Review Black Shark 3, Smartphone Gaming dengan Touch Latency Terendah Review Black Shark 3, Smartphone Gaming dengan Touch Latency Terendah ~ Teknogav.com

Review Black Shark 3, Smartphone Gaming dengan Touch Latency Terendah

Teknogav.com – Black Shark 3 merupakan smartphone gaming besutan Xiaomi dengan prosesor Snapdragon 865 yang cukup gahar untuk bermain game. Ketika dilakukan benchmarking menggunakan Geekbench 5, maka tampak bahwa peringkatnya teratas dalam hal kinerja single core dan multi core. Smartphone gaming ini memang menggunakan chipset yang tangguh, yaitu Snapdragon 865. Kerennya lagi, Black Shark 3 ini memiliki touch latency paling rendah di antara smartphone gaming lain, yaitu 24 ms.

Desain Black Shark 3 ini tampak makin keren jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Logo S berwarna hijau yang menyala di punggung smartpone menjadi ciri khas dari seri Black Shark. Mengapit logo tersebut, di punggung atas dan punggung bawah terdapat bentuk diamond. Bentuk diamond bagian atas menampung triple camera beserta flash dan diamond bawah tersemat kontak magnetik untuk alternatif pengisian baterai. Resolusi kamera utama tersebut sampai 64 MP.

Case pelindung sekeliling smartphone pun terlihat menambah kerennya tampilan Black Shark 3. Selain itu pada kotak kemasan juga terdapat casing plastik tambahan. Tentu saja selain itu terdapat charger pengisian cepat 65 W Hyper Charge dan kabel data dari USB tipe-C ke USB. Pengisian cepat menggunakan charger tersebut mampu mengisi baterai berkapasitas 4720 mAh dengan cepat.
Baterai dengan sistem baterai ganda tersebut mampu diisi penuh dari kondisi kosong hanya dalam waktu 38 menit. Sementara itu untuk pengisian sampai setengahnya hanya membutuhkan waktu 12 menit.

Black Shark 3 memiliki bobot smartphone gaming yang standar, yaitu 222 gram. Dimensinya cukup ringkas untuk layar berukuran 6,67 inci. Black Shark 3 menggunakan kontak magnetik di bagian punggung sebagai alternatif untuk melakukan pengisian daya saat bermain. Kendati demikian besar daya yang bisa digunakan berbeda. Jika pada port USB type-C bisa menggunakan 65 watt Hyper Charging, maka pada kontak magnetik ini hanya 18 watt.

Berbagai fitur-fitur canggih yang dirancang khusus untuk gaming dihadirkan pada smartphone ini. Beberapa di antaranya adalah Shark Space, Gamer Studio, Master Touch 3, chipset yang tangguh, kapasitas RAM besar dan lain-lain.


Isi Kotak Black Shark 3

Kotak kemasan Black Shark 3 ini berwarna hitam dengan logo S berwarna silver. Pada sudut kanan atas kotak tersebut terdapat informasi mengenai kartu perdana yang menyertai. Tentu saja di dalam kotak ini terdapat unit Black Shark 3, charger 65 W, kabel USB type-C dan pin ejector. Sebagai pelengkap, di dalam kotak tersedia juga hard case, screen protector, jelly case, tisu pembersih basah dan kering. Biasanya tisu ini digunakan untuk membersihkan layar sebelum memasang screen protector. Selain itu terdapat juga stiker Black Shark, buku manuaal, panduan cepat dan kartu garansi.

Charger Black Shark 3

Desain Black Shark 3

Panel depan Black Shark 3 begitu  lapang dengan layar berukuran 6,67 inci dengan bingkai layar yang cukup tipis. Pada bingkai atas dan bawah layar yang agak tebal tersemat speaker yang menghadap ke depan. Tak hanya speaker, di bingkai atas agak ke kanan juga terdapat kamera depan. Posisi kamera ini cukup memudahkan untuk streaming video saat beraksi main game. Layar smartphone ini memiliki kecepatan touch refresh tertinggi, yaitu 270 Hz. Hal ini menghasilkan latensi sentuh yang sangat rendah, yaitu 24 ms. Sensasi menyentu layar dengan jari pun terasa mengalir lancar.

Tampilan depan Black Shark 3

Pada sisi kanan smartphone terdapat tombol daya, dan agak ke bagian bawah terdapat switch untuk mengaktifkan Shark Space. Di sisi kiri terdapat slot untuk menyematkan dua kartu micro SIM yang saling membelakangi dan tombol volume, Black Shark 3 masih dibekali dengan jack audio 3,5 mm yang terletak di sisi atas. Beralih ke bawah terdapat port USB type-C.

sisi kanan Black Shark 3
 

sisi kiri Black Shark 3

sisi atas Black Shark 3

Sisi bawah Black Shark 3

Desain belakang tampak keren dengan pola diaomond ganda di bagian atas dan bawah. Triple camera pada Black Shark 3 ditempatkan pada pola diaomond bagian atas. Tentu saja desain ini tampak lebih keren dibandingkan Black Shark 2 yang menempatkan kamera ganda di sisi kiri punggung ponsel. Pada bentuk diamong bawah, terdapat kontak magnetik untuk mengisi baterai, sehingga tangan tak terganggu dengan kabel saat bermain game. Di antara kedua bentuk diamond tersebut terdapat logo S yang bisa menyala hijau.

sisi belakang Black Shark 3

Bagian belakang Black Shark 3 ini simetris baik secara horisontal dan vertikal sehingga terasa seimbang ketika digenggam kedua tangan. Genggaman tangan pun ditopang dengan bentuk lengkung dan diamond ganda di bagian belakang, seingga muda untuk mengendalikan perangkat dengan posisi memegang seperti apa pun. Aksen garis yang seperti membentuk huruf X pun membuat smartphone gaming ini terlihat keren. Apalagi ketika dipasangi hardcase dengan desain rangka yang mengelilingi smartphone, penampilan Black Shark 3 jadi terlihat semakin kokoh.

 

Konektivitas

Konektivitas Black Shark 3 sudah mendukung 5G dan WiFi 6 yang didukung antena X ganda. Fitur Antena X ganda ini menjamin koneksi yang stabil ketika memegang smartphone dengan dua tangan saat bermain game. Koneksi kanal ganda pun memungkinkan untuk tetap terhubung dengan 5G dan Wi-Fi secara serentak. Sayangnya pada smartphone ini justru belum dibekali dengan NFC.


Sistem Operasi dan Aplikasi

Black Shark 3 menggunakan sistem operasi Android 10 yang dikemas dengan pilihan JOOYUI atau MIUI. Layaknya smartphone dengan sistem operasi Android, di bagian bawah terdapat tombol navigasi virtual yang bisa dimodifikasi. Secara default, urutan tombol ini adalah index, home dan back

tampilan layar Black Shark 3

Berbagai menu bawaan Android untuk pengawasan penggunaan bagi orang tua dan kebugaran pun sudah tercakup pada smartphone ini. Jadi ketika digunakan anak, orang tua masih bisa melakukan pengawasan dan pengendalian agar tak terlalu banyak bermain. Pengaturan fitur tersebut dapat ditemukan dalam menu Pengaturan, Digital Wellbeing & parental controls. Fitur Digital Wellbeing dapat memantau berapa lama menggunakan aplikasi dan dapat membatasi waktu penggunaan per aplikasi.


Kinerja Gaming

Fitur gaming andalan pada Black Shark 3 ini tentu saja adalah Shark Space. Pengaturan menu ini bisa dilakukan melalui Setting. Sedangkan untuk mengaktifkan Shark Space sangat mudah, tinggal menggeser switch di sisi kanan smartpohne. Ketika menu Shark Space menyala, maka hanya bisa mengakses game dan pengaturannya, Jika ingin kembali bisa mengoperasikan smartphone dengan tombol navigasi umum, maka matikan menu Shark Space dengan menggeser switch ke posisi Off.

tampilan menu Shark Space

Ketika sudah memilih game yang ditampilkan pada menu Shark Space, pengaturan terkait notifikasi, optimasi, dan pengendalian game bisa diakses dengan mengusap pojok kiri layar ke arah bawah. Pada menu ini, gamer bisa bebas melakukan pengaturan pada Gamer Studio dan Master Touch 3. Fitur Master Touch 3.0 ini memberikan dua hot key tambahan yang sangat peka. Bermain game pun bisa lebih lancar hanya dengan menekan layar. Jumlah sensor tekan pada Black Shark 3 ini digandakan sehingga lebih akurat mengenali tekanan, bahkan di tepi layar.

tampilan menu Gamer Studio
memanggil menu Gamer Studio dari tampilan game
Tampilan gaming pada smartphone ini terasa mulus ketika mencoba memainkan game Asphalt 9 dan MARVEL Super War. Bodi smartphone hanya terasa sedikit hangat. Jika ingin mengatasi poonsel yang memanas, tersedia aksesori Fun Cooler yang bisa dipasang pada bodi belakang smartphone. Ketika aksesori tersebut diaktifkan, maka komponen yang menempel di bodi smartpone akan dingin, dan ada kipas yang menyala.

tampilan game MARVEL Super War di Black Shark 3
Aksesori Fun Cooler untuk mendukung pendinginan

Chipset yang digunakan untuk mendukung mulusnya jalan permainan adalah Qualcomm Snapdragon 865 dengan kecepatan clock prosesor sampai 2,84 GHz. Dukungan pada chipset ini mencakup AI Engine generasi kelima yang memastikan kemampuan AI untuk gaming 5G. Sebenarnya prosesor ini sudah  mendukung penggunaan layar dengan refresh rate 144 Hz. Sayangnya Black Shark 3 tidak memaksimalkan kemampuan prosesor ini dan menggunakan layar dengan refresh rate hanya 90 Hz. 

Kinerja prosesor ini didukung RAM LPDDR5 yang lebih cepat 51% dibandingkan LPDDR4X. Media penyimpanan pada Black Shark 3 menggunakan teknologi UFS 3.0. Kapasitas media penyimpanan pada smartpone yang direview ini adalah 128 GB, tetapi tersedia kapasitas sampai 256 GB.

Grafisnya didukung oleh GPU Qualcomm Adreno 650 dan suhunya dijaga stabil oleh sistem pendingin Sandwich Liquid Cooling System. Sistem pendingin ini menggunakan struktur sandwich sesuai dengan namanya. Berbagai komponen yang mudah panas, seperti chipset, WiFi, modem 5G, rangkaian pengisian daya dan lain-lain tersebar pada dua sisi main board. Dua pipa pendingin cair yang panjang menutupi kedua sisi board tersebut dan bersentuhan langsung dengan komponen-komponen. Panas tersebar dari kedua sisi secara serentak sehingga meningkatkan efisiensi pendinginan sampai 50%. Lapisan sandwich ini terdiri dari lapisan thermal graphite, cooper alloy shelter, dan pipa pendingin cair.

Pengamanan

Metode pengamanan pada Black Shark 3 suda mendukung biometrik dengan pengenalan wajah dan sensor sidik jari. Tetapi kecepatan smartphone ini dalam mengenali sidik jari agak kurang lancar. Posisi sensor sidik jari ini in-display. Fitur-fitur pengamanan standar lain pun tersedia pada smartpone ini, mencakup smart lock, pin, kata sandi dan pola. Smart lock memungkinkan untuk membuka penguncian layar secara otomatis ketika berada di kondisi tertentu. Kondisi tersebut bisa di dekat tubuh pengguna, tempat yang dipercaya, dekat perangkat lain atau kecocokan suara.

Pengamanan Black Shark 3 ini cukup ketat, ketika smartphone terkunci. Pengguna lain tak bisa dengan mudah menyingkirkan pengamanan sebelumnya dengan hard reset dari BIOS. Menu BIOS ini bisa diakses dengan menghubungkan kabel data ke komputer dan menekan tombol volume atas beberapa kali. Setelah masuk menu BIOS, pillih Wipe data/Factory Reset untuk melakukan hard reset. Ternyata saat booting, smartphone tetap akan meminta kata sandi, pin atau pola yang sebelumnya digunakan sebelum hard reset. Selain cara itu, smartphone menawarkan alternatif lain untuk login menggunakan akun pengguna sebelumnya. Perlu dilakukan hard reset dan rebooting beberapa kali untuk bisa menggunakan akun baru dan mengakses smartphone.

Pada smartphone ini juga ersedia juga fitur Find My Device untuk melacak perangkat secara jarak jauh sekaligus mengamankan data. Sedangkan Google Play Protect akan memeriksa aplikasi dan perangkat secara rutin jika ada perilaku yang membahayakan.

Kamera dan Fotografi

Kamera belakang Black Shark 3 menggunakan konfigurasi triple camera dengan resolusi sensor utama 64 MP. Bukaan lesa pada sensor utama kamera utama ini adalah f/1,8 dan memiliki fitur lensa 6p, 1,6 μm 4 in 1 Super Pixel. Sensor utama ini didampingi dengan 13 MP Ultra-wide, aperture f/2,25, lensa 6. Dan sensor ketiga adala 5 MP Bokeh, Aperture f/2,2 dengan fitur  lensa 3. Hasil foto dengan supernight mode dan format RAW tampak jelas walau memotret di malam hari. Dukungan fotografi lain mencakup PDAF, Low-Light Enhancement Technology, HDR, Portrait, Panorama, AI camera dan LED Flash. 

Hasil foto mode Photo pada Black Shark 3
Hasil foto mode Portrait pada Black Shark 3
Hasil foto mode Night pada Black Shark 3

Beralih ke depan terdapat kamera 20 MP 4in1, Aperture: f/2.2 dan lensa 5. Fitur-fitur pada kamera depan ini mencakup AI beauty mode, Counting-down selfie dan Portrait. Dari segi videografi, kamera didukung 4K Video recording, 4K@60fps / Slow motion mode, 720P@1920fps, 1080P@240fps, 1080P@120fps.

Benchmarking

Berikut ini informasi mengenai perangkat keras dan sistem memakai aplikasi CPU-Z.

Informasi sistem menggunakan CPU-Z

Pengujian selanjutnya memanfaatkan 3DMark dan Geekbench 5. Ketika melakukan uji benchmark Black Shark beberapa kali menggunakan aplikasi 3DMark, tampak bawa skor yang diraih berada di kisaran 7300an. Nilai grafisnya pun cukup tinggi, yaitu 8.290.Ketika melakukan uji benchmark Black Shark beberapa kali menggunakan aplikasi 3DMark, tampak bawa skor yang diraih berada di kisaran 7300an. Nilai grafisnya pun cukup tinggi, yaitu 8.290.

Hasil Benchmarking Black Shark 3 dengan 3DMark
Hasil Benchmarking Black Shark 3 dengan Geekbench 5

Hasil luar biasa terlihat pada skor GeekBench 5. Skor yang diperoleh untuk single-core adalah 920, angka ini jauh di atas Samsung Galaxy Note 10+ dan Huawei P30 Pro. Sementara untuk kinerja multi-core, skor yang diperoleh adalah 3.413. Skor ini sangat jauh di atas Xiaomi Mi 9 yang hanya 2.569 dan Xiaomi Mi 9T Pro yang nilainya 2.535.


Kesimpulan

Black Shark 3 menggunakan chipset yang mumpuni untuk mendukung kinerja game. Desain yang diusungnya begitu gahar dan sangat cocok dengan nuansa gaming. Akses ke fitur Shark Space pun begitu mudah hanya dengan melakukan slide, otomatis smartphone hanya bisa digunakan untuk bermain game. Berbagai pengendalian game bisa dengan mudah ditentukan untuk meningkatkan kinerja saat bermain game

Penempatan antena WiFi di beberapa titik pun membuat koneksi tetap terjamin, di mana pun posisi tangan saat bermain game. Pengisian daya pun didukung port tambahan berupa kontak magnetik.
Semua kinerja gaming tangguh dari Black Shark 3 tak lepas dari kemampuan chipset mumpuni dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 865. Kinerja ini pun didukung RAM dengan teknologi LPDDR5 terkini yang memiliki kapasitas sampai 12 GB. Ketangguhan dari kinerja prosesor ini terbukti dalam hasil Benchmark 5 yang memberikan hasil peringkat teratas untuk kinerja single-core dan multi-core.
Sayangnya BlackShark 3 kurang memaksimalkan dukungan Snapdragon 865 untuk menyajikan layar dengan refresh rate 144 Hz. Selain itu juga belum disertai fitur NFC.

Spesifikasi Black Shark 3

Jaringan

:

Dual nano SIM GSM – LTE

Layar  

:

6, 67 inci AMOLED, Delta E < 1, JNCD < 0,55, True View Display, VDE Certificate, True Hardware DC Dimming

OS 

:

Android 10 dikemas dengan JOYUI 11 atau MIUI

Memori 

:

RAM 12 GB, media penyimpanan UFS 3.0 128 GB

CPU 

:

Qualcomm® Snapdragon™ 865 Mobile Platform 2,84 GHz, prosesor delapan inti 64-bit dengan teknologi 7nm

GPU 

:

Qualcomm® Adreno™ 650

Kamera

:

Kamera utama: triple camera dengan 64 MP Super Clear Camera, Aperture f/18,, lensa 6p, 1,6 μm4 in 1 Super Pixel; 13 MP Ultra-wide, aperture f/2,25, lensa 6; 5 MP Bokeh, Aperture f/2,2, lensa 3

Support PDAF / Low-Light Enhancement Technology / HDR / Portrait photography / Panorama / AI camera/ LED Flash

Kamera depan: 20MP 4in1, Aperture: f/2.2, lensa 5, AI beauty mode / Counting-down selfie / Portrait photography

4K Video recording, 4K@60fps / Slow motion mode, 720P@1920fps, 1080P@240fps, 1080P@120fps

Dimensi     

:

168,72 mm x 77,33 mm, 10,42 mm

Bobot   

:

222 gram

Baterai

:

4720 mAh high capacity battery, supports 65 W Hypercharge

Fitur   

:

Built-in Speaker, magnetic contactr, USB Type-C, In-display fingerprint, Face recognition,WiFi 6, Bluetooth 5.0, Wi-Fi Direct

Sensor:  Gravity sensor, Ambient light sensor, Proximity sensor, Gyroscope, Compass, fingerprint sensor, ForceTouch sensor

Navigation: GPS/AGPS/GLONASS/BEIDOU/Galileo/QZSS

Harga 

:

Rp10.999.000  










Share:

Artikel Terkini

Follow by Email