Datascrip dan Canon Berbagi Informasi New Normal di HUT Pancasila Datascrip dan Canon Berbagi Informasi New Normal di HUT Pancasila ~ Teknogav.com

Datascrip dan Canon Berbagi Informasi New Normal di HUT Pancasila

Teknogav.com – Indonesia beserta berbagai negara di belahan dunia lain sedang menyambut era kenormalan baru atau new normal akibat Covid-19. Pt. Datascrip selaku distributor produk Canon pun berusaha melakukan berbagai langkah positif untuk terus bersinergi dan mendukung mitra-mitra mereka. Sambil halalbihalal selepas menjalankan ibadah Ramadan, Datacrip dan Canon menggelar acara berbagi informasi pasar saat ini secara virtual. Tentu saja disertai juga dengan tips untuk menghadapi new normal yang berlandaskan semangat Pancasila.

“Pandemi Covid-19 berdampak kepada banyak hal, termasuk sektor industri pencitraan digital di tanah air. Acara Halalbihalal bersama Canon ini menjadi momen untuk berkumpul secara virtual dan memperkuat sinergi dengan para mitra dan rekanan. Selain itu juga menjadi ajang berbagi informasi dan pengetahuan mengenai fakta pasar saat ini. Kita pun bisa mengambil langkah tepat menyambut era normal baru dengan tetap mempertahankan semangat Pancasila,” ucap Merry Harun – Canon Business Unit Director pt. Datascrip.

Merry Harun – Canon Business Unit Director pt. Datascrip

Acara halalbihalal bersama Canon tersebut diselenggarakan pada Senin, 1 Juni 2020 bertepatan dengan hari kelahiran Pancasila. Berbagai narasumber berbagi wawasan mengenai fakta dan tips cara menghadapi new normal dengan lebih dari 400 peserta. Tiga narasumber yang berbagi wawasan tersebut adalah:
  1. Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. – Kapolda Riau yang berbagi wawasan mengenai cara menyambut New Normal dengan semangat Pancasila,
  2. Yongki Susilo – Consumer & Ritel Strategist yang memaparkan mengenai tren pasar dan konsumen pasca-Covid19,
  3. James Gwee – Trainer dan Speaker yang memberikan tips untuk mempersiapkan diri dalam memasuki era kenormalan baru.
Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. – Kapolda Riau
Menurut Irjen Pol. Agung, tantangan berupa kesulitan yang tengah melanda saat ini  hanya untuk menguatkan. Seluruh masyarakat harus dapat mengasihi dan membantu saudara-saudara terlepas dari agama yang dianut. Semua harus bersatu untuk dapat mengatasi krisis secara bersama-sama. Rakyat Indonesia dapat bangkit dan semangat untuk menjadi bangsa yang besar.

Yongki Susilo memaparkan bahwa rata-rata periode krisis penyakit adalah dua tahun, kecuali MERS yang bisa mencapai delapan tahun. Sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta mulai 10 April 2020 ada delapan sektor industri yang tetap bisa beroperasi. Delapan sektor tersebut mencakup kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan dan perbankan, logistik, retail dan industri strategis. Semua orang disarankan untuk tetap di rumah dengan menutup mal, kantor, sekolah, travel dan transportasi. Pada restoran dan cafe hanya diperbolehkan membeli makanan untuk dibawa pulang.

perilaku belanja konsumen di Indonesia
Perilaku masyarakat pun mulai berubah, untuk membiasakan diri dalam isolasi maka dilakukan hobi dan interaksi sosial secara virtual. Tak hanya gaya hidup, kondisi sosial dan perekonomian di seluruh negara pun berubah, termasuk Indnoesia. Pt. Datascrip, khususnya Canon berharap dapat terus mengembangkan sinergi dengan para mitra dan rekan di masa kenormalan baru. Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan posisi produk Canon sebagai pemimpin pasar di industri pencitraan digital di Indonesia.

“Prediksinya wabah Covid-19 dapat berakhir Juni 2020 di Indonesia dan Desember 2020 di dunia. Optimisme ini karena tingkat penyembuhan meningkat walau kasus yang terjadi di Indonesia masih meningkat. Negara-negara di Eropa pun sudah mulai membuka kembali perekonomian mereka,” ucap Yongki.
Yongki Susilo – Consumer & Ritel Strategist
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email