Facebook Indonesia Summmit 2019 Usung Semboyan “Kita Satu, Kita Laju” Facebook Indonesia Summmit 2019 Usung Semboyan “Kita Satu, Kita Laju” ~ Teknogav.com

Facebook Indonesia Summmit 2019 Usung Semboyan “Kita Satu, Kita Laju”

Teknogav.com, Jakarta – Facebook menyelenggarakan acara Facebook Indonesia Summit 2019 di Hotel Sheraton, Gandaria City, Jakarta. Acara ini digelar untuk memotivasi semangat komunitas dan bisnis di Indonesia untuk terus maju bersama di era digital. Fitur Group pada Facebook merupakan komponen yang bermanfaat untuk menyatukan orang-orang dengan semangat yang sama.

Di ajang ini seluruh keluarga besar Facebook di Indonesia bergabung, yang merupakan perwakilan dari pemerintah, komunitas dan bisnis. Mereka bergabung untuk berbagi cerita dan pengalaman mengenai dampak positif dan perkembangan terkini dari Facebook, Instagram dan WhatsApp.

“Facebook ada di Indonesia untuk meningkatkan semangat melaju bersama di era digital melalui berbagai program, inisiatif dan kemitraan. Semangat yang bisa membantu membangun komunitas lebih kuat, menciptakan dampak sosial dan ekonomi lebih luas, dan tumbuh maju dalam kehidupan. Kami mengajak semua komunitas dan bisnis di Indonesia untuk merayakan semangat melalui Facebook Indoneia Summit. Acara ini juga bisa menjadi ajang meneumukan hubungan dan berbagai kesempatan baru melalui interaksi bermakna,”ucap Benjamin Joe, VP untuk Asia Tenggara di Facebook.

Para pengunjung Facebook Indonesia Summit bisa mengikuti berbagai kegiatan seperti workshop dan talkshow dengan para pembicara yang ahli di bidangnya. Peresmian acara dilakukan oleh Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Ajang ini juga memperkenalkan Peter Lydian sebagai Dountry Director Facebook untuk Indonesia yang baru.

Fokus kegiatan yang akan diterapkan Facebook mencakup 4C, yaitu curation, community, conversation dan commerce. Begitu banyaknya informasi yang tak terbatas membuat orang berharap agar informasi bisa dikurasi berdasarkan minat.

Komunitas pun kini banyak berkembang di Group yang ada di Facebook untuk menyatukan semangat kebersamaan. Contohnya adalah komunitas Single Mom yang dahulu mungkin tak ada karena identitas sebagai single mom bukan hal yang mudah. Lalu ada group Mafindo yang memiliki semangat untuk memberantas hoax dengan mengungkap fakta yang ada atau memverifikasi kebenaran suatu informasi. Facebook ingin membantu komunitas yang juga membantu memberi dampak sosial.

Dalam hal conversation, Facebook kini memiliki aplikasi WhatsApp dan Facebook Messenger. Facebook juga meracik fitur Commerce tak lagi hanya mengenai apa yang dibeli, tetapi juga cara membelinya.

Dampak Sosial dan Ekonomi Facebook di Indonesia

Facebook juga memaparkan studi mengenai dampak sosial dan ekonomi dari Facebook Instagram dan WhatsApp di Indonesia. Studi ini dilakukan bekerja sama dengan Price Waterhouse Cooper (PWC). Berbagai temuan dan kisah sukses dari berbagai komunitas dan bisnis di seluruh pelosok Indonesia dipaparkan pada studi ini.
kontribusi Facebook bagi Pemerintah
Di pemerintahan, Facebook telah mendukung e-government yang efektif. Komunikasi mereka dijalin dengan memanfaatkan Facebook, Instagram dan WhatsApp. Facebook juga mendukung bisnis dan ekonomi, serta memberdayakan individu dan komunitas. Salah satu komponen pemerintah yang terbantu oleh keberadaan Facebook adalah Direktorat Jenderal Imigrasi (DJI). Setiap hari ada 70 pertanyaan yang diajukan kepada DJI melalui aplikasi-aplikasi Facebook.
penggunaan Facebook bagi pelaku usaha dan dampaknya
Banyak bisnis yang bermunculan berawal dari aplikasi-aplikasi Facebook. Tetapi tak lantas usaha yang sudah ada jadi rugi, karena usaha offline pun bisa memanfaatkan Facebook untuk melengkapi bisnis mereka dengan layanan online. Akses dan peluang bagi UKM pun terbuka berkat keberadaan aplikasi-aplikasi Facebook. Banyak perempuan juga memulai usaha karena terinspirasi konten dalam Facebook.
kolaborasi Facebook dengan komunitas Mafindo
Mafindo adalah salah satu Grup Facebook yang kini menjadi third party fact checker resmi Facebok. Awalnya nama grup ini adalah Turn Back Hoax. Kini Facebook dan Mafindo berkolaborasi untuk mengembangkan aplikasi chat bot pada platform WhatsApp untuk bisa mendeteksi misinformasi secara cepat. Nantinya Mafindo akan bisa mengecek berita dan melakukan verifikasi secara otomatis. Jika ada berita yang ditanyakan tapi belum ada informasinya, maka berita tersebut akan ditampung dahulu. Tim Mafindo kemudian mencari informasi mengenai benar tidaknya berita tersebut.
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email