Jelang Lebaran, Produksi Xiaomi Tetap Lancar

Steven Shi, Head of Southeast Asia, Country Head of Indonesia, Xiaomi, Mengamati Salah Satu Proses Produksi dari Fasilitas Produksi Xiaomi di Batam

Teknogav.com - Demi kelancaran proses produksi dan distribusi, Xiaomi menggandeng PT. Sat Nusapersada, pabrik perakit ponsel pintar yang berlokasi di Batam. Proses produksi pun berlangsung terus menerus 24 jam per hari selama 5,5 hari dalam satu minggu. Hal ini dilakukan untuk memenuhi minat pasar yang tinggi pada produk-produk Xiaomi terutama Redmi Note 7 dan Redmi 7.

Xiaomi memang berkomitmen untuk dapat memenuhi permintaan konsumen yang tinggi selama bulan Ramadan. Permintaan pasar yang tinggi atas smartphone Xiaomi merupakan pencapaian yang luar biasa.

Ini membuktikan posisi Xiaomi sebagai perusahaan teknologi terkemuka di pasar Indonesia. Tentunya ini semakin menguatkan komitmen Xiaomi dalam menghadirkan produk-produk bermutu tinggi dengan harga yang sepadan. Dengan demikian dapat memenuhi kebutuhan konsumen mereka di Indonesia.

Xiaomi juga berkomitmen untuk memerangi penyebaran produk black market di pasar Indonesia yang dipertegas dengan inisiatif kampanye #mendingresMI.

Inisiatif tersebut diperkuat Xiaomi dengan usahanya menyediakan berbagai produk-produk mereka di berbagai jalur distribusi. Distribusi produk-produk Xiaomi mencakup kanal penjualan milik Xiaomi, yaitu gerai Authorized Mi Store dan Mi.com. Selain itu tersedia juga di sejumlah mitra e-commerce Xiaomi seperti Akulaku, Blibli, JD.ID, Lazada dan Shopee.

Pada bulan Ramadan ini, Xiaomi tak hanya memastikan proses produksi dan distribusi yang lancar, tetapi juga menggelar berbagai promo menarik. Promo tersebut mencakup cashback sampai 40% untuk pembelian melalui platform Mi.comdan mitra-mitra e-commerce Xiaomi. Xiaomi juga membuka stand di Jakarta Fair di JIExpo, Kemayoran, Jakarta yang dibuka 22 Mei lalu sampai 30 Juni 2019.

Proses Produksi dan Pengujian Smartphone Xiaomi


Produksi perangkat mereka di Indonesia sudah dilakukan sejak Februari 2017. Langkah ini sesuai dengan peraturan pemerintah terkait persyaratan 30% Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Setelah proses produksi yang panjang, perangkat Xiaomi menjalani serangkaian tahap uji coba sebelum dipasarkan. Hal ini dilakukan demi menghasilkan produk dengan kualitas yang tangguh dan tahan lama.
Kegiatan di Fasilitas Produksi Xiaomi
Kegiatan di Fasilitas Produksi Xiaomi

Proses yang dilewati oleh setiap perangkat berbeda-beda, mulai dari pemeriksaan dan verifikasi material, perakitan, pengujian fungsi dan pengepakan.

Prosedur pengendalian mutu yang ketat dan proses uji coba dilakukan agar perangkat Xiaomi yang diterima konsumen berada dalam kondisi terbaik.

Pabrik yang memproduksi perangkat Xiaomi ini memiliki 13 lini produksi yang telah memproduksi lebih dari 20 seri smartphone. Seri pertama yang diproduksi adalah Redmi 4A.

Xiaomi juga berhasil menghasilkan 10 juta smartphone produksi lokal pada April 2019 lalu. Tentu saja pencapaian tersebut tak lepas dari dedikasi dan dukungan 1.000 karyawan pabrik yang profesional dan berkualitas tinggi.
Share:

Topik Populer