Layanan Cloud Google dan Microsoft Gunakan AMD EPYC Generasi Kedua


Teknogav.com – AMD EPYC Generasi Kedua resmi diluncurkan, prosesor ini memiliki kinerja terdepan untuk pekerjaan kelas enterprise, cloud, dan komputasi berperforma tinggi (High Performance Computing/HPC). Berbagai mitra AMD seperti Google dan Microsoft pun telah menggunakan prosesor ini pada layanan cloud mereka.

Prosesor AMD EPYC™ yang memiliki sampai 64 inti “Zen 2” ini diproduksi dengan proses 7nm. Kinerjanya dapat mengurangi total cost of ownership (TCO) sampai 50% pada berbagai pekerjaan. Google dan Twitter pun telah mengumumkan adopsi prosesor ini, sedangkan HPE dan Lenovo juga mengumumkan ketersediaan dari platform-platform baru.

“Adopsi prosesor server unggulan baru ini dipercepat banyaknya pengguna baru dari kelas enterprise, cloud dan HPC. Merema memilih prosesor EPYC untuk memenuhi tuntutan kebutuhan komputasi server,” ucap Dr. Lisa Su, President and CEO, AMD.

Pelanggan Data Center AMD dan Ekosistem Partner

Berikut ini adalah para pelanggan dan mitra yang menggunakan AMD EPYC pada infrastruktur dan layanan mereka.
  • Google telah meluncurkan prosesor-prosesor AMD EPYC Generasi Kedua pada environment infrastruktur produksi data center internal. Pada akhir 2019 nanti, Google akan mendukung mesin multi-guna baru yang ditenagai prosesor AMD EPYC Generasi Kedua pada Google Cloud Compute Engine
  • Microsoft memperlihatkan pratinjau mesin virtual Azure yang baru untuk penggunaan aplikasi umum. Selain itu juga  juga memperlihatkan pratinjau desktop remote berbasis cloud dan pekerjaan HPC yang dibangun dengan AMD EPYC Generasi Kedua 
  • Twitter akan mengadopsi prosesor AMD EPYC Generasi Kedua pada infrastruktur data center miliknya akhir tahun ini, mengurangi TCO hingga 25%
  • HPE mengumumkan dukungannya untuk keluarga prosesor AMD EPYC Generasi Kedua dengan rencana menggandakan tiga kali lipat portofolio berbasis AMD mereka. Portofolio tersebut mencakup server-server HPE ProLiant DL385 dan HPE ProLiant DL325
  • The Air Force Weather Agency akan menggunakan sistem Cray Shasta dengan prosesor AMD EPYC Generasi Kedua. Sistem ini berfungsi memberikan informasi lengkap cuaca bumi dan luar angkasa kepada U.S. Air Force and Army
  • Lenovo mengumumkan solusi-solusi baru yang dibuat khusus dengan prosesor AMD EPYC Generasi Kedua yang sangat hemat energi. Solusi-solusi tersebut adalah ThinkSystem SR655 dan SR635 untuk berbagai kebutuhan seperti infrastruktur video, virtualisasi, penyimpanan berdasarkan software dan lain-lain.
  • Dell menyediakan server-server rancangan baru yang dioptimalkan untuk prosesor-prosesor AMD EPYC Generasi Kedua
  • VMware dan AMD berkolaborasi mendukung keamanan dan fitur-fitur berperforma tinggi baru dari prosesor-prosesor AMD EPYC Generasi Kedua dalam VMware vSphere.
"Prosesor AMD EPYC Generasi Kedua akan membantu untuk terus melakukan yang terbaik bagi data center kami, yaitu berinovasi. Kinerja komputasi, memori, dan I/O prosesor meningkatkan kemampuan untuk mendorong inovasi ke depan pada infrastruktur kami. Pelanggan Google Cloud pun lebih fleksibel memilih yang terbaik untuk pekerjaan VM mereka,” ucap Bart Sano, Google vice president of Engineering.

AMD EPYC Generasi Kedua Dirancang Bagi Enterprise, Cloud dan HPC

Prosesor AMD EPYC™ Generasi Kedua dirancang khusus untuk pekerjaan data center modern. Kinerja virtualisasi AMD EPYC Generasi Kedua pada pekerjaan cloud dan virtualisasi modern memecahkan rekor yang mendefinisikan ulang  keekonomisan pusat data.

Pada data center enterprise, keunggulan prosesor-prosesor AMD EPYC Generasi Kedua adalah sebagai berikut:
  • kinerja aplikasi Java hingga 83% lebih baik
  • kinerja SAP SD 2 Tier hingga 43% lebih baik daripada kompetitor
  • kinerja rekor dunia pada Real Time Analytics dengan Hadoop
AMD EPYC Generasi Kedua memberikan gabungan kinerja floating point pemecah rekor, bandwidth memory DRAM dan I/O terbanyak di kelasnya untuk kerja High Performance Computing (HPC) super cepat. Keunggulannya mencakup kinerja sampai dua kali lipat kinerja computational fluid dynamics yang lebih baik dan kinerja analisis struktural sampai 72% lebih tinggi.
Share:

Topik Populer