
Teknogav.com – Film Afterburn menggambarkan kehidupan di belahan timur bumi yang telah mengalami kerusakan akibat suar matahari dahsyat. Bencana tersebut memusnahkan sekitar 75% populasi dunia. Sistem pemerintahan berbagai negara telah ambruk, segelintir orang mengambil tampuk kekuasaan. Ada yang berambisi mengumpulkan benda-benda bernilai seni, ada juga yang melakukan penindasan atau menjadi seorang tiran di daerah kekuasannya.
Salah satu penguasa yang juga pengoleksi benda-benda bernilai seni adalah August (Samuel L. Jackson). Tugas demi tugas diberikan kepada Jake (Dave Bautista), seorang mantan pemulung kapal penyelamat untuk mengumpulkan benda-benda yang ingin dikoleksinya. Suatu ketika, August memberikan tugas yang sangat sulit, karena harus terjun ke wilayah yang dikuasai seorang tiran. Awalnya Jake menolak, sampai akhirnya meminta imbalan berupa kapal yang bisa digunakan untuk berlayar dan memulai hidup baru.

Baca juga: The Shadow’s Edge, Ketika Pengintaian Jackie Chan Kalahkan Teknologi AI
Tugas tersebut adalah mengambil Mona Lisa yang diyakini disimpan dalam brankas rahasia di Prancis. August telah mempersiapkan tim untuk membantu Jake menjalankan misi tersebut di Prancis. Setibanya di Prancis yang penuh gejolak perjuangan melawan tiran, Jake dibantu oleh Drea (Olga Kurylenko) yang merupakan pejuang pemberontak. Drea mengungkapkan bahwa negara tersebut dikuasai oleh Volkov (Kristofer Hivju) yang penindasannya makin kejam.
Petualangan penuh aksi kejar-kejaran antara kaum pemberontak dengan penguasa pun terjadi dengan proporsi jumlah yang tidak imbang. Adegan penuh aksi yang menampilkan keahlian berkendara, tembak menembak sampai ledakan-ledakan disajikan dengan seru dalam film ini. Jake mengendarai mobil tangguh yang sudah dimodifikasi sehingga begitu tangguh, bahkan tahan peluru. Kendaraan tersebut diberikan oleh pastor yang juga memberikan peta tempat penyimpanan Mona Lisa. Lokasi tersebut merupakan wilayah yang kerap disambangi penganut kanibalisme.
Baca juga: Film ‘Relay’, Ketika Teknologi bagi Difabel Dimanfaatkan untuk Keamanan Komunikasi

Sesampainya di lokasi, tempat tersebut ternyata sudah lama dijarah. Namun, diperkirakan tempat penyimpanan dipindah ke lokasi lain. Pencarian tempat penyimpanan berikutnya tidak mudah, dibutuhkan keahlian Jake dalam mendekrip petunjuk yang ada. Proses dalam memecahkan kode yang ada terasa menegangkan, mengingat mereka diancam dua bahaya, yaitu para kanibal dan pasukan Volkov. Jake pun memanfaatkan benda seadanya untuk dapat melawan serangan para kanibal.
Tak hanya adegan penuh aksi, film ini juga dibumbui dengan percintaan, seiring makin dekatnya Jake dan Drea selama menjalankan misi. Tidak mudah untuk mendapat rasa percaya dari Jake, nilai tersebut dianggap Jake lebih penting dari harta sekalipun. Apalagi setelah mengetahui ada yang ditutup-tutupi dari misi tersebut. Ada kekhawatiran salah satu pihak menjadi penguasa, Volkov memang seorang tiran, tetapi Jake juga tidak mempercayai August. Kekhawatiran tesebut pun membuat Jake mengambil langkah yang paling bijak menurutnya.
Baca juga: Film ‘Red Sonja’ Benturkan Kisah Kepahlawanan dengan Ambisi Penguasaan Teknologi

Dave Bautista mendapatkan lakon sebagai jagoan dengan banyak aksi laga dalam film yang digarap sutradara J.J. Perry ini. Mulai dari tembak-tembakan, bertarung, kejar-kejaran dengan mobil, sampai berlari-lari di atas kereta yang melaju cepat. Aksi pertarungan dari Olga Kurylenko pun tak kalah serunya, mengingatkan pada gaya Linda Hamilton di film Terminator 2: Judgement Day. Karakter yang diperankan Samuel L. Jackson dalam film ini pun tak jauh dari karakter yang biasa diperankannya, yaitu orang yang memiliki kendali di balik layar.
Film Afterburn yang ditayangkan mulai 17 September 2025 di bioskop Indonesia ini pas untuk penggemar film yang penuh aksi laga. Jangan lupa, ada satu after credit scene tak lama setelah credit title ditayangkan, jadi jangan langsung meninggalkan studio ya!






