
Teknogav.com - Penyedia infrastruktur menara telekomunikasi dan serat optik, Protelindo memanfaatkan platform UiPath dalam melakukan transformasi digital pada operasionalnya. UiPath merupakan perusahaan automasi industri dan Akal Imitasi (AI) untuk mempercepat transisi menuju era agentic automation. Platform UiPath dapat mempersingkat waktu proses bisnis dan migrasi sistem SAP dengan mulus sampai 50%.
Protelindo memiliki lebih dari 35 ribu menara telekomunikasi dan mengelola 56 ribu segmen serat optik yang tersebar di seluruh Indonesia. Kondisi tersebut tentunya memberikan tantangan operasional berskala besar. Sebelum memakai solusi automasi, proses penagihan sewa menara setiap tahun membutuhkan waktu dan tenaga yang sangat kompleks.
Baca juga: UiPath Tawarkan Automasi untuk Optimalkan Bisnis
Pada tahun 2020, Protelindo pun memanfaatkan solusi UiPath, hasilnya proses penagihan hanya membutuhkan waktu satu minggu tanpa menambah tenaga kerja. Efisiensi tersebut mempercepat arus pembayaran dan memperkuat arus kas perusahaan.
Alur kerja bisnis terus dioptimalkan Protelindo dengan automasi dengan memanfaatkan solusi pengujian automasi, UiPath Test Suite. Solusi pengujian automasi dari UiPath ini mempercepat migrasi sistem. Selain itu, UiPath juga meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung upaya untuk membekali karyawan dengan pengetahuan dan kecakapan terkait teknologi terkini.
Protelindo dapat menguji ratusan transaksi dan laporan untuk memastikan seluruh sistem berjalan optimal pasca-migrasi dengan UiPath Test Suite. Penggunaan solusi tersebut juga bisa mengurangi risiko gangguan operasional. Sekitar 400 transaksi dan laporan diuji secara otomatis, sehingga tim Protelindo dapat mempersingkat waktu imigrasi sampai setengah dari yang dibutuhkan sebelumnya.
Baca juga: UiPath dan Indosat Berkolaborasi Kembangkan Kecakapan Automasi para Talenta Digital
“Kami melihat automasi sebagai prioritas strategis yang akan mendorong transformasi dan pertumbuhan bisnis Protelindo. Kolaborasi kami dengan UiPath berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional serta memberdayakan karyawan untuk memaksimalkan potensi automasi. Dengan dukungan ini, kami telah membangun fondasi yang kuat untuk mengoptimalkan proses internal dan menghadirkan layanan yang lebih mulus,” ucap Tjin Tak Wong, Chief of IT, Protelindo.
Pada Februari 2024, Protelindo meluncurkan ProAction yang merupakan program berdurasi dua bulan untuk mengedukasi karyawan non-TI mengenai manfaat automasi. UiPath berperan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan ProAction dengan berbagi pengalaman dalam penyelenggaraan acara serupa seperti hackathon. Peserta program ProAction dapat belajar mengoperasikan sistem automasi, termasuk melalui lokakarya intensif selama dua hari.
UiPath juga memberikan akses kepada peserta untuk menggunakan StudioX. Platform tersebut memungkinkan karyawan tanpa latar belakang teknis atau keahlian pemrograman untuk mengotomatisasi tugas-tugas repetitif.
Baca juga:
Sektor OT yang Terbanyak Diserang adalah Biometrik dan Automasi Gedung
“Protelindo adalah contoh nyata bagaimana automasi dapat merevolusi cara kita bekerja dan mengatasi tantangan bisnis. Kami bangga dapat mendukung perjalanan transformasi digital Protelindo guna mempercepat pertumbuhan perusahaan. Seiring dengan pergeseran menuju era agentic AI, agentic automation menjadi kunci bagi bisnis untuk mendapatkan kelincahan dan kecepatan dalam membuka peluang serta potensi baru,” ucap Richard Spence, Area Vice President, Growth Sales, International Region, UiPath.






