Sennheiser HD 480 Pro, Headphone Closed-Back untuk Studio dan Live Sennheiser HD 480 Pro, Headphone Closed-Back untuk Studio dan Live ~ Teknogav.com

Sennheiser HD 480 Pro, Headphone Closed-Back untuk Studio dan Live

 
Teknogav.com – Headphone closed-back kelas atas HD 480 Pro besutan Sennheiser dirancang untuk memenuhi kebutuhan studio dan live. Frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan saat dikenakan pas untuk kebutuhan rekaman dan monitoring profesional. Biasanya, headphone closed-back memiliki dua kendala utama, yaitu reproduksi bass yang berlebih dan tidak nyaman dikenakan karena membuat panas telinga. Dua kendala utama tersebut diatasi HD 480 Pro dengan tingkat ketelitian dan akurasi tinggi. Hasilnya, reproduksi bass lebih akurat, profesional audio pun dapat mengenakan headphone lebih nyaman saat bekerja di berbagai lokasi. Proses rekaman, tracking, dan monitoring, baik di studio maupun live, semua dapat dilakukan dengan nyaman.

“Jika dibandingkan headphone closed-back lain, HD 480 PRO menghasilkan bass yang lebih solid. Reproduksi low-end sangat akurat dan terasa realistis,” ucap Jimmy R. Landry, Category Market Manager, Music Industry di Sennheiser.

Pentingnya kenyamanan saat headphone digunakan sebagai perangkat kerja disampaikan Gunnar Dirks, Senior Product Manager untuk headphone profesional. 

“Para engineer kerap menghabiskan waktu berjam-jam dalam satu sesi. Karena itu, mereka memerlukan headphone yang ringan dan ergonomis agar tetap fokus dan meningkatkan konsentrasi. HD 480 PRO dirancang tanpa titik tekanan dan dapat menyesuaikan dengan berbagai bentuk kepala secara presisi, bahkan bagi pengguna yang mengenakan kacamata,” ucap Gunnar Dirks.

Baca juga: Fokus pada Pro Audio, Sennheiser Bidik Lima Segmen Ini

HD 480 Pro cocok untuk memenuhi kebutuhan audio profesional seperti produser, mixer, musisi, engineer rekaman dan kreator di studio. Saat di panggung, headphone ini juga bisa dipakai oleh FoH engineer dan monitor engineer, atau di berbagai lokasi lain. Headphone sangat serbaguna karena bisa dipakai monitoring, produksi, rekaman, sampai proses mixing

Audio dijamin dapat diterjemahkan secara andal di berbagai situasi mendengarkan, mulai dari speaker rumah, sistem audio mobil, sampai sistem PA. Hal ini berkat tingkat akurasi tinggi, respons frekuensi yang netral tanpa pewarnaan suara dan low-end yang jujur. 

“Kepercayaan pada apa yang Anda dengar adalah segalanya, dan itulah yang dihadirkan oleh HD 480 PRO,” ucap Jim Kaufman, Produser.

Hal senada disampaikan Will Brierre, mix engineer yang terkesan dengan kualitas dan akurasi tinggi headphone closed-back HD 480 Pro. Menurutnya, dia harus benar-benar mempercayai perangkat yang digunakan saat mixing menggunakan headphone di luar studio. Sementara itu, Young Chencs, artis dan produser mengungkapkan kebutuhan atas kualitas suara terbaik untuk didengar, karena setiap detail sangat berarti. Menurutnya, HD 480 Pro mampu menghanyutkan dalam suara tanpa terganggu dunia sekitar.

Kenyamanan desain HD 480 Pro dan keandalan suara headphone tersebut disampaikan oleh Nao Yoshioka, penyanyi dan penulis lagu. Menurutnya, bantalan telinga headphone ini terasa sangat lembut. Dimensi pada suara yang dihasilkan pun memberikan kedalaman dan ruang.

“Ada dua hal yang langsung menonjol bagi saya. Kualitas spasialnya membuat saya lebih mudah memahami posisi setiap elemen dalam sebuah mix. Saat proses rekaman, saya juga bisa mendengar suara saya sendiri dengan sangat jelas dan berdimensi. Itu membuat proses bernyanyi terasa lebih natural dan nyaman,” ucap Nao Yoshioka.

Baca juga: Headphone Studio Sennheiser HD 490 PRO Dukung Produksi dan Mixing

HD 480 Pro dibekali beberapa lapisan peredaman suara pasif agar pengguna fokus pada audio dan menagkap seluruh detail. Isolasi akurat yang dibutuhkan reproduksi audio dengan baik pun disajikan bantalan telinga yang nyaman dengan alur lembut untuk gagang kacamata. Serangkaian penyempurnaan desain dalam headphone ini tercakup dalam istilah "Vibration Attenuation System". Penyempurnaan tersebut menghilangkan getaran, pantulan, dan distorsi yang tidak diinginkan, menjaga kejernihan sinyal. Kumparan suara ultra ringan HD 480 PRO memastikan reproduksi yang sangat autentik dan dinamis.

HD 480  PRO juga dilengkapi serangkaian fitur yang sudah dipatenkan Sennheiser, layaknya pada varian open-back, HD 490 PRO. Berikut ini adalah beberapa paten Sennheiser yang dihadirkan untuk menyajikan kenyamanan, akurasi dan peredaman kebisingan:

  • Special Axes Geometry: Desain mekanis yang memastikan headphone optimal menyesuaikan bentuk kepala pengguna serta mempertahankan tekanan kontak yang merata pada setiap bentuk kepala. Hal ini memberikan pengalaman mendengarkan yang konsisten bagi setiap pengguna.
  • Zona nyaman untuk pengguna kacamata: Bantalan telinga dirancang agar tidak menekan bagian gagang kacamata, melainkan memiliki area lembut khusus. Desain bantalan telinga ini tetap menjaga isolasi suara sekaligus memberikan kenyamanan maksimal.
  • Peredaman kebisingan dari kabel: Di dekat earcup, kabel penghubung dilengkapi dengan bagian spiral (coiled). Fungsi bagian tersebut efektif memisahkan HD 480 Pro dari kebisingan yang ditransmisikan dari struktur atau kegiatan fisik. Contohnya saat kabel bersentuhan dengan meja, bagian kabel spiral ini mencegah kebisingan dari kabel agar tidak merambat ke earcup.

Desain HD 480 PRO

HD 480 PRO memiliki kabel yang bisa dilepas dan dipasang pada sisi kiri atau kanan, sehingga bisa disesuaikan kebutuhan penggunaan. Desain ini menjaga kabel tetap rapi dan tidak mengganggu, misalnya saat perekaman instrumen secara solo. Penanda braille pada earcup kiri dan kanan juga meningkatkan aksesibilitas. Kinerja yang konsisten dalam jangka panjang juga disajikan oleh perancangan headphone yang dibuat untuk tahan lama.

“Para pengembang kami telah bekerja sangat teliti untuk menghadirkan karakter suara HD 480 PRO sedekat mungkin dengan HD 490 PRO. Model mana yang paling tepat pada akhirnya sangat bergantung pada cara Anda bekerja. HD 490 PRO dengan desain open-back akan ideal untuk proses mixing di lingkungan yang tenang. Jika ingin memenuhi kebutuhan yang memerlukan isolasi, saya merekomendasikan HD 480 PRO dengan desain closed-back. Headphone ini cocok untuk merekam vokal di dalam ruangan, melakukan monitoring atau menggunakannya sebagai referensi FoH, maupun saat Anda bekerja di ruang yang sama dengan orang lain,” ucap Gunnar Dirks.

Baca juga: Review Headphones Sennheiser HD 490 Pro Plus, Cocok untuk Studio

Harga yang dibanderol pada HD 480 PRO adalah Rp8.806.000. Headphone ini dilengkapi dengan earpad untuk kebutuhan rekaman dan kabel spiral (coiled) sepanjang 3 meter, serta tas penyimpanan. Sebagai alternatif, HD 480 PRO Plus hadir dengan travel case sebagai pengganti tas, dan dibanderol dengan harga Rp 9.690.000.

Spesifikasi Teknis HD 480 PRO 

  • Prinsip akustik: tertutup
  • Ear coupling: circumaural
  • Prinsip transduser: dinamis
  • Diameter transduser: 38 mm
  • Respons frekuensi: 3 Hz hingga 28.700 Hz (-10 dB)
  • Sensitivitas: 107 dB SPL (pada 1 kHz/1 Vrms); 98 dB (pada 1 kHz, 1 mW)
  • SPL Maksimum: 130 dB (1 kHz, 5% THD)
  • THD: <0,5% (pada 1 kHz, 100 dB SPL)
  • Impedansi: 130 ohm (1 kHz)
  • Power rating: 300 mW (100 jam, kebisingan sesuai IEC 60268)
  • Range suhu: 0°C hingga +50°C untuk pengoperasian; Suhu penyimpanan: -25°C hingga +70°C
  • Kelembapan relatif: 10 hingga 80%, tanpa kondensasi untuk pengoperasian; 10 hingga 90% untuk penyimpanan
  • Bobot: 272 g (tanpa kabel)

Aksesori yang tersedia

Earpad recording pengganti, kabel coiled pengganti (3 m), kabel lurus 1,8 m, kabel lurus 3 m, balanced cable, travel case (pengganti), case penyimpanan, tas (pengganti).

Share:

Artikel Terkini