Gartner Akui Keandalan Automasi Proses Robotik Kofax di Bidang RPA Gartner Akui Keandalan Automasi Proses Robotik Kofax di Bidang RPA ~ Teknogav.com

Gartner Akui Keandalan Automasi Proses Robotik Kofax di Bidang RPA


Teknogav.com - Kofax merupakan pemasok perangkat lunak automasi cerdas yang salah satu produknya adalah Kofax RPA atau Robotic Process Automation (RPA). Nah, pada laporan Gartner Magic Quadrant untuk bidang RPA yang dirilis tahun 2020, Kofax dianggap sebagai penantang di industri tersebut. Tentu saja ini menjadi pengakuan tersendiri terhadap keunggulan Kofax di bidang automasi proses robotik.

“Pada tahun 2019, Kofax mempernalkan platform automasi cerdas dan satu-satunya. Saat itu hanya kami yang menganjurkan pendekatan RPA secara lebih strategis. Sejak itu semakin jelas bahwa vendor RPA yang berdiri sendiri tak sepenuhnya mampu melaksanakan transformasi digital dari hulu ke hilir yang diskalakan. Keandalan strategi automasi cerdas Kofax terbukti dengan diakuinya Kofax sebagai ‘Penantang’ dalam laporan RPA Gartner Magic Quadrant 2020,” ucap Chris Huff, Chief Strategy Officer Kofax.

Inovasi RPA terbaru Kofax diumumkan awal tahun ini. Produk ini mencakup penemuan proses untuk mengidentifikasi dan memetakan peluang automasi dengan memadukan visual, AI dan ML. Kemampuannya bisa memahami dokumen dengan lebih baik. Pengoptimalan alur kerja dapat dilakukan dengan menghubungkan RPA ke aplikasi yang sudah ada menggunakan citizen developer.

Kofax mencerminkan masa depan RPA dengan menggabungkan AI, Analitik dan Automasi menjadi platform Low Code. Kerja platform ini bisa selaras dengan langkah para Chief Information Officer (CIO) dan bisa diskalakan sesuai ukuran perusahaan. Berkat platform ini perusahaan bisa berfungsi layaknya di masa depan saat ini juga. Investasi pada kemampuan RPA juga terus dilakukan Kofax. Kemapuan kecerdasan dokumannya pun dimanfaatkan untuk terus menjadi penantang di bidang RPA.

Laporan Magic Quadrant Gartner untuk RPA berisi informasi mengenai vendor yang tersedia di pasar. Penilaian vendor tersebut dilakukan berdasarkan dua kriteria dasar, yaitu kemampuan eksekusi dan keutuhan visi. Gartner mengakui keandalan Kofax jika dibandingkan dengan 15 vendor lain yang termasuk dalam laporan tahun 2020.

Gartner Magic Quadrant untuk bidang RPA

Fitur-fitur Kofax RPA

  • Lingkungan desain yang menyatu dengan menggunakan studio desain robot tunggal. Studio ini memungkinkan robot builders untuk secara visual mengenali aplikasi wilayah layar dan objek secara real-time seiring pembuatan arus kerja automasi robot.
  • Automasi dokumen kognitif menerapkan kecerdasan kognitif berbasis AI untuk belajar, memproses dan mengklasifikasikan data dokumen yang tidak tersetruktur dengan automasi dokumen kognitif. Analisis pembelajaran mesin Kofax akan menyingkirkan pemrosesan dokumen yang kompleks dan secara dinamis beradaptas dengan proses dengan konten berat yang berevolusi.
  • Kecerdasan analisis dan proses built-in berupa dashboard yang akan memberikan insight mengenai operasi robot dan kinerja sistem. Dashboard dapat dikustomisasi untuk menganalisa produktivitats karyawan dan unsur proses kunci lain, mengidentifikasi tren dan meningkatkan proses dari waktu ke waktu
  • Pengelolaan dan penerapan robot dari server yang terpusat dan berkomunikasi dengan aplikasi yang berjalan pada lingkungan tervirtualisasi.  Hal ini memungkinkan kinerja yang superior dan memiliki skalabilitas
  • Penerapan yang memiliki skalabilitas dan fleksibel. Penskalaan bisa dilakukan dengan mudah dan bisa diimplementasikan pada penerapan on-premise atau provisioning di cloud.
  • Pengelolaan siklus hidup robot dengan standar industri terintegrasi pada Git Version Control System (VCS). VCS membantu mengelola sumber daya, jadwal dan robot RPS dan bisa disinkronisasi antar tempat penyimpanan yang berbeda. Contoh tempat penyimpanan yang berbeda mencakup lingkungan pengembangan, pengujian dan produksi.
  • Automated Process Discovery untuk merekam, memetakan dan menganalisa proses, aplikasi dan aksi bisnis yang ditargetkan, termasuk interaksi melalui desktop dan berbagai aplikasi bisnis internal dan eksternal, serta situs referensi. Ini memberikan wawasan pada proses dan tugas yang ada dan membantu mengidentifikasi tugas berukang yang dapat dikerjakan robot RPA.
  • Dukungan pada segala lingkungan aplikasi dan sumber daya, termasuk situs, portal, sistem perusahaan, aplikasi dari sistem yang ada sebelumnya, PDF, Excel, Email, XML, JSON, CSV dan SQL.
  • Robot-robot dapat menangkap gambat pada layar dan secara dinamis menempatkan dan mengidentifikasi unsur antarmuka sebagai label, tombol dan kotak teks di dalam lingkungan aplikasi seperti Citrix
  • Robot dapat diterbitkan secara otomatis dengan antarmuka Java, .NET, SOAP dan RESTful yang standar. Jadi bisa digunakan untuk mengendalikan proses robotik dari aplikasi eksternal dan sistem jarak jauh.
  • Dukungan automasi aplikasi web yang superior dan mendukung eksekusi banyak robot sekaligus dalam satu server.
  • Kofax RPA Kapplex adalah aplikasi bisnis ringan yang bisa dirancang untuk mengeksekusi robot berdasarkan serangkaian parameter untuk menghadirkan data kembali ke pengguna bisnis.
Fitur-fitur RPA dan automasi cerdas yang terpadu dari Kofax memungkinkan penskalaan solusi. Perusahaan pun bisa berkembang tanpa biaya atau utang teknis yang membengkak. Kofax siap membantu pelanggannya untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumen modern.

“Ekosistem TI kompleks yang dibangun perusahaan untuk memenuhi tuntutan pelanggan yang kian bertambah menghasilkan perbedaan data dan sistem. Kofax memungkinkan transformasi digital yang sesungguhnya dengan menciptakan alur kerja yang mulus, meningkatkan kolaborasi antara TI dan pemimpin perusahaan. Selain itu Kofax juga mendorong keterlibatan pelanggan digital,” lanjut Huff.

Huff merasa bahwa pengakuan dari Gartner tersebut sangat penting. Kofax menggabungkan pendekatan RPA yang unik dengan teknologi capture yang andal dan teknologi transformasi alus kerja.

“Kami percaya Kofax telah mendisrupsi pasar dengan menciptakan standar baru dan menantang kondisi RPA saat ini,” tutup Huff.
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email