Galang Semangat Edukasi, TikTok Gelar Kompetisi Berhadiah Rp150 Juta


Teknogav.com - Selama pandemi Covid-19, banyak orang terpaksa mengisolasi diri di rumah demi mendukung kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan virus. TikTok pun menjadi platform video singkat pilihan untuk mencari hiburan dan melepaskan kejenuhan. Platform ini pun bisa menjadi sarana untuk saling menyemangati dan saling berbagi.

Ketika Covid-19 menyerang, masyarakat tak hanya mengalami transisi bekerja dari rumah, tetapi juga anak-anak pun harus belajar dari rumah. Semangat untuk saling berbagi pengetahuan pun dituangkan dalam bentuk konten edukasi dan konten tips, contohnya adalah konten tips untuk menghitung secara cepat.

TikTok memang terus berkomitmen menyediakan akses untuk belajar dan mengajar setiap saat di segala tempat bagi penggunanya. Semangat untuk berbagi pengetahuan melalui video singkat terus dipupuk TikTok dengan menggelar kompetisi. Kali ini kompetisi yang digelar adalah #BerbagiSkill dan #BerbagiFakta, sebagai lanjutan dari kompetisi #BerbagiIlmu yang digelar sebelumnya. Serunya, tersedia hadiah puluhan juta rupiah bagi pemenang. Kompetisi yang digelar TikTok merupakan bagian dari program edukasi #SamaSamaBelajar. Para pengguna, termasuk kalangan profesional ditantang untuk berbagi pengetahuan dan ilmu.
hasil riset dari berbagai sumber mengenai minat pada video singkat
Riset ‘What You Watch in a Day’ memaparkan dua alasan utama menonton video singkat. Kedua alasan tersebut adalah untuk mempelajari hal baru dan menggali minat diri. Tren konten di TikTok selaras dengan hasil riset tersebut, sejak akhir tahun konten edukasi menjadi salah satu konten paling populer.

Tren tersebut diperkuat dengan peluncuran program #SamaSamaBelajar di bulan Mei yang sampai saat ini sudah memperoleh 16,2 miliar view. Ketika TikTok menggelar kompetisi #BerbagiIlmu pun tampak antusiasme yang cukup besar. Berpijak pada antusiasme tersebut, TikTok kembali menggelar kompetisi, kali ini berjudul #BerbagiSkill sampai 31 Juli 2020. Setelah itu pada bulan Agustus, akan dilanjutkan dengan kompetisi #BerbagiFakta.

Pengalaman Pengguna TikTok dalam Berbagi

Salah seorang pengguna TikTok yang gemar berbagi informasi ringkas sambil berkreasi adalah Indra Azis yang merupakan pelatih vokal profesional. Pengalaman Indra mengajar vokal sudah puluhan tahun, menurutnya makin muda generasi maka makin tak ingin mendengar banyak teori. Para generasi muda ingin langsung terjun mencoba atau to-the-point.
Indra Azis, pelatih vokal profesional
“Video tutorial yang saya bagi di TikTok mendapatkan banyak respon duet dari pengguna lainnya. Hal ini menunjukan cara mereka langsung mempraktikkan tips yang saya berikan, seperti mengenai beatboxing dan pernapasan vokal,” ucap Indra.

Pengguna TikTok lain adalah Jason Iskandar, seorang sutradara film singkat dan pendiri Studio Antelope. Prestasinya sebagai sutradara terbukti dengan penghargaan yang diraihnya. Jason memandang bahwa video singkat berpotensi sebagai bentuk kreativitas baru di insustri film.
Jason Iskandar, sutradara film singkat dan pendiri Studio Antelope
“Cukup banyak generasi muda yang tertarik terjun ke dunia film sebagai orang di balik layar, tapi belum tahu memulainya. Ini bisa dilihat pada komentar yang saya terima di video TikTok saya. Tidak menutup kemungkinan format video singkat nantinya bisa menjadi format karya film baru. Mereka pun bisa membantu mengasah kemampuan mereka untuk memproduksi atau menyutradarai film berdurasi panjang ke depannya,” ucap Jason.

Kompetisi #BerbagiFakta dan #BerbagiSkill

Bagi yang ingin ikutan kompetisi #BerbagiSkill, maka kontennya bisa berupa panduan DIY, tips, life hack sehari-hari, ilmu pengetahuan dan teknologi. Kompetisi ini sudah dimulai sejak 21 Juli dan akan ditutup 31 Juli 2020. Durasi konten #BerbagiSkill dan #BerbagiFakta ini sekitar 15 sampai 60 detik. Sebaiknya manfaatkan berbagai fitur yang tersedia di Tiktok, lalu tambahkan tagar #SamaSamaBelajar dan #BerbagiSkill atau #BerbagiFakta. Tersedia total hadiah senilai Rp150, masing-masing untuk pemenang kompetisi #Berbagi Skill dan #BerbagiFakta. Selain itu tersedia juga beberapa hadiah menarik lainnya.
cara ikutan kompetisi #BerbagiSkill dan #BerbagiFakta
Para pengguna TikTok dapat berbagi video mengenai pengetahuan umum seputar profesi mereka pada kompetisi #BerbagiFakta dan berkesempatan mendapat hadiah. Konten video bisa berupa motivasi, cara berbisnis, pengetahuan umum dan fakta menarik. Hal ini yang juga telah dilakukan oleh Indra Aziz dan Jason Iskandar. Kompetisi #BerbagiFakta baru akan dibuka 11 Agustus, dan akan ditutup pada 28 Agustus 2020.
Angga Anugrah Putra, Head of Users and Content Operations, TikTok Indonesia
“Semua orang berkesempatan berbagi kemampuan dan keahliannya di TikTok, serta menginspirasi pengguna lain untuk belajar dan bahkan ikut berbagi pengetahuan. Kedepannya, kami akan terus mendorong pengguna untuk memperkaya konten edukasi ini dengan berpartisipasi di berbagai program yang kami adakan,” ucap Angga Anugrah Putra, Head of Users and Content Operations, TikTok Indonesia.
Share:

Huawei dan Kemendikbud Berkolaborasi Dukung Transformasi SDM Digital di Kampus-kampus


Teknogav.com - Huawei dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjalin kesepakatan kerja sama di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kerja sama ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikjen Dikti) Kemendikbud dan Huawei. Penandatanganan MoU tersebut digelar pada Jumat, 24 Juli 2020 untuk kerja sama dalam jangka waktu dua tahun. Pada kerja sama tersebut, Huawei menyediakan platform e-learning, pelatihan TIK, kompetisi TIK, program magang siswa, pengembangan ekosistem cloud dan AI.
Share:

Canon Hadirkan Empat Lensa RF dan Dua Teleconverter RF Terkini

Teknogav.com – Canon siap memenuhi kebutuhan fotografi para pengguna kamera seri EOS R system yang merupakan kamera full-frame mirrorless. Kali ini, Canon menghadirkan empat lensa RF terkini ditambah dengan dua teleconverter atau extender RF untuk memaksimalkan bidikan fotografi jarak jauh. Lensa-lensa tersebut adalah RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM, RF600mm f/11 IS STM, RF800mm f/11 IS STM dan  RF85mm f/2 Macro IS STM. Sedangkan dua teleconverter baru terdiri dari RF1.4x dan RF2x. Yuk simak keunggulan masing-masing lensa dan teleconverter tersebut.

Canon RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM, Lensa Telefotografi Ringan

Fitur lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM mirip lensa EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS II USM. Sesuai namanya, tentu saja jangkauannya lebih panjang 100 mm, tapi bobotnya lebih ringan 15% lho. Rasio zoom lensa ini sampai 5 kali, cocok untuk memotret satwa liar atau kegiatan di lapangan besar, termasuk olahraga. Jangkauan lensa  bervariasi mulai dari telefoto sedang (100 mm) sampai rentang super telefoto (500 mm).

Demi menghadirkan kinerja fokus otomatis (AF) yang super cepat dan hening, lensa ini dilengkapi teknologi dual-motor nano ultrasonic motors (USM). Penguncian fokus pada subjek berkecepatan tinggi mudah dilakukan saat pemotretan. Pencarian dan perpindahan fokus berlangsung cepat dan halus saat dipasang pada kamera seri EOS R berteknologi Dual Pixel CMOS AF.

Fokus pada subjek close-up mudah dilakukan pada jarak sedekat 0,9 m berkat teknologi fokus elektronik yang unik pada lensa. Hal ini juga berkat pembesaran sampai 0,33x pada focal length 500 mm (jarak fokus 1,2 m). Kemampuan fokus jarak dekat dan pembesaran yang tinggi memberi banyak ruang untuk berkreasi dalam fotografi.

Guncangan dapat dikompensasi sampai 5 stop berkat dual sensing image stabilizer (IS). Tersedia tiga pilihan mode stabilizer, mulai untuk pemotretan gambar diam, sampai gambar yang bergerak cepat, seperti alam liar dan olahraga. Lensa ini juga dilengkapi lapisan untuk melindungi dari panas, debu dan percikan air. Bagian dalam ekstensi laras lensa pun dilapisi pelindung untuk mencegah debu masuk. Datascrip memasarkan lensa Canon RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM ini dengan harga Rp47.240.000.

Canon RF600mm f/11 IS STM dan Canon RF800mm f/11 IS STM, Lensa Super Telefotografi dengan Harga Terjangkau


Baik lensa RF600mm f/11 IS STM dan RF800mm f/11 IS STM dirancang dengan bodi yang ringkas dan ringan. Bobot yang ringan ini berkat teknologi Diffractive Optical Element (DO) dari Canon.  Teknologi Optical Image Stabilizer 5 stop dengan standar CIPA diterapkan pada lensa RF600mm f/11 IS STM. Sedangkan pada lensa RF800 mm f/11 IS STM memiliki 4 stop. Teknologi IS tersebut memungkinkan hasil gambar tetap tajam walau terjadi guncangan saat mengambil gambar, bahkan tanpa memakai tripod.

Fotografer pemula dapat berkreasi dalam pemotretan super telefoto dengan kualitas tetap optimal walau lensa ini dibanderol dengan harga terjangkau. Datascrip memasarkan lensa RF600 mm f/11 IS STM ini dengan harga hanya Rp12,56 juta. Sedangkan untuk lensa Canon RF800mm f/11 IS STM dibanderol dengan harga Rp15,99 juta.

Canon RF85mm f/2 Macro IS STM, Lensa Telefoto Medium dengan Fungsi Makro


Lensa EF 85mm f/1.8 telah menjadi salah satu lensa EF terlaris dari Canon selama bertahun-tahun. Datascrip akan menghadirkan lensa RF85mm f/2 Macro IS STM ini pada September 2020. Lensa ini akan meneruskan tradisi dengan bukaan lensa sampai f/2. Bukaan lensa yang besar tersebut mampu menghasilkan efek bokeh yang halus dan indah, serta memudahkan pemotretan walau minim cahaya.

Kinerja tambahannya didukung fungsi IS dan makro yang dapat memotret dengan jarak minimum 0,35 m dan pembesaran gambar sampai 0,5x. Teknologi ini cocok bagi fotografer pernikahan yang membutuhkan lensa berfungsi ganda. Fungsi ini bisa untuk memotret detail seperti cincin pernikahan dan potret para tamu pernikahan. Sementara itu genre fotografi portrait didukung oleh focal length 85 mm.

Canon Teleconverter RF1.4x dan RF2x

Keempat lensa yang sudah dibahas tersebut kompatibel dengan dua teleconverter khusus lensa RF terkini, yaitu RF1.4x dan RF2x. Pemotretan super telefoto dengan fokus yang diperpanjang sampai 1,4x atau 2x mudah dilakukan perpaduan lensa RF dan teleconverter ini. Jangkauan focal length bisa sampai 1000 mm pada lensa RF 100-500mm dan 1600 mm pada lensa RF 800mm. Kualitas gambar pun tetap maksimal.

Mikroprosesor bawaan canggih membekali kedua teleconverter tersebut, sehingga mencapai autofokus dengan presisi tinggi dengan mengkoordinasi lensa dan kamera lebih baik. Kedua teleconverter dapat diandalkan di berbagai kondisi ekstrem berkat struktur tahan benturan dan konstruksi tahan debu dan percikan air. Harga yang dibanderol pada teleconverter Canon RF1.4x adalah Rp8,86 juta. Sedangkan harga yang dibanderol pada teleconverter Canon RF2x adalah Rp10,58 juta.

"Perkembangan kebutuhan para fotografer tanah air makin dinamis, Canon secara konsisten mengembangkan dan menghadirkan lensa-lensa RF berkualitas tinggi. Empat lensa dan dua extender yang diluncurkan ini menjadi alternatif untuk kebutuhan telefotografi. Ini termasuk lensa telefoto ber-aperture besar dengan fungsi makro mengagumkan,” ucap Merry Harun, Canon Business Unit Director, pt. Datascrip.
Share:

Artikel Terkini