
Teknogav.com – Umat Islam cenderung berusaha mempererat koneksi di bulan Ramadan. Konektivitas dibutuhkan untuk menerima kabar dari orang tua, video call saat sahur, serta mendukung kelancaran perjalanan mudik. Jarak tak lagi jadi penghalanag dengan adanya konektivitas yang memberi rasa tenang, kedekatan dan kebersamaan. Pengalaman agar lebih dekat, relevan dan bermakna pun berusaha diwujudkan Indosat Hutchison Ooredoo (Indosat) melalui peluncuran #LebihBaikIndosat.
1 Jaringan Lebih Andal
Indosat memperkuat dan mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik. Upaya ini juga dilakukan di lebih dari 797. Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia. Pemantauan dilakukan 24/7 untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik. Kesiapan jaringan juga didukung 55.000 site yang tersebar di 416 kabupaten. Lebih dari 2.500 engineer siap siaga di lapangan untuk menjamin jaringan tetap optimal.
“Para engineer di lapangan ini juga diperkuat AI, sehingga jika ada masalah di lapangan tinggal tanya ke AI. Mereka tidak perlu telepon ke pusat terlebih dahulu,” ucap Raden Tofan, SVP Head of Corporate Communications Indosat.
![]() |
| Raden Tofan, SVP Head of Corporate Communications Indosat |
Kesiapan jaringan diuji juga dengan menggelar Ekspedisi Jaringan Andal yang melakukan perjalanan live dari Jakarta ke Yogyakarta. Ekspedisi ini dilakukan melalui program #DVET “Perjalanan Menjadi Lebih Baik” bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan. Program tersebut akan menguji langsung kinerja jaringan di rute panjang dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan data intensif. Inisiatif ini akan membuktikan kesiapan jaringan Indosat dalam mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan selama Ramadan dan lebaran, terutama saat mudik.
“Kami menyajikan program tersebut ke penonton tanpa diedit. Semua tantangan yang dilihat as it is, hal ini dilakukan demi meraih rasa percaya yang makin genuine. Saya percaya tidak ada yang kebetulan dalam hidup. Semangat program ini sangat nyambung, yaitu ajakan untuk memulai lebih baik dalam hidup. Satu koneksi yang memudahkan merupakan satu langkah kecil untuk memberi efek nyata. Saat Ramadan ini penting untuk selalu menjaga koneksi, berhubungan dan menjaga kehadiran,” ucap Dave Hendrik.
![]() |
| Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan |
2. Sahabat AI : Si Paling Indonesia
Pengalaman digital yang lebih relevan dan bermakna bagi masyarakat, terutama di momen Ramadan diberikan Indosat dengan menghadirkan aplikasi Sahabat AI. Aplikasi tersebut dirancang untuk memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia. Penggunaan Sahabat AI akan membantu dalam menemukan informasi, menyusun ide, sampai menyelesaikan berbagai kebutuhan harian dengan cara sederhana dan alami. Aplikasi ini dibangun dengan teknologi AI kelas dunia dengan dukungan NVIDIA yang canggih.
Baca juga: Indosat dan GoTo Luncurkan Sahabat-AI, LLM Berbahasa Indonesia dan Daerah
Seiring peningkatan kegiatan digital yang signifikan saat Ramadan, Sahabat AI mendekatkan teknologi dan mudah digunakan siapa saja. Kehadiran Sahabat AI membantu masyarakat tetap produktif, menghemat waktu, dan fokus pada hal yang paling penting. Hal tersebut adalah tetap terhubung dan berbagi dengan orang-orang terkasih.
3. Perlindungan Digital Berbasis AI
Perlindungan digital juga diperkuat Indosat melalui fitur Anti-Spa & Anti-Scam berbasis AI. Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan penipuan, sehingga dapat mencegah risiko sebelum berdampak ke pelanggan.
Baca juga: IM3 Hadirkan SATSPAM+ untuk Melindungi WhatsApp Call Pejuang Ramadan
Sistem tersebut terus belajar mengikuti pola ancaman yang berkembang, sehingga perlindungannya tetap relevan dengan kondisi nyata. Fitur ini juga membantu mencegah potensi kerugian keuangan sampai USD500 juta. Lebih dari 95% pelanggan menyatakan merasa lebih terlindungi saat sistem ini aktif. Indosat memastikan pengalaman pelanggan selama Ramadan tetap aman, produktif dan nyaman melalui perlindungan digital berbasis AI.
4. Kepedulian yang Lebih Nyata
Komitmen #LebihBaikIndosat juga diwujudkan melalui program CSR “Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya”. Program tersebut digelar di 19 titik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh pascabencana. Indosat merevitalisasi dan menguatkan fungsi surau dan mushola sebagai pusat kegiatan ibadah dan komunitas melalui program tersebut.
Mitra dan komunitas lokal digandeng Indosat untuk bersama-sama menghidupkan kembali peran surau sebagai ruang pemberdayaan masyarakat dan memperkuat kohesi sosial. Upaya tersebut dilakukan agar dampaknya benar-benar dapat dirasakan secara luas. Langkah tersebut juga menghadirkan ruang ibadah yang lebih layak dan nyaman.
Baca juga: Indosat Dukung Ratusan Keluarga Penjaga Masjid Melalui Program Marbot Berdaya
“#LebihBaikIndosat adalah komitmen kami untuk terus berevolusi menjadi mitra yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia. Di momen istimewa ini, kami ingin pelanggan bisa fokus pada hal yang paling penting: tetap terhubung dan berbagi dengan orang-orang terkasih. Biarkan Indosat yang mengurus sisanya, memastikan koneksi tetap andal, pengalaman digital tetap aman, dan komunikasi berjalan tanpa hambatan. Karena terkadang, You Only Need One, satu koneksi yang bisa diandalkan, untuk membuat segalanya terasa lebih baik,” ucap Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Indosat berkomitmen untuk memastikan Ramadan 2026 berjalan lebih nyaman, aman dan tetap terhubung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui #LebihBaikIndosat yang menghadirkan jaringan andal, inovasi AI relevan dan kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat Indonesia.








