HONOR MagicWatch 2 Bantu Cek Gejala Corona dengan Fitur SpO2

Teknogav.com - Demi memuaskan para konsumennya, HONOR menambah beberapa fitur tambahan pada smartwatch MagicWatch 2 andalannya dan juga berbagai strap baru. Fitur-fitur tersebut adalah pengukur kadar oksigen dalam darah, yaitu SpO2 dan fitur siklus menstruasi. Pengguna smartwatch pun bisa tampil lebih keren dengan keberadaan berbagai varian strap baru hasil kerja sama dengan beberapa seniman ternama. Keberhasilan perangkat wearable HONOR memang tak bisa dipungkiri lagi. Pada tiga kuartal pertama tahun 2019, pengiriman perangkat wearables HONOR mencapai 1333%, tentunya ini berkat strategi 1+8+N baru.

Saat ini tak semua smartwatch di pasaran sudah memiliki fitur SpO2 yang berfungsi untuk mengukur kadar oksigen darah. Informasi tersebut dapat menjadi indikator kemampuan adaptasi tubuh ketika berolahraga dan mengecek gejala hypoxia sampai serangan virus Corona. Hal ini dimungkinkan karena gejala Corona adalah penurunan kadar oksigen dalam darah.

Bagi pengguna dengan hobi mendaki, fitur ini sangat bermanfaat karena tingkat ketersediaan oksigen bisa menipis pada ketinggian berbeda. Indikator SpO2 menunjukkan normal jika angka persentase antara 90% sampai 100%. Ketika SpO2 yang ditampilkan di bawah 89%, maka sebaiknya waspada karena pertanda kekurangan kadar oksigen dalam darah.
fitur pelacak siklus menstruasi wanita
Fitur kebugaran baru lainnya adalah Pelacak Siklus Menstruasi atau Female Cycle Tracker khusus bagi para wanita. Keberadaan fitur ini siap mendampingi wanita dalam memberikan gambaran kesehatan yang makin lengkap. Wanita dapat memperoleh estimasi masa menstruasi, siklus dan kesuburan pada fitur tersebut. Canggihnya, fitur ini juga belum banyak ada pada smartwatch di pasaran yang memiliki harga terjangkau.

Sayangnya masih belum ada informasi mengenai tanggal kehadiran kedua fitur tersebut di HONOR MagicWatch 2 untuk varian Indonesia. Kendati demikian karena statusnya coming soon semesitnya kedua fitur tersebut akan hadir dalam waktu dekat.

Beragam Pilihan Strap Baru

HONOR menghadirkan berbagai varian strap baru HONOR MagicWatch 2 untuk membuat penampilan para penggunanya makin trendy dan stylish. Varian strap tersebut merupakan hasil kerja sama dengan beberapa seniman ternama internasional. Beberapa seniman tersebut adalah George Greaves, Giovvanni Ozzola, Jacky Tsai,  Pencil Bryan dan Zhou Li. Setiap strap memiliki pola dan warna unik tersendiri sesuai kepribadian dan preferensi pengguna. Jajaran strap baru tersebut merupakan edisi terbatas dan belum ada informasi waktu untuk masuk di pasar Indonesia.

Saat ini HONOR MagicWatch 2 sudah bisa dibeli melalui HONOR Official Shop di Shopee. Kisaran harga yang dibanderol pada smartwatch tersebut sekitar Rp2,2 juta sampai Rp2,6 juta tanpa promo dan tergantung pilhan varian.

Berikut ini adalah beberapa pilihan strap baru pada HONOR MagicWatch 2






Share:

Telkomsel Sukses Gelar Grand Final Turnamen eSports Dunia Games League 2020


Teknogav.com - Dunia Games League adalah turnamen eSport bertaraf nasional yang rutin diselenggarakan secara tahunan hasil rancangan Telkomsel. Babak Grand Final turnamen ini digelar akhir pekan kemarin pada 29 Februari - 1 Maret 2020 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Esports yang dipertandingkan pada turnamen ini adalah PUBG Mobile dan memperebutkan  total hadiah lebih dari Rp1,6 miliar.

Share:

MEA Ungkap Kebutuhan Pemerataan Pembangunan Ekosistem 5G di ASEAN


Teknogav.com - Wakil Sekjen untuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community yaitu Dr. Aladdin D. Rillo menyampaikan harapannya akan pemerataan pembangunan ekosistem 5G untuk transformasi digital di kawasan ASEAN. Hal tersebut diungkapkan ketika berkunjung ke Huawei Cyber Security Transparency di Brussels Belgia.

“Kami berkomitmen tinggi untuk memastikan pemain-pemain industri terkemuka seperti H|uawei terlibat dan berperan dalam mewujudkan harapan ini. Keterlibatan para pemain industri dari sektor swasta sangat penting karena kompetensi mereka dalam membangun infrastruktur yang tepat dan mengembangkan ekosistem. Saat ini dunia serba sangat terhubung dan terintegrasi sehingga negara-negara ASEAN harus saling bekerja sama mewujudkan tujuan-tujuan yang kami cita-citakan. Semoga tak ada hambatan yang menghalangi tercapainya tujuan tersebut,” ucap Dr. Aladdin D. Rillo.

MEA menyatakan keseriusan mereka untuk mendorong setiap negara di ASEAN mempercepat transformasi digital di berbagai sektor. Hal tersebut dilakukan demi menyambut dunia digital cerdas yang diperkirakan akan terwujud pada tahun 2030 atau dalam sepuluh tahun mendatang. Langkah lain yang dilakukan MEA adalah membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kompetensi dalam persaingan global.

“ASEAN saat ini fokus pada digitalisasi, sehingga kami perlu mempunyai infrastruktur yang tepat. Tahun ini, di bawah kepemimpinan Vietnam, fokus kami adalah 5G yang akan menjadi landasan penting dalam mendukung transformasi digital dan pasar yang terintegrasi. Ekonomi digital ASEAN telah meningkat ke angka USD100 miliar untuk pertama kalinya pada tahun 2019. Harapannya ekonomi digital tersebut bisa melampaui USD300 miliar pada tahun 2025. Bagi pemerintahan, bisnis, dan masyarakat, transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keniscayaan untuk pemberdayaan ekonomi dan bisnis,” lanjutnya.

Dr. Aladdin D. Rillo, Wakil Sekjen untuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
Kini pertumbuhan internet, digital, media sosial dan kegiatan menggunakan perangkat mobile sangat pesat di ASEAN. Lebih dari 400 juta pengguna internet berada di ASEAN, atau tingkat penetrasi internetnya mencapai 65%. Pertumbuhan penetrasi internet di hampir semua segmen dan negara mencapai dua digit dan memicu lonjakan sektor digital. Penerapan keamanan siber saat ini pun penting karena tingkat pertumbuhan penetrasi internet di kawasan tersebut mencapai yang tertinggi. Pertumbuhan tersebut dipercaya akan terus terjadi.

“Kami terus mendorong makin eratnya kerja sama antar negara di ASEAN. Hal ini membutuhkan dukungan dari pemain-pemain swasta yang terbukti dapat menghadirkan teknologi andal dan terdepan seperti Huawei. Dukungan ini terutama dalam membangun ekosistem yang ramah inovasi dan untuk menjawab isu-isu yang berkaitan dengan Big Data, privasi data, dan keamanan siber,” ujar Dr. Rillo.

Dr .Rillo juga mengungkapkan pentingnya peran keamanan siber dalam transformasi digital di ASEAN. Peran tersebut terutama untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi digital di wilayah yang berbasis 5G, AI dan IoT.

“Kami sangat kagum setelah melihat mekanisme yang dilakukan H\uawei dalam mengelola keamanan siber yang kami saksikan. Selama berada di Huawei Cyber Security Transparency Centre kami juga menyimak penjelasan-penjelasan dari pihak H|uawei. Kami makin yakin pada pentingnya keamanan siber untuk mengoptimalkan proteksi dan kemanan di era revolusi Industri 4.0 yang terjadi di ASEAN,” pungkas Dr. Rillo.
Share:

Artikel Terkini