah terpencil diatasi secara efektif dengan Solusi BTS RuralStar dari Huawei. Lebih dari 50 negara dan kawasan telah menggunakan solusi-solusi yang terbukti dapat menghadirkan layanan internet mobile masyarakat di daerah terpencil.

Bisnis enterprise Huawei terus memberikan dukungan terhadap terselenggaranya transformasi digital bagi para pelanggan yang berasal dari berbagai industri seiring dengan komitmennya membantu meletakkan landasan untuk terbangunnya dunia digital. Secara global, terdapat lebih dari 700 kota dan 228 perusahaan yang termasuk di dalam jajaran Fortune Global 500 telah memilih Huawei sebagai mitra transformasi digital mereka.
Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei memaparkan strategi komputasi
Pada tahun 2019 Huawei juga menumumkan strategi komputasi untuk mengolah kesuburan tanah dan mendukung dunia cerdas yang makin berkembang. Strategi tersebut diwujudkan dengan meluncurkan prosesor AI Ascend 910 yang diklaim tercepat di dunia dan klaster pelatihan AI Atlas 900. Pendapatan penjualan dari bisnis enterprise Huawei di tahun tersebut mencapai CNY89,7 miliar atau setara Rp179 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut secara YoY adalah 8,6%.

Pendapatan Huawei dari bisnis consumer pada tahun 2019 pun meningkat tajam menjadi CNY467,3 miliar atau setara Rp930 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut 34% YoY. Ini berkat pengiriman smartphone Huawei sampai 240 juta unit. Pada pemaparan laporan tahunan 2019, Huawei juga memaparkan kemajuan dari pengembangan ekosistem Seamsless AI Life di segala skenario dan perangkat. Perangkat tersebut mencakup PC, tablet, wearable dan smart screens.
Eric Xu, Rotating Chairman, Huawei memaparkan prestasi di bisnis consumer
Huawei tetap mencatat pertumbuhan bisnis yang pesat walau mendapatkan tekanan dari Amerika Serikat yang memberi dampak pada bisnis 5G mereka. Huawei harus menjelaskan kepada consumer, mitra operator dan pemerintah yang mengeluarkan regulasi. Pada beberapa kasus para mitra tak bisa lagi memilih Huawei, padahal Huawei telah memiliki peralatan yang sudah siap untuk 5G.

“Tantangan dari luar akan semakn kompleks di masa depan. Kami bertekad terus memperkuat keunggulan dan daya saing produk dan layanan kami, mendorong terwujudnya inovasi secara terbuka dan dihadirkannya nilai bagi pelanggan dan masyarakat secara umum. Hal ini dilakukan untuk meraih peluang di industri tansformasi digital yang cerdas sambil menjaga pertumbuhan bisnis jangka panjang,” lanjut Xu.

Laporan Tahunan 2019 Huawei sudah diaudit secara independen oleh KPMG, dan dapat dilihat di www.huawei.com/en/press-events/annual-report/2019. Pada acara pemaparan laporan tahunan 2019 tersebut, Eric Xu juga menekankan prioritas mereka untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan dan tuntutan pemerintah. Huawei tetap menjamin keselamatan dan kesehatan pegawai mereka saat Covid-19 sempat melumpuhkan Tiongkok. Tindakan penanganan sudah dilakukan sejak wabah dimulai dan kini Huawei sudah kembali produksi. Para pemasok pun kini diberikan bantuan agar nantinya bisa tetap memenuhi kebutuhan Huawei untuk produksi.
Share:

Artikel Terkini