Persentase Pengguna yang Mengamankan Semua Perangkat Keluarga Hanya 33% Persentase Pengguna yang Mengamankan Semua Perangkat Keluarga Hanya 33% ~ Teknogav.com

Persentase Pengguna yang Mengamankan Semua Perangkat Keluarga Hanya 33%


Teknogav.com – Kaspersky melakukan survei untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan keluarga modern untuk tetap aman secara online. Survei tersebut digelar pusat penelitian pasar Kaspersky pada November 2025 dengan diikuti 3000 responden dari 15 negara. Negara-negara tersebut mencakup Arab Saudi, Afrika Selatan, Argentina, Chili, Jerman, India, Indonesia, Inggris, Italia, Malaysia, Meksiko, Spanyol. Tiongkok, Turki dan Uni Emirat Arab.


Hasil studi menunjukkan bahwa secara global 47% responden membahas mengenai keamanan online, tetapi hanya 33% yang mengamankan semua perangkat keluarga. Persentase kedua indikator tersebut di Indonesia lebih tinggi, yaitu 53% membahas mengenai keamanan online, dan 38% mengamankan seluruh perangkat keluarga. Namun, angka tersebut masih menunjukkan kesenjangan, sehingga peran “Manajer Digital Keluarga (Family Digital Manager” yang berdedikasi merupakan hal yang penting.

Baca juga: Generasi Milenial Paling Peduli pada Keamanan Perangkat Rumah Pintar  

Kebiasaan keamanan siber merupakan bagian penting dari setiap keluarga, seiring perkembangan ancaman siber dan setiap generasi bergabung di ranah online. Umumnya ada satu atau dua orang yang menjadi pengelola digital keluarga di setiap keluarga. Mereka bertanggung jawab untuk mengelola langganan, menyiapkan perangkat baru atau memikirkan perlilndungan siber. 

Hasil survei Kaspersky menunjukkan bahwa sebagian besar responden global mengadopsi pendekatan edukatif terhadap keamanan siber dalam keluarga mereka. Berikut ini adalah beberapa pendekatan tersebut:

  • 47% secara teratur melatih kerabat lanjut usia dan anak-anak tentang praktik online yang aman. Persentase ini di Indonesia lebih tinggi, yaitu 53%
  • 45% menyarankan anggota keluarga untuk mengadopsi solusi pengelola kata sandi. Persentase ini di Indonesia lebih tinggi, yaitu 65%
  • 42% mendorong penggunaan otentikasi multi-faktor (MFA). Persentase ini di Indonesia lebih tinggi, yaitu 49%
  • 42% aktif meninjau dan menyesuaikan pengaturan privasi pada perangkat keluarga dan akun online penting. Persentase ini di Indonesia lebih tinggi, yaitu 50%

Baca juga: Yuk Mulai Gaya Hidup Sehat dengan 5 Smart Home Device Ini!

Kesadaran mengenai pentingnya perlindungan digital yang proaktif dan fokus pada keluarga kian meningkat, tetapi berbeda jika terkait penerapan solusi keamanan. Sejumlah 10% responden sama sekali tidak mengambil tindakan untuk melindungi orang yang mereka cintai secara online. Angka tersebut lebih tinggi di antara yang berusia 55 tahun ke atas, yaitu sebesar 21%. Di Indonesia, hanya 4% responden yang sama sekali tidak mengambil tindakan untuk melindungi keluarga mereka secara online. Pakar Kaspersky menekankan pentingnya perangkat seluler, tablet, dan PC untuk mendapatkan perlindungan siber yang menyeluruh. Hal ini penting karana perangkat-perangkat tersebut kerap menjadi sasaran penjahat siber.

Baca juga: Kaspersky Beri Tips Rapikan Sampah Digital di Tahun Baru  

Penelitian juga menunjukkan bahwa generasi yang lebih tua (55+) umumnya kurang terlibat dalam kebiasaan keamanan keluarga. Sekitar 1 dari 5 (21%) dari kelompok usia ini tidak mengambil tindakan apa pun untuk melindungi keluarga mereka secara online. Hanya 24% yang memasang solusi keamanan untuk anggota keluarga. Langkah keamanan yang paling populer di antara mereka adalah pengelola kata sandi. Hal ini disebabkan 40% dari kelompok usia tersebut merekomendasikan anggota keluarga mereka untuk menggunakannya.

"Kian kita terhubung, mengobrol, berbagi momen, maka kian dalam kita terperangkap dalam jaringan gawai dan layanan daring. Setiap perangkat baru, setiap jam tambahan online, memperluas area permukaan yang memungkinkan pelaku kejahatan siber menyerang. Hal tersebut membuat orang rentan terhadap berbagai ancaman siber. Tidak setiap generasi dapat beradaptasi atas perubahan ini dengan mudah. Itulah mengapa perlindungan menyeluruh untuk semua anggota keluarga sangat penting. Setiap keluarga membutuhkan pendekatan keamanan multi-perangkat yang terintegrasi untuk memastikan lingkungan online bersama yang aman," ucap Marina Titova, Wakil Presiden Bisnis Konsumen di Kaspersky.


Share:

Artikel Terkini