Practical Magic: The Book of Magic, Kekuatan Sisterhood Menghadapi Kutukan Practical Magic: The Book of Magic, Kekuatan Sisterhood Menghadapi Kutukan ~ Teknogav.com

Practical Magic: The Book of Magic, Kekuatan Sisterhood Menghadapi Kutukan



Teknogav.com – Film Practical Magic: The Book of Magic (2026) persembahan Warner Bros. Pictures merupakan sekuel dari film klasik Practical Magic (1998). Berbeda dengan film pertama yang disutradarai Griffin Dunne, sekuel ini disutradarai oleh Susanne Bier. Skenario film ini diadaptasi dari novel The Book of Magic karya Alice Hoffman. Kisah dalam film ini kembali ke nuansa magis keluarga Owens dan memperluas kisah mengenai kutukan cinta yang merundungi mereka turun-temurun. Film ini masih dibintangi oleh Nicole Kidman dan Sandra Bullock sebagai kakak beradik Owens.

Sinopsis

Selama berabad-abad, kutukan cinta merundungi keluarga penyihir dari generasi ke generasi. Setiap pria yang jatuh cinta pada perempuan Owens akan menemui ajal tragis. Ketika insiden baru mengancam keluarga, para saudari dan keturunan Owens berusaha mematahkan kutukan tersebut. Misteri kian dalam ketika muncul tanda-tanda bahwa kutukan ini terkait dengan intrik masa lalu dan kekuatan magis yang lebih besar.

Baca juga: Film ‘Dracula: A Love Tale’, Kisah Cinta Abadi Seorang Suami 

sumber: Warner Bros. Pictures

Sally Owens (Sandra Bullock) yang muak dengan kutukan tersebut membuat kedua putrinya tidak tahu bahwa mereka adalah keluarga penyihir. Seiring kedua putrinya berajak dewasa, salah satu putrinya, Kylie (Joey King) menjalin hubungan asmara dengan seorang pria, Gideon (Xolo Maridueña). Insiden pun terjadi yang memicu seluruh keluarga Owens berusaha mematahkan kutukan, bahkan sampai ke tempat asal kutukan tersebut dirapal. Dalam perjuangan tersebut, hadir kisah cinta, pengorbanan dan keberanian yang menuntun mereka menuju harapan baru.

Baca juga: The Bride, Kisah Cinta Gelap di Tengah Korupnya Dunia  

Pace Terjaga Walau Kadang Melambat

Film ini dibuka dengan sekelumit kisah mengenai kutukan rapalan salah seorang keluarga Owens sendiri yang niatnya ingin melindungi perasaan perempuan. Secara perlahan intrik masa lalu diungkap seiring dengan munculnya ketegangan akibat kutukan yang kembali aktif. Pace film ini cukup terjaga, walau ada bagian yang terasa melambat ketika fokus pada drama keluarga.

Solidaritas antar-saudari Owens menjadi kekuatan utama film ini. Cinta dan harapan juga menjadi unsur yang diangkat dalam film ini. Film ini menegaskan bahwa cinta tetap menjadi sumber kekuatan walau ada kutukan yang justru mengancam nyawa orang yang dicintai. Konflik yang menegangkan dipicu oleh kutukan yang memang menjadi motor cerita. Karakter-karakter perempuan dalam keluarga Owens ditampilkan berani menghadapi takdir dan melawan kekuatan gelap.

Audio dan Sinematografi

Musik latar pada film ini cukup mendukung nuansa magis dengan orkestrasi yang membangkitkan kehangatan dan sedikit ketegangan. Pencahayaan hangat di momen keluarga turut mendukung visual atmosferik, sedangkan saat adegan ritual dan misteri ada sedikit tone gelap. Kamera kerap menyorot simbol magis seperti lilin dan lanskap gotik yang memperkuat aura mistis.

sumber: Warner Bros. Pictures

Kekuatan Akting para Pemeran

Nicole Kidman kembali memerankan Gillian Owens yang penuh karisma liar dan penuh energi. Sisi impulsif Gillian dapat ditampilkan Kidman dengan intensitas yang membuat karakter terasa hidup. Sedangkan Sandra Bullock memerankan Sally Owens yang karakternya lebih tenang dan dewasa. Akting Bullock memperlihatkan dilema yang dihadapinya, gestur lembut dan tatapannya mampu memberi lapisan emosi pada film ini.

Baca juga: Film “They Will Kill You”, Perpaduan Horor Splatter dan Komedi

Ema Cavolli dapat menghadirkan aura mistis dan tragis pada karakter Maria Owens di adegan kilas balik ke masa lalu. Kehadirannya berhasil menyeimbangkan kekuatan magis dengan rasa kehilangan yang memperkuat tema kutukan keluarga. 

sumber: Warner Bros. Pictures

Joey King yang memerankan Kylie menampilkan intensitas psikologis yang khas. Aktingnya memperlihatkan keberanian Kylie dalam menantang kutukan demi menyelamatkan pria yang dicintainya. Maisie Williams memerankan Antonia, saudari Kylie yang sangat mendukung dengan lapisan emosional yang hangat. Karakter Antonia ditampilkannya dengan penuh cinta dan solidaritas, sehingga memperkuat nilai sisterhood dalam film.

Kesimpulan

Practical Magic: The Book of Magic merupakan sekuel yang berkualitas, berhasil menggabungkan misteri, drama keluarga, dan nuansa magis. Sinematografi film ini ditampilkan secara indah dengan iringan audio yang mendukung atmosfer. Meski ada beberapa bagian yang terasa melambat, kekuatan tema sisterhood, cinta, dan harapan menjadikan film ini layak ditonton. Film ini cocok bagi penonton yang ingin merasakan perpaduan fantasi dan drama emosional. Tak sekadara sekual nostalgia, film ini juga merupakan perayaan keberanian dan ikatan keluarga Owens.

Film Practical Magic: The Book of Magic tayang di bioskop Indonesia mulai 9 September 2026.

Share:

Artikel Terkini