Monitor Neumann Dukung Penggarapan Audio Imersif di Album Musik Monitor Neumann Dukung Penggarapan Audio Imersif di Album Musik ~ Teknogav.com

Monitor Neumann Dukung Penggarapan Audio Imersif di Album Musik

Eric Schilling dan Herbert Waltl

Teknogav.com – Akurasi dan konsistensi merupakan hal mutlak yang dibutuhkan pada industri produksi audio imersif. Monitor studio Neumann pun terus membentuk standar kualitas audio imersif pemenang penghargaan, mulai dari produksi musik pop sampai soudtrack orkestra. Banyak para pelaku industri musik memiliki satu kesamaan teknis, yaitu menggunakan monitor Neumann seri KH.

Monitor Neumann diandalkan untuk menghadirkan mix audio imersif yang mengesankan. Beberapa karya yang didukung monitor Neumann telah memenangkan Grammy untuk kategori Best Immersive Audio Album. Baru-baru ini, Grammy tersebut diraih album Immersed, Justin Gray yang digarap Justin Gray, Michael Rowanowski,, Drew Jurecka dan Morten Lindberg. Karya tersebut secara khusus dikomposisikan, direkam, dan diproduksi untuk format audio imersif. Monitor Neuman KH 310 dan KH120 digunakan Michael Rowanowski pada ruang mastering dan mixing pribadinya. 

Pada 2022 dan 2024, penghargaan diraih album Alicia Keys yang digarap para engineer George Massenburg, Michael Romanowski, Eric Schilling. Sedangkan tahun 2023, album Stewart Copeland & Ricky Kej yang digarap Eric Schilling dan Herbert Waltl meraih penghargaan tersebut. Herbert Waltl adalah produser multi-platinum dan tiga kali memenangkan Grammy.

Para engineer dan produser telah mengandalkan monitor Neumann seri KH untuk menuangkan visi kreatif dengan fidelitas tinggi. Monitor tersebut digunakan saat remix pada katalog ikonik Alicia Keys dengan dukungan produser dan engineer Ann Mincieli. Skor megah Gof of War: Ragnarok pun dihasilkan dengan dukungan monitor tersebut. Demikian juga dengan produksi album lintas genre Divine Tides karya Stewart Copeland dan Ricky Kej.  Hasilnya, fidelitas tinggi melekat pada karya di seluruh format, genre dan sistem pemutaran.

Baca juga: Pay Burman dan Harmoni Kabel Musician Buddy  

Sebagian besar album tersebut diproduksi dalam studio imersif mediaHYPERIUM di California yang diperbarui dengan monitor Neumann pada tahun 2020. Studio tersebut didirikan April 1996 oleh Herbet Waltl. Sistem Neumann pada studio tersebut dirancang khusus untuk mendukung mixing audio imersif. Waltl terkesan dengan KH 310 sejak awal mendengar monitor Neumann tersebut di Skywalker Sound.

“Sekarang, kami telah membangun seluruh ekosistem di sekitar monitor ini, tidak hanya untuk mixing, tetapi juga untuk mendengarkan, mengajar, dan menginspirasi. Speaker ini memberi ruang bagi musik untuk benar-benar berbicara,” ucap Waltl.

Waltl sang pendiri studio pernah meraih Grammy Awards untuk kategori Album of the Year dan Best Surround Sound Album. Kedua penghargaan tersebut diraih album Genius Loves Company milik Ray Charles, serta Best Immersive Audio Album untuk Divine Tides. Proyek Divine Tides tersebut memadukan instrumen dari seluruh dunia dengan produksi yang kaya dan mendalam. Karya ini menjadi salah satu kisah sukses audio imersif yang lahir dari monitor Neumann. Begitu pula dengan God of War: Ragnarök, yang memiliki lebih dari 400 trek audio dan aransemen orkestra megah. Selain itu, Waltl juga pernah masuk nominasi lain beberapa kali.

“Tidak masalah apakah itu kuartet string atau skor musik raksasa—sistem ini mampu menanganinya dengan baik. Kami bahkan pernah kedatangan para komposer dan artis, mereka mendengarkan, lalu berkata, ‘Ini salah satu ruang audio imersif terbaik yang pernah kami dengar',” lanjut Waltl.  

Baca juga: Review Vermouth Audio Studio Monitor oleh Marcin Olszewski  

Eric Schilling yang menjabat sebagai Chief Engineer di studio mediaHYPERIUM adalah seorang mixer musik siaran Grammy.  Delapan penghargaan Grammy diraihnya, termasuk Best Immersive Audio Album untuk Alicia, The Diary Of Alicia Keys, Divine Tides, dan lain-lain.\

“Semua yang kami kerjakan di sini selama beberapa tahun terakhir melalui proses mixing menggunakan speaker Neumann. Kami menggunakan KH 420, 310, 120, dan beserta subwoofer-nya. Ruangan ini diatur menyesuaikan speaker tersebut, sehingga suaranya terdengar sangat akurat. Saya tidak pernah merasa kecewa saat mendengar hasil mixing di luar ruangan ini. Suaranya tidak pecah saat diputar pada volume tinggi, kualitas musikalitasnya tetap terjaga. Hal seperti ini jarang ditemui,” ucap Schilling.

Sistem Andal Hasilkan Suara Autentik

Tujuh speaker utama KH 420 tri-amplified dan subwoofer ganda KH 870 terpasang pada ruang mediaHYPERIUM. Speaker utama tersebut didukung KH 310 dan KH 120 yang ditempatkan pada posisi atas dan lantai. Tata letak hybrid ini memungkinkan studio beralih dengan mulus antar-format audio imersif.

Kolaborator Waltl dan Schilling yang juga sering terlibat adalah Michael Romanowski, mastering audio engineer yang memimpin Coast Mastering di Berkeley. Beliau telah memenangkan Grammy Awards kategori Best Immersive Audio Album untuk album Alicia, The Diary Of Alicia Keys. Penghargaan juga diraihnya untuk Soundtrack of the American Soldier karya The United States Army Field Band And Soldiers' Chorus. Selain itu, Michael Romanowski juga meraih beberapa kemenangan dan nominasi lain, serta rutin memimpin proyek imersif bersama rekan-rekannya.

Michael Romanowsk

“Saya suka suara yang dihasilkan monitor Neumann terdengar alami dan akurat. Suara terdengar apa adanya. Itulah yang membuat perangkat ini terbaik untuk audio imersif. Beberapa monitor terdengar terlalu tajam, seperti terlalu keras. Tidak dengan Neumann. Mereka halus, akurat, dan tidak pernah melelahkan telinga. Mereka sangat jujur, itulah yang Anda butuhkan,” ucap Romanowski mengenai monitor Neumann.

Perpaduan Presisi dan Emosi

Audio imersif juga bukan sekadar akurasi teknis, tetapi juga mengenai emosi bagi kolaborator setia George Massenburg. Beliau telah lebih dari 50 tahun berkarier, serta merupakan pendiri Massenburg DesignWorks dan George Massenburg Labs. Secara global. George Massenburg dikenal sebagai produser, engineer, serta perancana peralatan dan audio video.

“Anda butuh transparansi untuk menyentuh hati pendengar. Monitoring harus terasa musikal, tidak sekadar analitis. Monitor Neumann membantu kami untuk tetap mengutamakan pendengar, guna membangun sebuah cerita dalam tiga dimensi.,” ucap George Massenburg.

Karya studionya memberinya pengakuan internasional dan enam piala Grammy (termasuk Grammy untuk Technical Achievement pada tahun 1998. Grammy juga diraihnya untuk album The Diary Of Alicia Keys, Alicia, Patty Loveless’ Mountain Soul II, dan sejumlah karya lain. Selain itu, George Massenburg juga telah masuk sejumlah nominasi dan meraih penghargaan lain.

George Massenburg

Sentuhan yang dalam diberikan Massenburg pada mixing lagu "Underdog" milik Alicia Keys dan lagu-lagu lainnya. Massenburg juga kerap kerja jarak jauh dan merujuk pada berbagai sistem, tetapi konsistensi Neumann tetap menonjol.

“Kami bisa mempercayai apa yang kami dengar. Ketika saya membawa hasil mixing dari tempat saya ke ruangan Eric dan Herbert di mediaHYPERIUM, karakter suaranya tetap terjaga,” ucap George Massenburg.

Baca juga: Tips Memilih Speaker Studio Monitor untuk Home Studio  

Alur kerja kolaboratif dikembangkan mulus oleh Massenburg, Romanowski, Schilling, dan Waltl. Alur tersebut termasuk meninjau file ADM, membuat referensi antar sistem, dan terus menyempurnakan mix agar dapat diterjemahkan dengan akurat. Pentingnya konsistensi Neumann di berbagai ukuran dan format pun terbukti. 

“Saya sudah mencoba banyak speaker, tetapi dengan ini membuat pengalaman lebih menyenangkan. Bahkan ketika saya bepergian, sistem Neumann yang lebih kecil tetap mempertahankan karakter suara yang sama. Saya benar-benar mempercayainya,” ucap Schilling. 

Kepercayaan dan kolaborasi yang mulus merupakan landasan keberhasilan mereka di Grammy. Keempat engineer tersebut telah meraih banyak kemenangan dalam kategori Best Immersive Audio Album selama empat tahun terakhir. Kategori tersebut secara historis dimenangkan artis-artis seperti Beyoncé, Paul McCartney, dan The Beatles.

Share:

Artikel Terkini