
Teknogav.com – Rumah produksi Entelekey Media Indonesia dan Tiger Pictures mempersembahkan film “Warung Pocong” yang akan tayang mulai 9 April 2026. Film yang disutradarai Bendolt ini masuk dalam genre komedi horor yang memadukan horor mistis penganut ilmu sesat dengan komedi segar. Menurut Bendolt, film “Warung Pocong” dibuat untuk dapat dinikmati berbagai kalangan.
![]() |
| Bendolt, sutradara film "Warung Pocong" |
Baca juga: Film “They Will Kill You”, Perpaduan Horor Splatter dan Komedi
Bendolt dapat membagi porsi horor dan komedi secara imbang dengan pembagian peran serius dan humor pada aktor yang berbeda. Unsur komedi dibawakan oleh trio Fajar Nugra, Sadana Agung dan Randhika Djamil yang masing-masing berperan sebagai Kartono, Agus dan Makmur. Sedangkan Shareefa Daanish dan Teuku Rifnu Wikana mengambil porsi serius yang masing-masing beperan sebagai Nyai Sari dan Semedi. Para pemeran lain yang terlibat dalam film ini mencakup Aria Ailani, Kiki Narendra dan Whani Dharmawan.

Film “Warung Pocong” dibuka dengan kisah naas tiga pemuda dengan masalahnya masing-masing yang terkait dengan keuangan. Kartono dililit utang warisan bapaknya, Agus menunggak uang kos dan mengalami penipuan, dan Makmur bekerja di perusahaan investasi bodong. Dalam kondisi terhimpit, ketiga pemuda tersebut disambangi pria tua yang menawarkan pekerjaan untuk menjaga warung di desa Lali Jiwo. Kusno (Whani Darmawan) menawari mereka gaji Rp50 juta per bulan.
Tergiur dengan jumlah gaji yang ditawarkan, ketiga pemuda tersebut pun menerima tawaran tersebut. Kusno pun membawa mereka ke desa terpencil bernama Lali Jiwo yang ada di tengah hutan menyeramkan. Saat berada di desa tersebut, ketiga pemuda tersebut menerima teror mistis tak terduga, termasuk teror gaib dari sosok pocong.
Baca juga: Film 'Agak Laen', Saat Arwah Gentayangan Caleg Lariskan Rumah Hantu
Kisah dalam film ini dekat dengan kenyataan di masyarakat, yaitu keterpaksaan mengambil pilihan-pilihan nekat saat berada di kondisi terdesak. Alih-alih masalah awal terpecahkan, justru kian masuk ke situasi yang makin rumit. Harapan memperoleh jalan keluar pun seketika beralih menjadi masalah yang kian besar akibat kurangnya pertimbangan saat mengambil keputusan. Dinamika tiga karakter utama film ini yang dekat dengan kehidupan nyata juga menjadi kekuatan film ini. Cerita pun menjadi kian relatable dengan penonton.
“Yang menarik dari Warung Pocong adalah ceritanya yang terasa dekat banget dengan kehidupan sehari-hari. Banyak kejadian yang mungkin pernah atau sedang dialami oleh masyarakat sekarang, tapi dikemas dengan cara yang ringan dan menghibur,” ucap Fajar Nugra.
![]() |
| Fajar Nugra, pemeran Kartono dalam film "Warung Pocong" |
Ketegangan dan humor yang dekat dengan keseharian disajikan imbang oleh film yang dikemas dengan pendekatan komedi dan horor ini. Kondisi-kondisi yang dialami tiga pemuda tersebut akrab di masyarakat, mulai dari tekanan hidup, sampai keinginan untuk segera lepas dari masalah. Menurut Sadana Agung, perpaduan komedi dan horor dalam film ini juga menjadi daya tarik tersendiri.
“Film ini punya keseimbangan antara seram dan lucu. Jadi penonton bisa merasakan tegang, tapi di saat yang sama tetap bisa tertawa,” ucap Sadana Agung.
![]() |
| Sadana Agung, pemeran Agus dalam film "Warung Pocong" |
Penayangan film “Warung Pocong” di bioskop Indonesia akan dimulai pada 9 April 2026. Film ini cocok bagi penyuka film horor yang juga menginginkan hiburan penuh tawa.
Baca juga: Film “Labinak: Mereka Ada di Sini” Bangkitkan Kesakralan dengan Audio
Entelekey Media Indonesia merupakan perusahaan distribusi lisensi dan menajemen kekayaan intelektual yang didirkan tahun 2023. Perusahaan ini berkomitmen untuk menyajikan cerita-cerita asli dan adaptasi kepada penonton global. Kehadiran Entelekey Media Indonesia membuka potensi dan peluang bagi para pembuat film lokal. Setelah "Warung Pocong", Entelekey Media Indonesia akan mempersembahkan film "Bapakku Kiper" yang dibintangi Fedi Nuril.









