
Teknogav.com – MAXStream TV dan iQIYI menghadirkan serial original Indonesia hasil kolaborasi pertama mereka, yaitu Bercinta dengan Maut (The Other Sister). Serial ini memadukan kisah misteri dengan konflik keluarga, identitas dan dinamika hubungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Konten ini merupakan bagian dari upaya Telkomsel menyajikan pengalaman hiburan digital yang lebih dari sekadar tontonan. Kolaborasi strategis tersebut memperluas akses konten lokal berkualitas dan menghadirkan pengalaman menonton yang relevan, emosional dan penuh kejutan. Serial ini dapat ditonton secara streaming mulai 29 Mei 2026.
Kisah dalam film ini dibangun dengan melibatkan emosional penonton secara bertahap melalui narasi yang berlapis dan karakter yang kompleks. Pendekatan ini menyajikan pengalaman menonton yang lebih mendalam dan relevan dengan kehidupan peonton sehingga merasa terhubung dengan kisah yang disajikan.
Baca juga: Viu Tayangkan Serial Drama Original “OTW Halal” Mulai 3 April
“Telkomsel memahami kebutuhan pelanggan akan hiburan yang relevan dan mudah diakses. pelanggan menjadi fokus utama dalam setiap inovasi layanan digital yang dihadirkan, sehingga setiap produk dan konten yang diluncurkan mampu memberikan nilai tambah yang nyata. Melalui kolaborasi ini, Telkomsel berupaya menghadirkan pengalaman menonton yang personal dan berkualitas sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati,” ucap Kemas. M. Fadhli, VP Digital Lifestyle Telkomsel.

Kisah serial ini tentang perjalanan Raya atau Aira yang menyamar sebagai Anna, saudara kembarnya untuk menyelidiki kematian Anna. Kedua saudara kembar dengan karakter yang sangat berbeda tersebut diperankan oleh Haico Van Der Veken. Anna merupakan istri seorang anak dari keluarga Ardana yang merupakan konglomerat dan politisi besar. Banyak rahasia yang disembunyikan keluarga tersebut. Setiap episode dari serial ini menyajikan berbagai konflik emosional, dilema moral dan ketegangan psikologis yang terus berkembang.
![]() |
| Haico Van Der Veken, pemeran Raya/Aira dan Anna dalam serial The Other Sister |
“Raya merupakan karakter yang tegas dan berani, dia memiliki sahabat, yaitu Pauline yang selalu dibantunya jika ada masalah. Sedangkan Anna lebih pendiam, tidak banyak omong, softspoken dan introvert. Sesuai trailer, Anna yang sudah meninggal membangkitkan rasa dendam Raya tehadap keluarga Ardana. Hal tersebut menjadi misi Raya dari awal sampai akhir,” ucap Haico.
Baca juga: Ratu Ratu Queens: The Series, Kisah Perempuan-perempuan Imigran di New York
Selain Haico, para pemeran lain dari serial ini termasuk Maxime Bouttier, Dinda Kirana dan Teuku Rassya. Penampilan akting mereka kuat dalam memerankan karakter-karakter dengan lapisan moral yang kompleks. Setiap karakter mewakili sisi manusia yang realistis, termasuk kelemahan, ambisi dan konflik batin. Plot twist yang mucul di alur kisah ini meningkatkan daya tarik serial ini dengan rasa penasaran.
![]() |
| Maxxime Boutier, pemeran Aldo Ardana dalam serial The Other Sister |
Maxxime Boutier yang berperan sebagai Aldo Ardana mengungkapkan bahwa Aldo memiliki karakter yang simpel dan apa adanya. Namun, karakter tersebut juga memiliki toxicity terhadap Anna, tetapi lama kelamaan ada kedalaman di episode-episode berikutnya. Aldo mengalami perubahan pengembangan karena ada Raya yang masuk ke hidup Aldo.
Eksplorasi terhadap karakter yang diperankan dalam serial ini juga dilakukan oleh Dinda Kirana yang berperan sebagai Bella. Dinda mengaku mengalami perang batin dalam menerima karakter dan sisi psikologis Bella. Menurutnya, dirinya harus mengikuti karakter tersebut agar terlihat meyakinkan. Setiap adegan dirasa Dinda cukup menantang, seperti mengenai kecanduan Bella terhada Aldo dan hal-hal lain.
![]() |
| Teuku Rasya dan Dinda Kirana |
Hal senada juga disampaikan Teuku Rassya, pemeran Ezra yang mengungkapkan bahwa karakter Exra dari personal terlihat cool. Ezra selalu mengamati dari sisi sekitarnya. Namun, Ezra memiliki misi besar yang nanti bisa dilihat dapat berkembang ke sisi apa. Teuku Rassya mengungkapkan bahwa dia menghadapi tantangan dalam memerankannya. Salah satunya adalah harus bisa membawakan orang yang memiliki dendam spesifik, tetapi harus selalu bertemu orang yang dia dendami.
Baca juga: Nightmares and Daydreams Ungkap Rahasia dalam Kehidupan Masyarakat Sehari-hari
“Melalui Bercinta Dengan Maut (The Other Sister), kami merasa bangga dapat menghadirkan konten lokal pertama iQIYI Indonesia. Ini langkah penting sekaligus bentuk komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif lokal dan menghadirkan cerita yang dekat dengan penonton Indonesia. Kami optimis series ini akan disukai karena ceritanya berani, bukan sekadar drama biasa. Ada misteri, cinta dan balas dendam. Konflik yang dihadirkan tetap lokal, yaitu konflik keluarga, hubungan dan cinta, yang rasanya semua konflik tersebut relevan dengan masyarakat Indonesia. Kami bermitra dengan MAXStream TV yang memahami penonton Indonesia, dan bekerja sama dengan Hitmaker Studios yang memiliki rekam jejak membuat banyak hits,” ucap Dinesh Ratnam, Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI.
Dinesh juga mengungkapkan bahwa iQIYI baru melakukan peluncuran ulang di Indonesia tahun 2025. Hal ini menjadikan IQIYI perlu bekerja sama dengan mitra yang berpengalaman di Indonesia seperti MAXStream TV. Perpaduan pengalaman dari Tiongkok dan negara-negara lain di Asia Tenggara diharapkan dapat membantu menghasilkan produk yang lebih baik di Indonesia.
![]() |
| Anto Sihombing, General Manager IPTV Product Marketing & Operations Telkomsel; Dinesh Ratnam, Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI; dan Dom Dharmo, sutradara The Other Sister |
“Kolaborasi ini merupakan langkah berkelanjutan dalam membuka peluang lebih luas bagi karya kreatif lokal. Melalui distribusi lintas platform, konten Indonesia dapat menjangkau audiens yang lebih besar dan beragam. Selain itu, langkah ini turut memperkuat posisi Indonesia dalam industri konten digital global. Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk terus mendorong kemauan ekosistem digital nasional,” lanjut Fadhli.
The Other Sister yang merupakan hasil kolaborasi MAXStream TV, iQIYI dan Hitmaker Studios ini memperluas akses untuk menikmati konten lokal. Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen Telkomsel dalam memperkuat ekosistem industri kreatif Indonesia melalui distribusi yang lebih inklusif. Dukungan platform yang luas akan memperluas peluang konten lokal dalam menjangkau audiens yang lebih beragam. Upaya tersebut juga mendorong daya saing industri kreatif Indonesia di tingkat global.
“Kami membawa cerita menarik bergenre drama misteri dengan storytelling berlapis-lapis untuk membuat penonton terpukau. Ini merupakan hasil kerja sama iQIYI, Hitmaker Studios, MAXStream TV dan Telkomsel. Harapannya, kolaborasi ini bisa menghadirkan konten menarik, khususnya bagi pelanggan Telkomsel,” ucap Anto Sihombing, General Manager IPTV Product Marketing & Operations Telkomsel.
The Other Sister memiliki alur cerita penuh kejutan dan pendekatan karakter yang kuat, sehingga cerita terasa lebih hidup dan relatable. Hal tersebut menyajikan pengalaman menonton yang menghibur, sekaligus membekas secara emosional. Harapannya hal ini dapat menjadikan serial tersebut sebagai salah satu tontonan favorit pelanggan. Serial tersebut memang dirancang untuk memenuhi harapan penonton terhadap kualitas penyampaian cerita yang lebih matang.
“Cerita cukup solid, sehingga tim produk hanya perlu lebih teknis untuk menyampaikan emosi dari pergerakan kamera, termasuk blocking dan framing. Contohnya di awal, pengambilan gambar keluarga Ardana lebih banyak dari low angle untuk menunjukkan betapa berkuasanya keluarga Ardana. Lama-kelanaan pengambilan gambar akan dilakukan dari atas untuk membuat posisi Raya yang awalnya terasa kecil menjadi lebih besar. Semua pemain juga sudah matang, jadi hanya perlu menyesuaikan emosi naik atau turun. Pemilihan pemeran banyak dilakukan dari iQIYI dan MAXStream TV,” ucap Dom Dharmo, sutradara The Other Sister.
Serial drama misteri The Other Sister dapat disaksikan melalui MAXStream TV dan iQIYI mulai 29 Mei 2026. Streaming serial tersebut dapat dilakukan di berbagai perangkat, termasuk smartphone, tablet, smart TV dan platform berbasis streaming berbasis internet lain. Kemudahan ini memberikan fleksibilitas dalam menikmati konten setiap saat dan dari mana saja.









