
Teknogav.com - Bluey adalah serial televisi Australia yang mendunia dengan kehangatan cerita dan humor yang dekat dengan keseharian. Serial Ini menghadirkan suasana sehari-hari di Australia melalui tata suara. Kicauan burung lokal seperti kakatua, kookaburra dan loriket dipadukan untuk menciptakan lanskap suara yang autentik dan imajinatif. Suara autentik kehidupan suburban Brisbane tersebut dihasilkan menggunakan mikrofon Sennheiser MKH 416 dan Neumann TLM 103.
Tata suara serial Bluey tersebut digarap oleh sound designer Dan Brumm yang memiliki pengalaman hampir 20 tahun di industri audio. Dan Brumm juga merupakan pengisi suara Uncle Stripe di serial ini. Brumm mengandalkan perangkat yang mampu mengikuti tuntutan kebutuhan kreatif dan teknis dalam produksi televisi dalam memproduksi serial Bluey. Mikrofon Sennheiser MKH 416 dan Neumann TLM 103 yang digunakannya diyakini dapat menghadirkan keandalan yang dibutuhkan untuk bercerita melalui suara.
![]() |
| Dan Brumm saat proses perekaman menggunakan Neumann U 87 |
“Saya senang bisa memperkenalkan keindahan suara Australia kepada dunia. Meskipun bagi penonton internasional suara burung-burung ini mungkin terdengar asing, bagi masyarakat Australia suara tersebut merupakan bagian dari keseharian yang mereka dengar setiap pagi," ucap Brumm.
Sejak dini, Brumm memiliki kecintaan terhadap suara dan storytelling, berawal dari buku cerita yang didengarkan dalam format kaset saat kecil. Perjalanan karier Brumm sebagai pengisi suara banyak dibentuk oleh momen dan kesempatan yang tak terduga. Saat bekerja sebagai sound designer di studio pascaproduksi, Brumm banyak menghabiskan kesehariannya dengan merekam para pengisi suara lain. Suatu hari seorang sutradara menyambanginya dan memintanya untuk berdiri di depan mikrofon dan membacakan suatu Iklan.
Baca juga: Mikrofon Ikonik Sennheiser MKH 416 P48 Genap Berusia 50 Tahun
Momen tersebut pun mengawali karier barunya. Ketika Industri Iklan komersial mulai bergeser dari gaya penyampaian suara yang lebih formal dan dipoles, nada suara Brumm justru alami. Intonasi Brumm yang terdengar seperti percakapan sehari-hari justru lebih dekat dengan pendengar dan menjadi pilihan yang tepat.\
“Saya tidak pernah menjalani pelatihan klasik apa pun, jadi saya memang terdengar seperti orang biasa,” ucap Brumm.
Karakter suara yang alami tersebut pun berusaha dipertahankannya menggunakan mikrofon Sennheiser MKH 416. Mikrofon tersebut pun me njadi perangkat utama dalam pekerjaannya sebagai pengisi suara.
“Di Australia, MKH 416 menjadi standar industri untuk sulih suara iklan. Kami biasanya berbicara sangat dekat di bagian barrel mikrofon, tepat di area presence [...] Bisa dibilang, itu adalah suara iklan di Australia," ungkap Brumm.
Penggunaan Sennheiser MKH 416 dan Neumann TLM 103 untuk Serial Bluey
Kreator serial Bluey, Joe Brumm Ingin menghindari efek kartun yang berlebihan dalam arahan kreatifnya. Joe Brum Ingin membangun dunia dari suara-suara autentik dan mudah dikenali yang dekat denga keseharian anak-anak. Tantangan tersebut dihadapi langsung oleh Dan Brumm dengan merekam di lapangan secara gerilya. Mikrofon Sennheiser MKH 416 sering digunakannya untuk menangkap suara langsung dari lingkungan yang direpresentasikan dalam serial tersebut.
Baca juga: Pay Burman dan Harmoni Kabel Musician Buddy
"Jika sebuah karakter meluncur di perosotan di taman bermain, saya perlu merekam suara persis seperti itu. Saya meluncur di salah satu perosotan besar yang tertutup dan di dalamnya saya terbentur ke sana-sini dengan MKH 416 saya," ujar Brumm.
Produksi Bluey berlangsung hampir satu dekade, suara nyata di pinggiran kota benar-benar menguji ketahanan MKH 416.
“Saya memiliki dua mikrofon ini yang saya gunakan di lapangan untuk field recording Bluey selama delapan tahun. Saya meletakkannya di jok mobil saya dan [...] di sungai, supermarket, dan taman bermain. Saya tidak pernah mengalami masalah dengan salah satu dari mikrofon tersebut," ucap Brumm.
Ketika produksi serial dimulai, Brumm membeli mikrofon TLM 103 untuk merekam beberapa aktor cilik. Mikrofon tersebut menghasilkan suara yang jernih, tajam dan akurat, cocok untuk narasi yang lebih panjang dan akting karakter dalam animasi.
“Kami merekam sebagian besar suara anak-anak menggunakan TLM 103. Suaranya jernih, tajam, dan presisi. Untuk narasi yang lebih panjang, serta akting karakter dalam animasi, 103 adalah mikrofon yang sangat mumpuni," ujar Brumm.
Perangkat tersebut memiliki kinerja berkualitas dan mendukung tingkat profesionalisme yang tinggi. Brumm memandang perangkat terpercaya merupakan pertanda kredibilitas dan sumber kepercayaan diri. Kerja Brumm dengan studio-studio global terkemuka dilakukan melalui home studio miliknya.
“Studio di seluruh dunia terhubung dengan saya melalui Source Connect. Di situs saya, Anda akan melihat bahwa saya memiliki MKH 416 dan TLM 103, dan saya pikir itu sudah menjawab banyak pertanyaan mereka bahwa saya benar-benar memahami pekerjaan ini,” ucap Brumm.
![]() |
| Neumann TLM 103 di studio |
Seiring perkembangan serial Bluey, Brumm menantikan peluang kreatif baru dengan komitmen yang sama terhadap autentisitas, detail dan story telling. Komitmen tersebut diwujudkan melalui suara yang sudah membentuk serial tersebut sejak awal.
Sennheiser MKH 416 dan Neumann TLM 103 menyajikan keandalan, karakter dan kepercayaan diri. Unsur-unsur tersebut dibutuhkan dalam setiap tahap proses produksi, mulai dari sulih suara komersial, sampai field recording dan dialog animasi. Perekaman Folay di studionya juga mulai dieksplorasi Brumm dengan Neumann U 87. Sedangkan mikrofon MKH 8018 MS telah menjadi bagian dari perlengkapannya untuk perekaman di lokasi.
“Sennheiser hampir mendefinisikan karier saya sebagai seniman pengisi suara. Baik di lapangan maupun di studio, saya membutuhkan mikrofon yang dapat saya percaya untuk menangkap suara dengan indah. Mikrofon tersebut adalah 416, 87, dan 103," pungkas Brumm.








