Dua Tahun Berkiprah di Indonesia, Ini Rekam Jejak TikTok Dua Tahun Berkiprah di Indonesia, Ini Rekam Jejak TikTok ~ Teknogav.com

Dua Tahun Berkiprah di Indonesia, Ini Rekam Jejak TikTok


Teknogav.com - Aplikasi video singkat TikTok telah dua tahun eksis di Indonesia dan menjadi wadah untuk berekspresi. TikTok merupakan aplikasi smartphone yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store dan digunakan secara gratis. Layanan ini bisa digunakan untuk berkarya membuat video kreatif dengan durasi sekitar 15 detik sampai 1 menit, langsung di smartphone. Video bisa dihias dengan berbagai efek khusus, seperti lagu, efek transisi, stiker dan fitur video lain.


TikTok cukup populer, dan berhasil menduduki posisi puncak di App Store Indonesia. Pada tahun 2019 lalu, TikTok bahkan berhasil menjadi “aplikasi paling menghibur” dan “aplikasi terbaik” di Google Play.
Peringkat aplikasi di App Store

Konten video TikTok begitu kaya, ada hewan peliharaan, kartun, komedi, kecantikan, makanan, pendidikan, seni dan lain-lain. Tak heran jika pengguna di Indonesia bisa menonton lebih dari 100 video per hari. Rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna TikTok di Indonesia sekitar 29 menit untuk menonton, membuat, menemukan dan berbagi video.

Konten yang menjadi favorit pengguna di Indonesia dalam dua tahun terakhir ini adalah makanan, fashion dan komedi. Video karya penata rias Anna Queen yang sedang merias pelanggannya merupakan salah satu yang paling populer dengan 900 ribu likes. Sementara video panduan membuat risoles dari Yackikuka populer dengan 750 ribu likes. Teknologi TikTok memungkinkan untuk merekomendasikan video lebih banyak jika pengguna semakin sering menonton konten favoritnya.

Fakta fitur favorit pengguna TikTok di Indonesia
Tak hanya membuat viral video, TikTok juga memiliki pustaka musik yang besar dari dalam dan luar negeri. Berbagai lagu-lagu yang belum pernah didengar sebelumnya tersedia di platform ini. Lagu-lagu tersebut siap dijadikan musik latar dari video kreatif. Jajaran lagu paling populer selama dua tahun ini di Indonesia adalah “Di Sana Menanti, Di Sini Menunggu” dari Via Vallen, “Lagi Syantik”  dari Siti Badriah dan “Girls Like You”  dari Maroon 5.

Filter yang mempertua foto diri sempat menjadi populer. Tiktok pun mempunyai filter “grown-old” untuk mempertua wajah 10-20 tahun yang akan datang. Filter lain yang populer di TikTok adalah “flower-ring” yang mempercantik wajah dan menambah hiasan bunga di kepala.

Pengguna TikTok di Indonesia senang menonton video tantangan dengan tagar populer. Tantangan #EkspresiMerdeka yang digalang dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga telah ditonton 64,9 juta kali. Lalu tagar #ColorfulMedan hasil kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Medan berhasil memikat sekitar 24,3 juta view.

TikTok memang sering berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak lokal lain. Kegiatan kolaborasi tersebut dilakukan secara online dan offline. Salah satu kegiatannya adalah TikTok Gala yang diselenggarakan tahun 2018 di Jakarta. Acara tersebut merayakan kegiatan tahunan TikTok Global, One Million Audition.  Kegiatan ini digelar bersama dengan negara alin seperti Amerika Serikat, Inggris, Thailand, Tiongkok, Vietnam dan lain-lain.

TikTok juga menggelar kegiatan sosial dengan kampanye “TikTok Peduli”. Pada pengguna diajak berbagi kasih sayang dengan penyandang autisme di Indonesia. Caranya adalah mengunggah video dengan tagar #TikTokPeduli. Jika unggahan video mencapai 100 maka TikTok akan menyumbang Rp100 juta untuk Rumah Autis, lembaga sosial masyarakat yang menangani anak-anak autis dan berkebutuhan khusus lain dari keluarga tak mampu.

Di tahun 2019 ini, TikTok berkolaborasi dengan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia untuk mempromosikan tujuan wisata di seluruh Indonesia. Kerja sama lain dijalin dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga pada bulan Agustus untuk mengkampanyekan #EkspresiMerdeka yang menekankan pada jiwa nasionalisme.
Share:

Artikel Terkini