Resmi Meluncur, LinkAja Susah Diakses dengan Mulus



Teknogav.com – Mundur satu hari dari jadwal semula, akhirnya LinkAja resmi meluncur 22 Februari 2019. Otomatis aplikasi Tcash sudah tidak dapat digunakan lagi.

Tepat dini hari, sebagian smartphone sudah bisa mengunduh aplikasi LinkAja dari Google Play Store atau App Store.

Sayangnya beberapa smartphone masih belum berhasil mengunduh aplikasi LinkAja pada pagi hari, walau sebagian berhasil masuk ke akun dengan mulus.

Bagi yang belum berhasil, bisa memberi persetujuan perubahan akun dari Tcash ke LinkAja melalui USSD dengan menekan kode *800#.

Sementara itu akun uang elektronik dari bank BUMN masih bisa diakses dengan aplikasi lama, walau di pagi hari sempat tersendat juga.

Apesnya menjelang siang hari, aplikasi yang semula sudah berhasil masuk akun LinkAja tetapi sempat logout akan mengalami kesulitan login kembali.

Padahal urutan kerjanya cukup mudah, ketika membuka aplikasi LinkAja, cukup masukkan nomor ponsel yang digunakan pada Tcash. Tak lama Anda akan menerima SMS OTP, masukkan kode verifikasi pada aplikasi.

Saat aplikasi melakukan verifikasi tersebut biasanya macet dan muncul notifikasi Forbidden. Setelah tim Teknogav.com mencoba beberapa kali dan berhasil melewati langkah tersebut, maka langkah berikutnya adalah memasukkan PIN.

Ternyata tak semulus yang dibayangkan saat menggunakan aplikasi ini, lagi-lagi aplikasi macet di langkah ini dan kembali muncul keterangan Forbidden. Bila pun berhasil masuk hanya sebentar, aplikasi masih belum berhasil menampilkan jumlah saldo dan total poin. Tak lama kemudian malah tiba-tiba logout sendiri.

Sementara itu aplikasi Ecash yang semula tidak bisa diakses, akhirnya bisa kembali diakses dan menampilkan saldo. Pengguna aplikasi uang elektronik dari bank BUMN memang masih bisa menggunakan layanan lama sampai 1 Maret 2019.

Awal ketika berhasil masuk aplikasi LinkAja pun beberapa banner promo yang diklik tidak menampilkan informasi rinci mengenai promo tersebut.
Tampaknya memang program pemerintah ini dilaksanakan terburu-buru, sehingga memang belum siap di saat launching.

Mudah-mudahan saja ya saldo tetap utuh dan tidak terblokir setelah bolak balik mencoba login tetapi masih gagal. Entah karena terlalu banyak yang mencoba akses untuk beralih atau memang sistem masih belum siap.

Sementara itu Danu Wicaksana, Direktur Finarya menjelaskan tidak perlu khawatir akan peralihan aplikasi tersebut. Beluau menjelaskan bahwa segala fitur yang ada pada layanan Tcash akan bisa diakses pada layanan LinkAja.
“Kami akan mengembangkan berbagai fitur baru untuk LinkAja dari waktu ke waktu,” ucap Danu.

Danu menambahkan bahwa kehadiran layanan keuangan yang menyeluruh dari LinkAja diharapkan bisa mempercepat inklusi keuangan dan mempercepat terbentuknya cashless society. Hal ini sesuai dengan program pemerintah dalam Gerakan Non-Tunai (GNNT).

“Tujuan LinkAja adalah melengkapi ekosistem pembayaran digital di Indonesia,” tutup Danu.

Sayang sekali ya, program yang secara teori bagus ini masih tersendat saat pelaksanaannya. Semoga BUMN bisa semakin meningkatkan produk dan layanannya dan masalah akses LinkAja ini bisa segera teratasi.
Share:

Topik Populer