Serangkaian Fitur Gojek Shield Jamin Keamanan Berkendara dengan Gojek Serangkaian Fitur Gojek Shield Jamin Keamanan Berkendara dengan Gojek ~ Teknogav.com

Serangkaian Fitur Gojek Shield Jamin Keamanan Berkendara dengan Gojek


Teknogav.com - Gojek mempertegas komitmen untuk menghadirkan layanan transportasi daring paling aman melalui pilar teknologi, proteksi dan edukasi. Selama beberapa pekan lalu Gojek menggelar inisiatif #AmanBersamaGojek untuk menunjukkan prioritas Gojek dalam meningkatkan standar keamanan. Pada pilar teknologi, Gojek menyediakan seraangkaian fitur Gojek Shield yang memanfaatkan AI dan pengoperasian oleh tim keamanan digital kelas dunia.

Pilar Teknologi, Proteksi dan Edukasi
Fitur-fitur pada Gojek Shield mencakup penyamaran nomor telepon bagi pelanggan dan driver, berbagi perjalanan, dan tombol darurat. Tombol darurat tersebut menghubungkan pengguna Gojek dengan Customer Care dan Unit Darurat yang siap siaga 24/7 dan mengadopsi perspektif korban. Berbagai fitur tersebut menjamin keamanan sebelum memulai perjalanan, selama perjalanan dan dalam kondisi darurat.
fitur Gojek Shield
Pada pilar proteksi dan edukasi, Gojek melakukan serangkaian kegiatan di luar aplikasi. Kegiatan tersebut antara lain adalah Zona Aman Bersama Gojek dan pelatihan active bystander. Zona Aman Bersama Gojek memanfaatkan ratusan shelter atau titik jemput Gojek yang strategis, dekat keramaian dan di titik transportasi publik. Pada Zona tersebut tersedia penerangan memadai, kursi tunggu dan materi edukasi pubik untuk mensosialisasikan ruang publik aman bagi perempuan. Gojek juga menyediakan materi edukasi mengenai keamanan di ruang publik di situs gjk.id/perempuanaman dan media sosial resmi mereka.
Zona Aman Bersama Gojek
Shelter tersebut juga diharapkan akan menjadikan mitra driver Gojek sebagai active bystrader yang menciptakan budaya aman di ruang publik. Sejak tahun 2019, Gojek bekerja sama dengan Hollaback! untuk merintis pelatihan active bystander melalui Bengkel Belajar Mitra bagi mitra GoRide dan GoCar. Hollaback! adalah lembaga swadaya masyarakat di bidang kesetaraan gender. Selain itu Gojek juga bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan LSM lain. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan keamanan bagi perempuan, khususnya di luar aplikasi.

Pelatihan Active bystander
“Sejak awal penandatanganan Nota Kesepahaman antara Gojek dan KPPPA di tahun 2019, kami mengapresiasi pendekatan Gojek yang lengkap dalam meningkatkan keamanan bagi perempuan. Pendekatan tersebut mencakup penyediaan Zona Aman Bersama Gojek untuk perempuan menunggu. Gojek juga menjadi mitra kami dalam mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual di ruang publik. Kami berharap langkah Gojek untuk terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan demi menciptakan budaya aman, dapat menginspirasi pelaku usaha lain,” ucap Indra Gunawan selaku Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat KPPPA.
Edukasi melawan kekerasan seksual di sekitar
Gojek membuat Zona Aman Bersama ini berdasarkan kajian “After Dark: Encouraging Safe Transit for Women Travelling at Night” dari UN Women dan Pulse Lab Jakarta. Kajian tersebut dibuat untuk memahami keamanan dan mobilitas perempuan di wilayah perkotaan, khususnya di malam hari.

“Perempuan memiliki hak untuk merasa aman di setiap ruang. Faktanya rasa takut pelecehan dan kekerasan seksual sering menghambat mobilitas dan membatasi ruang akses perempuan dan anak perempuan di ruang publik. Infrastruktur publik yang berkualitas dan efisiensi dari layanan transportasi memainkan peran penting dalam memastikan transit yang aman bagi perempuan. Maka pembangunan infrastruktur harus berbasis gender dan dirancang dengan mempertimbangkan keamanan dan kebutuhan mobilitas perempuan. Setiap orang juga harus berperan dalam pencegahan kekerasan dengan mengubah norma sosial yang memberikan dampak negatif bagi perempuan dan anak perempuan,” ucap Jamshed M. Kazi, UN Women Representative
Share:

Follow by Email