
Teknogav.com – Matchmaking Night merupakan acara cari jodoh yang digelar di Sing Sing, di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Ajang ini merupakan lini bisnis terkini Holywings hasil kolaborasi Sing Sing dengan AICO, komunitas AI di Indonesia. Metode pencarian jodoh pada acara ini dilakukan menggunakan aplikasi berbasis AI, HoWePlay yang dikembangkan oleh AICO. Salah satu partisipan dalam acara tersebut adalah kreator konten, Aldo Wijaya yang memiliki wajah seperti bayi atau baby face.Aldo memiliki wajah yang terlihat lebih muda dari wajah aslinya, sehingga kerap disangka masih tingkat SMP. Saat tiba di ajang Matchmaking Night, Aldo pun dicegat pihak keamanan yang menyangka dirinya belum cukup umur untuk memasuki klub. Pencegatan tersebut dilakukan karena memang klub wajib membatasi pengunjung, termasuk tidak memperbolehkan anak di bawah umur untauk masuk. Ketatnya penjagaan ini dilakukan karena banyak produk beralkohol yang dijudal di dalam klub.
Baca juga: AICO dan Holywings Berkolaborasi Luncurkan Aplikasi Party Berbasis AI, HoWePlay
"Pertama kalinya dalam hidup gua buat masuk klub, gua udah bawa KTP, semoga orang-orang percaya kalau gua punya KTP," ucap Aldo, dalam videonya.
Aldo akhirnya diizinkan masuk setelah menunjukkan KTP dan memberi penjelasan bahwa dirinya sudah berusia 21 tahun ke atas. Serangkaian acara Matchmaking Night pun berhasil diikutinya, termasuk mencoba menggunakan HoWePlay. Aplikasi ini mengusung konsep matchmaking berbasis AI dan astrologi Tiongkok (BaZi). Penggunaan aplikasi ini dilakukan dengan memindai kode QR menggunakan smartphone. Seetelah itu mengisi data yang diminta, termasuk tahun, bulan, hari dan jam kelahiran. Sistem AI akan menganalisisi data tersebut dan mencocokkannya dengan pengunjung lain berdasarkan tingkat kecocokan menggunakan pendekatan BaZi.
Baca juga: AICO Gelar Eksperimen Sosial Berbasis AI dan Astrologi: Cosmic Affair
Selama acara, setiap pengunjung menerima hasil matchmaking langsung di layar smartphone masing-masing. Peserta dapat saling berkenalan dengan pasangan yang direkomendasikan AI. Tiga pasangan dengan tiga kecocokan tertinggi juga ditampilkan pada layar utama di area acara. Tingkat kecocokan pasangan tersebut bahkan ada yang dapat mencapai 100%. Seluruh proses berjalan otomatis melalui sistem AI hasil pengembangan AICO.
Pengalaman Aldo merupakan gambaran nyata bahwa HoWePay bukan sekadar alat hibutan, tetapi juga sebagai platform aktivasi berbasis AI yang fleksibel. Aplikasi ini juga bisa diterapkan bi berbagai venue dan jenis acara. Penyelenggara dapat menghadirkan berbagai konsep interaksi, games, sampai kegiatan sosial yang disesuaikan karakter acara dan pengunjungnya. Aldo menceritakan semua pengalamannya, termasuk drama kecil yang dialaminya saat di pintu masuk, sampai momen menemukna koneksi baru melalui AI.
Baca juga: Komunitas AICO Gelar Workshop PANDAI: "Bikin AI dari Nol"
Tommy Teja dan Reynaldi Francois selaku Co-founder AICO mengungkapkan luasnya lingkup penerapan HowWePlay di berbagai sektor. Aplikasi tersebut dapat digunakan di industri F&B, lifestyle, event, pusat perbelanjaan, komunitas, sampai hiburan. Fleksibilitas platform ini memungkinkan setiap penyelenggara menghadirkan konsep kegiatan berbeda sesuai kebutuhan bisnis maupun karakter pengunjung. Akun Aldo Wijaya dapat dilihat secara resmi di Instagram dan TikTok
Jika penasaran untuk mengikuti acara Matchmaking Night, maka cukup memindai kode QR di lokasi yang sudah bekerja sama dengan AICO. Selanjutnya, serahkan pada AI untuk menentukan pasangan yang paling cocok untuk diajak kenalan.






