ONIC ESPORTS Siap Berlaga dengan Logo Baru


Teknogav.com - Berbeda dengan maskot tim olahraga elektronik profesional lain yang menggunakan hewan predator, ONIC  Esports justru menggunakan landak mungil sebagai maskotnya. Filosofi dari landak ini adalah walau kecil, predator biss terluka dengan durinya. Logo baru ONIC Esports dirancang oleh Hannu Koskinen, gaming artist asal Finlandia. Dia tetap mempertahankan maskot landak, namun posisinya berdiri dan siap menyerang, ketajaman durinya pun lebih dipertegas. Ini simbol energi ONIC Esports dalam menghadapi semua tantangan dan turnamen demi menjadi tim terbaik di Indonesia.

Perubahan logo ini merupakan representasi visi dan energi baru bagi pertumbuhan ekositem esports Indonesia, serta perwujudan semangat berkelanjutan ONIC Esports. Semangat ini tentuya dalam hal memberi dampak positif dan menginspirasi generasi muda mengejar mimpi.

ki-ka: Chandra Wijaya (Managing Director ONIC Esports), Carey Ticoalu (Agaeti Venture Capital) dan Lim Kusuma (Senior Marketing Manager DANA).
Tak hanya memperkenalkan logo baru, beberapa mitra ONIC pun turut hadir dan menjelaskan kerja sama strategis mereka. Investor dan sponsor tersebut mengusung misi yang sama, yaitu menjadikan esports di Indonesia sebagai acuan industri esports di Asia Tenggara.

"Dukungan kami kepada ONIC Esports sejalan dengan visi kami yang tak hanya sekedar berinvestasi. Visi kami adalah memberi dampak sosial positif bagi para stakeholder dan masyarakat Indonesia pada umumnya.  Esports, seperti layaknya olahraga konvensional lainnya, menciptakan kesempatan karir bagi para atlet berprestasi dan juga mendukung para penggemar mencapai tujuan bersama, Di luar negeri, Esports adalah salah satu industri berkembang cepat dengan viewership terus meningkat,” ucap Carey Ticoalu perwakilan dari Agaeti Venture Capital.

Sementara itu start up DANA menjadi sponsor utama dari tim ONIC Esports. Lim Kusuma selaku Senior Marketing Manager DANA mengungkapkan bahwa DANA ingin mendukung kemajuan Esports tanah air. Harapannya kemajuan industri ini bisa menjadi kunci kegemilangan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar dunia mulai 2035.

ONIC Esport tergolong muda, baru didirikan tahun 2018, namun sudah berhasil menjadi wadah bagi talenta-talenta muda terbaik. Mereka adalah para talenta yang memiliki impian menjadi gamer profesional. Sesuai energi baru mereka, ONIC Esports juga menyelenggarakan program amal "Berani Bermimpi". Program ini berupa pre-season friendly match, yang pendapatannya akan disumbangkan ke Yayasan Generasi Muda Peduli. Yayasan tersebut fokus pada pendidikan informal untuk anak-anak.

"ONIC Esports berdedikasi dalam berperan aktif  memotivasi generasi muda untuk terus mengejar mimpinya. Kami ingin bisa memberi perspektif baru yang positif dan berpengaruh bagi kehidupan generasi muda di Indonesia. Jadi tak hanya ingin dikenal sebagai pemenang di berbagai turnamen. Kami berharap logo dan kemitraan yang baru kami umumkan dapat terus mendukung ONIC Esports berkemvang dan melakukan perubahan positif," ucap Chandra Wijaya, Managing Director ONIC Esports.

Chandra juga mengungkapkan bahwa perubahan positif tersebut terutama pada pelatihan player, yang tak hanya latihan Esports saja, tetapi juga digojlok secara fisik. Pelatihan tersebut demi memberikan kemampuan terbaik untuk bisa meraih prestasi di berbagai turnamen Esports di tingkat nasional dan internasional.
Tim Mobile Legends ONIC Esports
Tim Mobile Legends ONIC Esports

Tim ONIC Esports tengah bersiap untuk mengikuti Mobile Legends Pro League (MPL) season 4 yang akan diselenggarakan 23 Agustus nanti. Para pemain yang akan berlaga adalah Udil, Sasa, Drian, Psychoo, Antimage, dan Trust. Mereka akan berjuang mempertahankan gelar juara MPL musim sebelumnya. Ke depannya ONIC Esports akan terus berpartisipasi dalam berbagai turnamen nasional dan internasional.
Share:

Topik Populer