Huawei Gelar Seremoni ICT Competition dan Teacher Summit 2025 Huawei Gelar Seremoni ICT Competition dan Teacher Summit 2025 ~ Teknogav.com

Huawei Gelar Seremoni ICT Competition dan Teacher Summit 2025



Teknogav.com – Huawei menyelenggarakan ajang penyerahan penghargaan bagi para pemenang Huawei ICT Competition 2025 di Huawei Innovation Centre, Jakarta. Ajang ini digelar secara terintegrasi dengan Teacher Summit (konferensi pengajar) dan diskusi panel. Penyelenggaraan ajang ini dilakukan untuk mengapresiasi kalangan akademisi, instruktur dan mahasiswa berprestasi dalam ekosistem Huawei ICT Academy. Ajang ini juga mendorong dialog mengenai pendidikan yang selaras dengan industri dan pengembangan talenta digital Indonesia.

Acara tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan para pemangku kepentingan utama. Mereka mencakup mitra akademik, instruktur dan pemenang kompetisi dari seluruh Indonesia. Huawei mengangkat diskusi ke tingkat nasional melalui forum ini. Harapannya, wawasan para pendidik dan peserta kompetisi berkontribusi pada upaya lebih luas untuk memperkuat sumber daya manusia digital Indonsia. Kerja sama tersebut menunjukkan model kemitraan yang nyata dan berkelanjutan antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mempercepat transformasi digital.

Baca juga: Ini Para Juara Huawei ICT Competition Asia-Pacific 2023-2024  

Komitmen Huawei dalam membina talenta digital melalui platform kompetisi diapresiasi oleh Dr. Benny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Menurutnya, platform tersebut memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dalam konteks dunia nyata.

“Pendidikan tinggi harus melampaui kemampuan akademis dan fokus pada menghasilkan talenta adaptif yang menciptakan dampak nyata. Semangat ini sejalan dengan program Dikti Saintek Berdampak dan visi Indonesia untuk pengembangan sumber daya manusia menuju tahun 2045,” ucap Dr. Benny.
Dr. Benny juga mengungkapkan bahwa ICT Academy Huawei menginspirasi mahasiswa untuk menjunjung tinggi integritas dan berkontribusi secara bermakna kepada masyarakat.  ICT Academy Huawei mencerminkan model kolaborasi quadruple helix, mendorong perguruan tinggi untuk menjadi pusat solusi dan harapan untuk masa depan.

Hal senada disampaikan Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng., Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Beliau menegaskan bahwa memasukkan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ke dalam kurikulum/pembelajaran di institusi pendidikan sangat penting untuk mempersiapkan talenta digital untuk memasuki dunia kerja dan industri.
 
“Didukung oleh standar dan regulasi keterampilan digital nasional, inisiatif ini membantu menjembatani antara kompetensi atau keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan dunia kerja dengan kompetensi lulusan institusi pendidikan,” ucap Dr. Said.

Qianshihong, Chief of Strategy, Huawei Indonesia, mengatakan bahwa acara tersebut menandai tonggak penting dalam upaya kolektif Huawei Indonesia untuk membina tenaga kerja masa depan yang tangguh dan adaptif.

“Dengan mengakui guru, siswa, dan universitas terbaik kami, dan dengan mengintegrasikan gelaran ini, kami menciptakan ekosistem yang merayakan keunggulan sekaligus mendorong inovasi dan pembelajaran TIK praktis. Kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan mitra seperti APTIKOM sangat penting dalam menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan industri dan meningkatkan daya saing global talenta digital Indonesia,” ucap Qianshihong.

Baca juga: Huawei ICT Competition 2022-2023 Asia Pasifik Dukung Pengembangan Talenta 

Kolaborasi quadruple helix yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia disambut baik Prof. Husni Teja Sukmana, Ph.D., Sekretaris Jenderal Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM).

“Dengan menyelaraskan kurikulum dengan standar industri dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, Huawei telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menghasilkan talenta digital yang terampil dan memposisikan diri sebagai jembatan penting antara pendidikan dan industri,” ucap Prof. Husni.
Andy Victor Pakpahan, MT, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Institut Digital Ekonomi LPKIA  (IDE LPKIA) juga menyampaikan hal serupa.

“Kolaborasi kami dengan Huawei Indonesia telah memberikan dampak positif dalam memajukan pendidikan vokasi. Melalui Huawei ICT Academy dan inisiatif seperti SMK Go Global dan Teaching Factory, siswa dan pendidik memperoleh akses ke keterampilan yang relevan dengan industri dan peluang global, membantu menjembatani pendidikan dan industri sekaligus mempersiapkan lulusan untuk menghadapi tantangan dunia nyata,” ucap Andy.

Baca juga: ITB Juarai Huawei ICT Competition 2024-2025 APAC Kategori Network Track  

Pada ICT Competition Indonesia Final, Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih juara 1 pada innovation Track. Hebatnya, Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) berhasil meraih juara 1 pada Network Track, Cloud Track dan Computing Track sekaligus.

Sejumlah penghargaan khusus juga diserahkan pada ajang tersebut, yaitu sebagai berikut:

  • Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy Support Center (IASC) diberikan kepada Institut Teknologi Bandung (ITB), APTIKOM, dan Institut Digital Ekonomi LPKIA 
  • Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy diberikan kepada Universitas Sumatera Utara 
  • Penghargaan Excellent Rookie ICT Academy diberikan kepada Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Penghargaan Best Performance Teacher dianugerahkan kepada Dr. Pauzi Ibrahim Nainggolan, S.Kom., M.sc. dari Universitas Sumatera Utara dan Mochamad Fahru Rizal S.T., M.T dari Telkom University
  • Penghargaan Women in Tech Instructor kepada Marlindia Ike Sari, S.T., M.T.  dari  Telkom University

Penghargaan Best Performance Teacher dan Woman in Tech Instructor diberikan untuk mengapresiasi kontribusi dalam pengembangan talenta digital dan inovasi inklusif.

Huawei memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung ekosistem pendidikan digital Indonesia dalam membina talenta TIK masa depan. Penyelenggaraan ajang terpadu ini menegaskan komitmen tersebut melalui kolaborasi berkelanjutan antara industri, akademisi, dan pemerintah.

Share:

Artikel Terkini