
Teknogav.com – Film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!” persembahan Imajinasi akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 27 November 2025. Trailer film ini resmi dirilis 8 Oktober 2025 pada acara konferensi pers yang digelar di Plaza Senayan XXI, Jakarta. Empat sekawan AGAK LAEN, yaitu Bene, Boris, Jegel dan Oki kini tampil sebagai detektif yang kariernya berada di ujung tanduk. Mereka harus bekerja sama memecahkan kasus kriminal dengan membongkar rahasia yang tersembunyi di panti jompo.
Kisah dalam film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!” menceritakan kisah empat detektif culun yang kerap gagal dalam menjalankan misi. Mereka pun diberi satu kesempatan terakhir, yaitu menyamar dan menyusup ke panti jompo untuk mencari buronan kasus pembunuhan anak walikota.
Duo produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika dari Imajinari kembali memproduseri film yang menghadirkan cerita baru dari Muhadkly Acho ini. Ya, film ini bukan sekuel ataupun prekuel dari film “AGAK LAEN: Rumah Hantu” yang dirilis tahun 2024.
Baca juga: Film 'Agak Laen', Saat Arwah Gentayangan Caleg Lariskan Rumah Hantu
Film “AGAK LAEN: Rumah Hantu” meraih lebih dari sembilan juta penonton dan berhasil mendapat Piala Antemas di FFI 2024. Kini kuartet AGAK LAEN akan kembali menyajikan hiburan yang mencerminkan realita sosial di Indonesia berbalut komedi dan drama. Mereka akan melakukan penyamaran di film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!” untuk menemukan petunjuk kasus dan pengalaman baru. Komedi dalam film ini didukung juga oleh para ansambel yang begitu kuat.
Jajaran komika lain akan turut memeriahkan komedi dalam film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!”. Mereka antara lain adalah Boah Sartika, Gita Bhebhita dan Priska Baru Segu. Selain itu, juga hadir sederet aktor ternama seperti Ariyo Wahab, Ayushita, Egi Fedly, Jajang C. Noer, Surya Saputra, Tika Panggabean dan Tissa Biani. Komedian lawas seperti Jarwo Kwat dan aktor kawakan Malaysia Chew Kin Wah juga turut terlibat dalam film ini.
“Film AGAK LAEN: Menyala Pantiku! adalah level komedi yang all out dari Imajinari. Karena komedi di film ini bukan hanya berasal dari kuartet AGAK LAEN, namun juga dari jajaran pemeran lain yang bakal memberikan penonton sebuah sajian hiburan paling tulus dari kami,” ucap Ernest Prakasa, produser film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!”.
Ernest juga mengungkapkan bahwa tema yang diusung dalam film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!” ini sama sekali berbeda dengan film yang pertama. Jika dahulu menggunakan bumbu horor, maka kini memakai bumbu investigasi. Konsep film AGAK LAEN akan seperti Warkop DKI, pemeran utamanya bisa menjadi apa saja di setiap film tanpa ada ketersambungan. Jadi setiap film akan direset total.
Hal senada juga diungkapkan oleh Dipa Andika, menurutnya saat membuat film bumbu utamanya adalah komedi, tetapi perlu menentukan arahnya. Film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!” merupakan drama komedi dengan bumbu investigasi. Ketika premis tersebut ditemukan, maka harus menjaga ekspektasi penonton. Dipa juga mengungkapkan bahwa film ini dikerjakan oleh 95% kru yang sama dengan film pertama, demikian juga dengan investornya.
“Membawa cerita baru ke dalam semesta AGAK LAEN tentu juga menjadi bentuk tawaran Imajinari dalam memberikan kesegaran di setiap karya yang kami produksi. Dari jajaran ansambel pemeran hingga set latar panti jompo, serta latar belakang karakter, coba dimainkan dengan ‘nakal’ dan berani oleh Acho,” ucap Dipa.
Baca juga: DANA Turut Dukung Film Komedi “Agen +62” Melawan Judi Online
Penulis naskah dan sutradara film ini, Muhadkly Acho mengungkapkan bahwa dirinya bermain-main dengan persepsi yang akan menggoda pikiran nakal penonton. Penempatan adegan sampai konflik cerita terinspirasi dari peristiwa sosial yang terjadi di Indonesia. Muhadkly Acho juga mengungkapkan bahwa saat membuat draft naskah, alur cerita dijaga oleh dua kubu, yaitu produser dan aktornya sendiri. Setiap adegan disamakan visinya, lelucon yang dibawakan pun diperiksa kembali apakah berisiko atau tidak. Aktor juga bisa memberi masukan, misalnya jika karakter kurang nyambung dengan diri mereka.

“Empat detektif yang selalu gagal dalam menyelesaikan misi mereka pada akhirnya terpojokkan dengan misi pamungkas yang taruhannya antara karier melesat atau justru kehilangan pekerjaan. Penonton akan banyak menemukan kelucuan dari peristiwa yang dilalui empat karakter utama dari kuartet AGAK LAEN. Namun juga akan menemukan makna pengabdian serta keluarga dari para lansia di panti jompo yang menjadi operasi penyamaran,” ucap Muhadkly Acho.
Film “AGAK LAEN: Menyala Pantiku!” akan menutup akhir tahun ini dengan tawa untuk memenuhi kebutuhan akan hiburan. Penonton akan disuguhi kejutan yang membekas, salah satunya dari adegan yang dilakukan Boris Bokir.
“Di trailer itu sebenarnya ada adegan yang plot twist dan mungkin akan jadi adegan yang terngiang-ngiang untuk penonton. Itu jadi suatu tantangan saat aku melakukan adegannya. Nanti tungguin di filmnya,” ucap Boris Bokir.
Baca juga: Film 'Kaka Boss', Komedi Keluarga Bertabur Talenta Berbakat Indonesia Timur
Tissa Biani yang kembali bermain di film AGAK LAEN merasa terhormat bisa melanjutkan kolaborasi. Tentu saja karakter yang diperankannya juga berbeda, karena memang film ini sama sekali berbeda dengan film ‘AGAK LAEN’ yang pertama.






