Hadir di Empat Lokasi Strategis, WeWork Dukung Mobilitas yang Tinggi

WeWork

Teknogav.com, Jakarta - WeWork hadir di Indonesia sejak September 2018, dan kini telah memiliki empat lokasi di Jakarta. Sebagai platform yang menyediakan ruang, komunitas dan layanan bagi para kreator, WeWork memilih untuk beroperasi di pusat kota yang mudah diakses berbagai pilihan moda transportasi. Empat lokasi WeWork saat ini adalah WeWork Sinarmas MSIG Tower, WeWork Menara Astra, WeWork Revenue Tower dan WeWork Gama Tower.

WeWork Menara Astra dan WeWork Revenue Tower berdekatan dengan stasiun MRT Setiabudi Astra dan Senayan yang dapat diakses hanya dengan berjalan kaki. Hal ini memudahkan bagi perusahaan dan pekerja untuk menjangkau tempat kerja dari segi lokasi dan waktu.

Di Indonesia, 56% dari anggota WeWork memakai moda transportasi umum yang berkelanjutan dan 21% mulai beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.

Vitalitas baru dihadirkan oleh WeWork ke kota, 78% anggota WeWork di Jakarta sebelumnya tak bekerja di lingkungan sekitar WeWork beroperasi. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata global yang besarnya 70%. Kegiatan dan kunjungan ke restoran dan toko sekitar pun jadi mengalami peningkatan.

Kondisi ini sesuai dengan komitmen WeWork untuk membangun kehadirannya di Jakarta dan mengubah cara orang-orang bekerja, hidup hingga mencari hiburan di kota ini.

"Indonesia merupakan salah satu pasar utama kami di Asia Tenggara. Tenaga kerja milenial, ekosistem wirausahawan yang berkembang dan peningkatan investasi perusahaan multinasional mendukung potensi pertumbuhan yang luar biasa. Fokus kami adalah memberikan pengalaman yang dekat dengan budaya lokal sambil menghadirkan kepemimpinan lokal," ucap Turochas T. Fuad, Managing Director, We Work Asia Tenggara.

WeWork
WeWork
Beberapa perusahaan besar mulai beralih ke WeWork demi memperluas jaringan global karena tertarik dengan misi WeWork yang ingin mendukung pertumbuhan wirausaha. Sejumlah 49% perusahaan besar merasa WeWork membantu memasuki pasar baru dan 78% anggota besar merasa terbantu dalam perekrutan dan mempertahankan pegawainya. Lebih dari 1/3 perusahaan dalam Global Fortune 500 memang merupakan anggota WeWork.

Lebih dari setengah anggota WeWork berada dalam bidang industri ekonomi inovasi. Salah satunya adalah Bizzy yang bergerak dalam bidang B2B e-Marketplace dan e-Procurement. Sejumlah 72% anggota WeWork menyatakan bisnisnya terbantu WeWork dalam percepatan dan penyelarasan dengan roadmap Indonesia 4.0.

"Kami memindahakan seluruh operasi kami dari kantor lama dan menjadi anggota awal di WeWork Sinarmas MSIG Tower untuk berada di lingkungan yang mendorong kreativitas dan membangun kolaboras. Kini kami memiliki lebih dari 500 karyawan dan melihat peningkatan interaksi dan kepuasan dalam komunitas. Kolaborasi dengan WeWork membantu kami selangkah lebih dekat menjadi bagian dari ekosistem lokal ini," ucap Ita Farina, CPOPS (Chief People Operations), Bizzy.

Pertumbuhan bisnis kecil sampai perusahaan besar dipetakan oleh WeWork demi menggerakkan ekonomi di bidang inovasi. Analisis dampak ekonomi dan fiskal dari ekonomi global WeWork dikembangkan secara detil dengan menggandeng HR&A Advisors, Inc., perusahaan konsultan pengembangan real estat dan ekonomi.

Infografis WeWork
Infografis WeWork
Kontribusi WeWork pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) di Jakarta berada di kisaran Rp1 triliun. WeWork tak terkecuali mendukung wanita untuk mengembangkan bisnis dan karir bersama. Salah satu bisnis yang berkembang di komunitas WeWork adalah Sayurbox di bangun oleh Amanda Susan. Wanita ini memilih WeWork Revenue Tower untuk pengoperasian bisnisnya. Sayurbox adalah platform distribusi produk segar yang didukung teknologi.

Semua peran senior di perusahaan anggota WeWork di Indonesia juga 38% dipegang oleh wanita. Sementara di Asia sendiri jumlahnya hanya 23%.

Share:

Topik Populer