Agate Simulasikan Kerja Manajemen Esports dalam Game Esports King Agate Simulasikan Kerja Manajemen Esports dalam Game Esports King ~ Teknogav.com

Agate Simulasikan Kerja Manajemen Esports dalam Game Esports King


Teknogav.com, Jakarta - Perkembangan industri Esports begitu pesat, berbagai turnamen dan liga banyak digelar para brand besar perlengkapan gaming dan Esports. Turnamen tersebut mempertandingkan ketangkasan dalam bermain game Esports. Seiring pesatnya industri Esport, banyak tim Esports pun bermunculan, tetapi tak banyak yang bertahan lama karena kurang profesional dalam mengelolanya. Nah, salah satu studio pengembang game lokal asal Bandung, Agate, melihat fenomena tersebut sebagai peluang untuk membuat game manajemen Esports. Game yang dinamai Esports King ini membuat simulasi kompleksnya manajemen Esports.

“Agate sudah terjun sebagai developer gaming di Bandung sejak 1 April 2009. Proses pembuatan game Esports King ini cukup lama, sudah sejak tahun 2016 akhir. Game ini asli karya anak bangsa karena karyawan Agate 100% Indonesia dengan jumlah 250 orang. Saat ini Agate sudah memproduksi lebih dari 300 tame untuk PS4 dan Nintendo Switch. Ide pembuatan game ini berawal dari pesatnya pertumbuhan pasar game di Indonesia dengan pertumbuhan tim profesional Indonesia yang pesat. Perpaduan antara game lokal dan ekosistem Esports, maka lahirlah game Esports Manager," ucap Arief Widhiyasa, CEO Agate.
Arief Widhiyasa, CEO Agate
Pengembangan game Esports King ini sudah dimulai sejak Desember 2016. Pada tahun 2017, game ini pun sudah mencapai pengembangan Alpha, yang sudah terlihat desain dan animasinya. Kemudian Agate mengikutsertakan Esports King pada ajang internasional Big Indie Pitch di GDC, San Francisco, Amerika Serikat pada Maret 2018. Pada ajang tersebut Agate berhasil meraih juara kedua. Game ini pun melewati pengujian pasar sebanyak empat kali saat berada di tahap alpha.

Tahap selanjutnya, yaitu pengembangan Beta dimulai pada tahun 2018 dan melewati pengujian pasar sebanyak dua kali. Pengembangan Gold dilakukan pada tahun 2019, dan hasilnya adalah game kejuaraan strategi memimpin Esports dalam pertarungan PvP yang epik.
ki-ka: Hartman Harris, CEO EVOS Esport; Arief Widhiyasa, CEO Agate; dan Andrian Pauline, CEO RRQ
Game ini siap diunduh untuk platform Android melalui Google Play Store pada 28 Februari 2020. Saat ini para gamer sudah bisa melakukan pra-registrasi di Google Play Store. Sementara untuk platform iOS akan menyusul di App Store.

Dua tim Esports, yaitu RRQ dan EVOS turut hadir pada acara pengumuman game Espots King. Kedua CEO tersebut turut mendemonstrasikan game dan memberikan opini mereka mengenai game tersebut.

“Ketika dimainkan, game terasa begitu realistik. Saya awalnya ingin membangun game dan liga gaming, tetapi karena melihat opportunity dan passion di pertandingan liga, maka mendirikan EVOS. Orang tua pun awalnya mempertanyakan kenapa malah membiayai orang untuk main game. Tentunya Esports King akan melatih orang untuk lebih mudah membangun tim Esports karena simulasinya realistis,” ucap Hartman Harris, CEO EVOS Esport.
demonstrasi game Esports King
Esports King memang memberikan simulasi untuk berperasn sebagai manajer yang membangun dan melatih tim esports. Tim yang dibangun akan bersaing dengan tim esports rancangan pemain lain. Berbagai kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik tersedia di berbagai kompetisi. Harapannya game ini bisa menjadi edukasi para peminat game esports, bahwa ada profesi lain yang lebih penting dari pemain esports. Profesi tersebut adalah pembentuk tim esports untuk memenangkan kompetisi.

“ESports King membarikan experience bagi orang-orang yang ingin menjadi pemain pro. Peran untuk mengelola esports seru, dan game ini mengajari banyak hal untuk melakukan peran tersebut. Apalagi pertumbuhan komunitas gamer saat ini begitu cepat. Dulu RRQ dibentuk tak menargetkan jadi juara dunia, tetapi lebih ke passion, walau akhirnya empat kali menjadi juara dunia. Hal yang membanggakan bagi RRQ adalah menjadi bisa menjadi inspirasi dan menang,” ucap Andrian Pauline, CEO RRQ.
demonstrasi game Esports King
Misi game Esports King adalah mendirikan tim eposrts terbaik, pemain diharuskan merekrut pemain terbaik serta mengasah kemampuan anggota timnya. Pemain akan dihadapkan pada kualitas dan situasi yang berbeda di setiap level. Hal tersebut dapat diatasi dengan mempersenjatai tim sebaik mungkin dengan taktik formasi dari komponen senjata terbaik.

“Bagi masyarakat yang tertarik untuk membangun tim eports bisa dilakukan sendiri. Semua negara di Asia Tenggara pun bisa merasakan sensasi game ini. Beberapa negara yang dapat memainkan game ini diantaranya Indonesia, Filipina, Malaysia dan Singapura, kecuali Vietnam. Di Vietnam kami harus melakukan penyesuaian dahulu pada bahasa yang digunakan,” ucap Arief.

Game Esports King

Esports King memungkinkan pemain untuk berperan sebagai manajer esports profesional. Peran ini membutuhkan tangan membangun, menjadi manajer dan memimpin tim elit Esports pada perjalanan seumur hidup. Berikut ini adalah beberapa posisi anggota tim di dalam Esports King.
  1. Tanker, yaitu anggota yang kuat, kakar dan tahan banting. Anggota ini cocok untuk menghancurkan Assaulter, tetapi akan kesulitan jika berhadapan dengan bidikan senapan Spesialist, apalagi di medan terbuka dan luas.
  2. Specialist, adalah anggota yang jago membidik dan bisa menjatuhkan lawan hanya dalam satu bidikan
  3. Assaulter adalah anggota yang cepat dan gesit sehingga dapat melawan serangan dadakan Specialist.
Agate memproduksi game lokal tak hanya untuk sekedar hiburan dan mencetak prestasi bagi pecinta game dan atlet esports. Game hasil karya Agate juga berperan sebagai solusi pembelajaran, contohnya adalah game visual novel Memories hasil kolaborasi dengan CAIYO.
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email