Program Microlearning "Financial Crisis and Disruption" Hadir di Gnowbe Program Microlearning "Financial Crisis and Disruption" Hadir di Gnowbe ~ Teknogav.com

Program Microlearning "Financial Crisis and Disruption" Hadir di Gnowbe


Teknogav.com - Topik “Financial Crisis and Disruption” kini hadir di Gnowbe, aplikasi untuk belajar  yang mudah diakses melalui smartphone. Program microlearning ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya dengan Knowledge Catalyst. Knowledge Catalyst merupakan perusahaan teknologi pendidikan (EdTech) yang berkantor pusat di Singapura dan Jakarta.


Pembahasan topik “Financial Crisis and Disruption” terdiri dari tiga topik utama, yaitu:

  1. kaitan antara disrupsi dan krisis finansial
  2. pemahaman mendalam industry 4.0
  3. pengaruh “Financial Crisis and Disruption” dalam bisnis mendatang dan yang akan terjadi terhadap economy of blockchain.

“Perubahan teknologi sangat berdampak pada bidang keuangan dan pendidikakn. Akademisi juga harus dapat mengikuti pergerakannya dengan mengadopsi teknologi sebagai media pembelajaran. Microlearning ini merupakan perwujudan dalam membantu mahasiswa belajar dan saling berdiskusi dengan mahasiswa lain hingga ke mancanegara,” ucap Dr. A. Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya yang merangkap sebagai Pengajar Graduate School of Business Magister Manajemen Ekonomi Terapan.

Aplikasi microlearning tersebut merupakan tanggapan atas perkembangan teknologi yang berdampak di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan keuangan. Saat ini ada financial technology (fintech) yang mengusung metode pembayaran dan investasi yang lebih mudah. Berbagai layanan yang ditawarkan fintech ini mengubah cara bekerja dan berbisnis. Demikian juga di bidang pendidikan, di mana kegiatan belajar mengajar juga mengadopsi teknologi yang memperbarui wajah media pembelajaran.

“Unika Atma Jaya melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan SDM yang kompeten melalui microlearning teresebut. Materi 'Financial Crisis and Disruption' dalam Gnowbe diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mengenai keadaan bidang keuangan dan kaitannya dengan teknologi. Dengan demikian mahasiswa dapat berinovasi,” ucap Dr. Irenius Dwinanto Bimo, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya.

Knowledge Catalyst juga berkolaorasi dengan framework OpenCert dalam menghadirkan solusi menerbitkan dan memverifikasi dokumen berbasis teknologi Blockchain. Solusi ini bertujuan untuk membantnu institusi pendidikan dan badan akreditasi untuk menerbitkan sertifikas, ijazah dan transkrip dengan menggunakan teknologi Blockchain. Pemalsuan dokumen pun bisa dicegah dengan solusi ini, perusahaan juga lebih mudah memberifikasi dokumen calon pegawainya. Framework OpenCerts adalah inisiatif dari Government Technology Agency of Singapore.

“Misi sinergi antara Knowledge Catalyst dan Unika Atma Jaya adalah memakai dan mengembangkan teknologi baru untuk pemerataan dan pembelajaran. Kami turut mendukung dunia pendidikan dalam mempersiapkan lulusan yang dibutuhkan di masa depan,” ucap Rudy Rahardjo, CEO Knowledge Catalyst.

Aplikasi Gnowbe dapat diunduh melalui Google Play Store dan AppStore. Materi pembelajaran microlearning pada aplikasi ini sangat mobile friendly, sangat cocok dengan perilaku pemakaian media generasi milenial. Mahasiswa dan mahasiswi bisa mempelajari materi setiap saat dan di mana pun. Durasi materi pembelajaran lebih singkat sekitar 10 menit karena materi pembelajaran yang dipecah sesuai fokus pembelajaran. Kendati ditujukan bagi mahasiswa, khalayak umum dapat menjadi peserta memakai aplikasi ini, bahkan secara lintas negara. Keleluasaan tersbut memungkinkan transfer pengetahuan dan networking antar peserta dalam forum diskusi yang tersedia.
Share:

Follow by Email