Cegah Salah Informasi, WhatsApp Batasi Penerusan Pesan



Teknogav.com - Kini pengguna WhatsApp hanya bisa meneruskan pesan lima kali, hal ini demi menurunkan penyebaran kesalahan informasi. Dikutip dari Reuters, batas penerusan pesan lima kali ini diterapkan di seluruh dunia mulai hari ini.

Di Amerika Serikat, berita palsu dan kelompok palsu di Facebook telah menjadi pusat perhatian. Sementara itu kesalahan informasi di WhatsApp telah menjadi masalah di belahan dunia lain.

Menjelang pemilihan presiden di Brazil pada Oktober nanti, kesalahan informasi merupakan masalah besar. Informasi yang salah tersebut mencakup informasi pemilihan yang buruk, teori konspirasi dan berita palsu mengenai calon presiden yang tersebar di jaringan tersebut.

Salah satu studi mengenai gambar yang disebarkan paling banyak di grup chat politik Brazil menemukan bahwa lebih dari setengah 50 gambar terbanyak itu menyesatkan. Sebagian besar sama sekali salah atau tidak sesuai dengan konteks.

Di Indonesia pun kasusnya tak jauh berbeda menjelang pemilu ini. Informasi salah yang mengenai calon presiden pun disampaikan dan diteruskan dalam bentuk pesan teks maupun gambar.

Awalnya WhatsApp membatasi pesan untuk diteruskan sebanyak 20 kali pada bulan Juli dengan batas penerusan pesan lima kali yang diujicoba di India.

Sebelumnya Anda bisa meneruskan pesan sampai ke 256 orang. Kemudian WhatsApp pun mulai menandai pesan yang diteruskan seputar jumlah tersebut.

Batas awal tersebut disebabkan peristiwa serangkaian serangan massa dan pembunuhan di India yang dipicu penyebaran berita salah mengenai penculikan anak.

Batas penerusan pesan yang lebih sedikit ini dapat membantu mengendalikan penyebaran informasi yang buruk. Tetapi tidak semata-mata membatasi ke lingkup yang lebih sedikit, karena pesan dapat diteruskan ke grup. Sementara jumlah anggota grup masih sampai 256 orang.

Ini berarti walau dibatasi, pesan tetap dapat diteruskan ke hampir 1300 orang, jadi tidak sekedar batas lima kali saja.

WhatsApp tidak segera mengungkapkan apakah tindakan ini cukup bisa menurunkan penyebaran informasi yang salah dengan menurunkan batas ke angka lima. Mari kita tunggu saja informasi lebih lanjut.

Memerangi kesalahan informasi di WhatsApp menghadirkan tantangan yang berbeda dengan kesalahan informasi di Facebook. Karena cara bekerja jaringannya berbeda.

Tak seperti Facebook, sebagian besar penyebaran pesan di WhatsApp dilakukan secara privat, channel yang terenkripsi, kemampuan moderator pun terbatas untuk melihat apa yang terjadi dan ikut menengahi.
Share:

Topik Populer