Panda Plan: The Magical Tribe, Petualangan Jackie Chan dan HuHu Menghadapi Suku Terasing Panda Plan: The Magical Tribe, Petualangan Jackie Chan dan HuHu Menghadapi Suku Terasing ~ Teknogav.com

Panda Plan: The Magical Tribe, Petualangan Jackie Chan dan HuHu Menghadapi Suku Terasing


Teknogav.com – Jackie Chan dan HuHu kembali berpetualang bersama, kali ini mereka harus menghadapi suku terasing. Petualangan mereka dalam film Panda Plan: The Magical Tribe ini lebih dipenuhi dengan humor segar. Keluguan dan tingkah konyol orang-orang dari suku terasing memancing gelak tawa yang alami. 

Masih seperti film Panda Plan (2024), Jackie Chan memerankan dirinya sendiri sebagai aktor kungfu internasional Jackie Chan. Pada film Panda Plan (2024) Jackie Chan dan Hu Hu harus menghadapi para penjahat yang ingin menculik Hu Hu. Kini, di film Panda Plan: The Magical Tribe (2026), mereka menghadapi suku terasing yang menganggap HuHu sebagai hewan suci. Hu Hu dianggap memiliki peran penting untuk mengatasi krisis yang dihadapi suku tersebut.

Baca juga: Unexpected Family: Mendadak Keluarga Saat Ikatan Hati Kalahkan Ikatan Darah

Film Panda Plan: The Magical Tribe (2026) disutradarai oleh Derek Hui, dari naskah yang ditulis Keyang Pan. Sedangkan sebelumnya, film Panda Plan (2024) disutradarai Luan Zhang yang juga menulis skenario film bersama Wei Xu dan Meng Yida. Jika dibandingkan dengan film pertama, film Panda Plan: The Magical Tribe terasa lebih bagus dengan humor segar. Kehadiran suku terasing Shayi menyajikan kekonyolan penuh tawa dan memberi pesan pentingnya kehangatan keluarga. 

Karisma dan timing komedi yang ditampikan Jackie Chan tetap terjaga walau usianya sudah melewati 70 tahun. Interaksi Jackie Chan dengan karakter lain juga terlihat hangat dan bijak. Pesona aksi komedi Jackie Chan yang khas kembali dihidupkan dengan sentuhan budaya yang unik.

Jackie Chan dan Hu Hu tersesat ke wilayah tempat bermukimnya suku primitif yang penuh warna-warni budaya dan juga konflik. Suku tersebut dipimpin oleh kepala suku perempuan (diperankan Ma Li) yang bisa mengendalikan angin. Kepala suku tersebut memiliki putra dan putri yang saling bersaing. Mereka adalah pangeran Tu Lu (diperankan Yu Yang) dan putri Sha Yi (diperankan Wang Yinglu). Selain itu, juga ada prajurit tangguh yang menggemaskan, Qiang Shan (diperankan Qiao Shan).

Setelah Jackie Chan dan HuHu ditangkap suku terasing, petualangan demi petualangan seru pun terjadi. Jackie Chan dianggap sebagai utusan yang mendampingi HuHu dalam menyelamatkan suku tersebut dari bencana. Namun, tugas yang dipercayakan pada Jackie Chan ini ditentang oleh pangeran Tu Lu yang berusaha menyingkirkan mereka. Segala cara dilakukan, termasuk mendelegasikan tugas kepada Qiang Shan.

Film Panda Plan: The Magical Tribe juga menampilkan keselarasan antara manusia, hewan danalam. Panda dipercayai oleh suku terasing tersebut sebagai simbol keseimbangan dan keberuntungan. Penonton diajak merenungkan mengenai pentingnya menjaga tradisi sekaligus beradaptasi dengan dunia modern. Pentingnya memahami hal yang masih asing pun ditekankan dalam film ini agar bisa berubah menerapkan hal yang lebih baik.Sebelumnya, interaksi internal di dalam suku terasing ini begitu dingin. Mereka asing dengan sentuhan, pelukan dan mengungkapkan perasaan sayang. Seiring berjalannya waktu, suasana perlahan cair, walau ada juga keanehan sikap seseorang yang bolak-balik berubah drastis karena benturan di kepala.

Baca juga: Film We Bury The Dead: Alur Lambat, Penuh Simbolis Makna

Serangkaian lelucon fisik ditampilkan dengan gaya khas Jackie Chan. Kelucuan ini termasuk saat proses penyesuaian diri Jackie Chan dengan adat suku yang memiliki ritual aneh. Interaksi Jackie Chan dengan Qiag Shan dan Tu Lu yang canggung pun dapat memicu gelak tawa dengan adegan slapstick mereka. Tabiat Huhu yang suka kentut jika sudah merasa nyaman dengan seseorang juga tetap sanggup membangkitkan kelucuan.

Kualitas visual panda menggunakan teknologi CGI pada fim Panda Plan: The Magical Tribe pun terasa lebih bagus dibandingkan film sebelumnya. Pada film ini, tampilan panda HuHu terasa lebih halus dan realistis. Film ini dapat ditonton tanpa harus menonton film Panda Plan (2024) sebelumnya, karena ceritanya sama sekali berbeda.

Baca juga: The Shadow’s Edge, Ketika Pengintaian Jackie Chan Kalahkan Teknologi AI

Alur film Panda Plan: The Magical Tribe terasa cepat, ceritanya juga tidak bertele-tele. Tampilan para pemeran juga cukup baik secara keseluruhan. Film ini cocok untuk ditonton bersama orang-orang terkasih, karena film ini juga menampilkan betapa pentingnya kehangatan keluarga.

Keseruan petualangan Jackie Chan dan HuHu juga cocok untuk menambah kemeriahan tahun baru imlek atau menemani ngabuburit saat Ramadan. Film ini akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 25 Februari 2026. Tontonan ini cocok untuk anak-anak, karena juga banyak keluguan yang ditampilkan oleh suku terasing ini layaknya anak-anak. Apalagi, tampilan Huhu yang begitu menggemaskan.

Share:

Artikel Terkini