ASUS Hadirkan Lini ProArt StudioBook Bagi Content Creator dan Engineer ASUS Hadirkan Lini ProArt StudioBook Bagi Content Creator dan Engineer ~ Teknogav.com

ASUS Hadirkan Lini ProArt StudioBook Bagi Content Creator dan Engineer


Teknogav.com - ASUS menghadirkan lini baru pada jajaran laptopnya, yaitu ASUS ProArt StudioBook. Lini ini ditujukan bagi para desainer profesional, animator, arsitek dan programmer yang membutuhkan pemrosesan canggih dan keakuratan warna pada layar. Keistimewaan dari lini ini adalah keandalan, kinerja yang tangguh, konektivitas terdepan dan pengalaman pengguna terbaik. Jajaran yang masuk dalam lini ProArt ini mencakup Laptop, Desktop, Monitor, dan komponen-komponen.

Bagi peneliti dan ilmuwan, bisa menggunakan perangkat ini di bidang Data Science karena mampu menjalankan statistik, big data, visualisasi dan Machine Learning. Perangkat ini bisa digunakan untuk menjalankan software yang mendukung kerja tersebut seperti Matlab, Apache, Graphistry, PyTorch, Kinetica dan RAPIDS. Sementara itu untuk simulai dan analisa bisa menggunakan ANSYS, Bentley, MSC dan Siemens. Para desainer produk dan pabrik pun bisa menggunakan software CAD dan modeling seperti AutoCAD dan Inventor pada perangkat ini. Sementara untuk rendering dan effects, ProArt kompatibel untuk memakai 3ds Max, Cinema 4D, Maya, Keyshot, Unity dan Avid.

Bagi media dan industri hiburan pun bisa menggunakan lini ProArt untuk menyunting video dan memproduksi konten. Beberapa software yang mampu dijalankan lini ini termasuk After Effect/Premiere, Final Cut, Blender, DaVinci Resolve dan Catalyst Edit. Tentu saja untuk grafis dan ilustrasi bisa memakai Illustrator, dan InDesign. Fotografer pun bisa menggunakan PhotoShop dan Lightroom untuk memberikan sentuhan akhir pada karya mereka.
keunggulan lini ProArt
Lini ProArt StudioBook mampu memberikan kinerja ekstrem dengan dibekali prosesor Intel Xeon dan dukungan RAM sampai 128 GB. Konektivitasnya pun sanggup memberikan kecepatan yang begitu mulus dengan port USB tipe-C yang didukung ThunderBolt 3. Bagi desainer, keakuratan warna tentu penting, ProArt memiliki akurasi warna dengan Delta E kurang dari 1,5. Komposisi layar pun menggunakan rasio 16:10 layaknya monitor pada desktop.

Keistimewaan dari ProArt StudioBook adalah keberadaan aplikasi ProArt Creator Hub. Aplikasi ini menyediakan pengalaman gabungan lintas perangkat ProArt yang terhubunng, sehingga dapat dengan mudah melakukan kalibrasi warna, menyesuaikan pengaturan, memantau kinerja dan mengoptimalkan alur kerja.

Grafis pada perangkat ProArt didukung GPU NVIDIA Quadro RTX yang menjamin tampilan yang mencengangkan. Rentang color gamut puun lebar dengan DCI-P3 97% dan jangkauan Adobe RGB 100%. Jajaran seri ProArt juga didukung sertifikasi independent software vendor (ISV). Jajaran laptop seri ProArt StudioBook mencakup ProArt StudioBook Pro 17 (W700), ProArt StudioBook Pro 15 (W500), ProArt StudioBook ProX (W730), ProArt StudioBook 15 (H500) dan ProArt StudioBook One (W590). Berikut ini sekilas spesifikasi masing-masing laptop tersebut.

StudioBook Pro X (W730)
ASUS StudioBook Pro X (W730)

Laptop ini merupakan laptop dengan Quadro pertama yang hadir dengan layar yang memiliki NanoEdge atau bezel sangat tipis. Layar StudioBook Pro X memiliki ukuran 17 inci, tetapi sosoknya seperti laptop berukuran 15 inci. Rasio layar-ke-bodi 92% dan aspek rasio layar 16:10. Aspek rasio tersebut disukai para desainer karena sama dengan rasio yang digunakan pada monitor desktop. Selain itu tersedia juga ScreenPad 2.0 sebagai layar kedua yang bisa berfungsi sebagai touchpad.

Prosesor yang digunakan pada ProArt StudioBook Pro X adalah Intel Xeon E-2276M atau Intel Core i7 generasi ke-9.  Kinerja prosesor ini didukung memori 64 GB. Grafis laptop ini menggunakan NVIDIA Quadro RTX 5000 dengan VRAM GDDR6 16 GB. Fitur GPU ini mencakup teknologi rendering real-time Ray Tracing dengan RT Core dan AI dengan Tensor Core. Real-Time Ray Tracing tersebut akan menghasilkan gambar dengan kualitas lebih tinggi dan lebih realistis. Media penyimpanannya mengandalkan SSD berkapasitas 1 TB. Sistem operasi yang digunakan adalah Windows 10 Pro for Workstation.


ProArt StudioBook Pro 17 (W700)

ProArt StudioBook Pro 17 (W700)
Laptop ini merupakan laptop dengan Quadro RTX tertipis di dunia. Ketebalan laptop ini hanya 18,4 mm. Kendati memiliki ukuran layar 17 inci, laptop ini juga muat dalam tas untuk laptop 15 inci. Ini dikarenakan layar juga sudah menggunakan teknologi NanoEdge sehingga  memiliki rasio layar ke bodi sebesar 84%. Lebar bingkai kiri dan kanan layar masing-masing 5,3 mm. Sedangkan pada bagian atas lebarnya 7,4 mm dan masih disertai dengan kamera. Aspek rasio yang digunakan pun 16:10 seperti monitor desktop.

Layar juga dilengkapi dengan anti-glare yang menyingkirkan pantulan. Teknologi ini akan membuat warna tetap akurat tanpa ada pembiasan dari cahaya yang mengenai layar. Engsel pada layar pun bisa diputar sehingga layar membuka sampai 180 derajat. Berbeda pada StudioBook Pro X, maka pada StudioBook Pro 17 ini menggunakan number pad pada touchpad yang digunakan.

Prosesor yang digunakan tersedia atas pilihan Intel Xeon atau Intel Core. Kinerja prosesor tersebut didukung RAM DDR4 32 GB. Grafis laptop ini mengandalkan NVIDIA Quadro RTX 3000 Max-Q. Media penyimpanan menggunakan SSD berkapasitas 1 TB. Sistem operasinya menggunakan Windows 10 Pro atau Windows 10 Pro for Workstation. Konektivitas pada StudioBook Pro 17 (W700) ini didukung port yang lengkap. Port tersebut mencakup 3 USB 3.1 Gen 2, SD 4.0 Card reader, HDMI 2.0, USB tipe- C Thunderbolt 3 dan security lock.

ProArt StudioBook Pro 15 (W500)

ProArt StudioBook Pro 15 (W500),
Laptop ini menggunakan casis dari bahan magnesium-alloy dan layarnya juga sudah menggunakan teknologi NanoEdge. Dimensi laptop ini begitu tipis dengan ketebalan hanya 18,9 mm. Kualitas gambar yang ditampilkakn layar begitu detil dengan resolusi 4K UHD.

Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i7 yang kinerjanya didukung RAM 16 GB. Sementara itu dari sisi grafis menggunakan NVIDIA Quadro RTX5000 Max Q yang kinerjanya didukung GDDR6 16 GB. Media penyimpanan menggunakan SSD PCIe dengan kapasitas 1 TB.

Sistem operasi laptop ini menggunakan Windows 10 Pro. Port yang tersedia cukup banyak, mencakup 2 USB 3.1 Gen 1, USB 3.1 Gen 2, USB tipe-C 3.1 Gen 2, RJ45 dan HDMI.

ProArt StudioBook 15 (H500)

ProArt StudioBook 15 (H500)
Bahan casis yang digunakan pada ProArt Studio Book 15 ini masih sama dengan yang digunakan pada ProArt StudioBook Pro 15, yaitu magnesium-alloy. Demikian juga dengan ketebalan laptop, teknologi NanoEdge pada layar, prosesor, kapasitas RAM, port yang tersedia dan sistem operasi. Perbedaan terdapat pada GPU yang digunakan, yaitu NVIDIA GeForce RTX2060 dan media penyimpanan SSD yang kapasitasnya hanya 512 GB.

ProArt StudioBook One (W590)

ProArt StudioBook One (W590)
ProArt StudioBook One (W590)
Prosesor yang digunakan pada laptop ini adalah Intel Core i9-9980HK yang kinerjanya didukung RAM 64 GB. Sementara itu dari segi grafis digunakan GPU NVIDIA Quadro RTX 6000 yang kinerjanya didukung VRAM GDDR6 dengan kapasitas 24 GB. Media penyimpanan laptop ini berupa SSD PCIe berkapasitas 1 TB. Sistem operasi yang digunakan adalah Windows 10 Pro.

Seluruh jajaran laptop ini memiliki Delta-E kurang dari 1,5 dan sudah divalidasi PANTONE. Nah, bagi yang tak sabar dengan kehadiran lini ProArt ini, nantikan peluncuran resminya pada 21 Agustus 2020 pukul 20:00 di Metro TV ya!

Share:

Follow by Email