
Teknogav.com – Bluebells Studios mempersembahkan film Phí Phông: Blood Demon yang mengangkat mitos dari Vietnam. Phí Phông merupakan entitas yang bisa berbaur dengan manusia di siang hari, dan beralih menjadi pemangsa darah di malam hari. Teror Phí Phông yang digambarkan sebagai sosok iblis pegunungan haus darah menyerang seorang shaman di suatu desa. Kedua anak shaman tersebut, Còn (Kieu Minh Tuan) dan Dương (Doan Minh Anh) segera menyambangi ibu mereka di desa tersebut. Còn yang juga seorang shaman bersama adiknya, Dương berusaha keras melepaskan kutukan tersebut dari ibunya.
Baca juga: Tharae: The Exorcist, Ketika Setan Bikin Pastor dan Dukun Kewalahan
Para pemeran utama film ini membawa nuansa manusiawi ke dalam cerita horor, ada ekspresi duka, rasa bersalah, dan ikatan keluarga. Unsur-unsur tersebut justru membuat ancaman supranatural terasa lebih berat. Kemampuan akting para aktor dalam film ini mampu menghanyutkan penonton sehingga turut merasakan ketegangan situasi dan kebimbangan mereka.
Film Phí Phông: Blood Demon juga dibintangi oleh Nina Nutthacha Jessica Padovan yang juga dikenal dari trilogi Death Whisperer. Di film ini, Nina berperan sebagai seorang anak dari pasangan muda di suatu desa.
Baca juga: Death Whisperer 3, Horor Heroik dengan Orkestra Epik
Ketegangan dalam film ini lebih menekankan misteri yang melatari serangan teror sang iblis haus darah. Kecurigaan terbesar serangan tersebut dilakukan oleh Phí Phông, tetapi perlahan timbul keraguan mengenai kemungkinan iblis lain yang menjadi pelaku. Petunjuk demi petunjuk digunakan kakak beradik tersebut untuk mengetahui apa yang mereka hadapi sesungguhnya. Hal ini justru menambah kengerian, karena tidak mengetahui iblis apa yang sedang mereka hadapi.

Topik yang disajikan dalam film horor ini cukup menarik, walau lapisan plot twist agak membuat bingung. Alur bergerak dari investigasi personal menuju pengungkapan bertingkat: awalnya tampak seperti misteri lokal, lalu berkembang menjadi konflik moral dan keluarga. Film Phí Phông: Blood Demon mengandalkan ketegangan psikologis, terkadang alurnya membuat terus menebak-nebak siapa yang bisa dipercaya. Banyak adegan berdarah dan kesadisan yang mengerikan dalam film ini, jadi sebaiknya jangan mengajak anak kecil. Rating film ini memang untuk 17 tahun ke atas.
Film ini banyak menampilkan lanskap pegunungan yang indah, cahaya alami dan bayangan, serta komposisi yang menonjolkan terpencilnya desa tersebut. Penataan audio dalam film ini turut membangun ketegangan, termasuk penggunaan suara instrumen tradisional. Audio juga turut memperkuat jumpscare yang ditampilkan, karena sebenarnya jumpscare tersebut cukup bisa diantisipasi.
Baca juga: “Salmokji: Whispering Water”, Horor Korea dengan Ketegangan yang Mudah Diantisipasi
Phí Phông: Blood Demon mengangkat mitos yang ada di Vietnam ke skala sinematik dengan akting yang solid dengan sinematografi yang mengesankan. Lapisan ketakutan pun diperkuat dengan penataan suara yang digunakan. Film ini cocok untuk para penggemar film horor yang mencari kedalaman budaya dan psikologis. Apalagi film ini menampilkan keindahan artistik, mulai dari pemandangan alam yang indah sampai kostum tradisional mereka.
Film Phí Phông: Blood Demon disutradarai oleh Do Quoc Trung dengan durasi 120 menit. Jadwal tayang film ini di bioskop Indonesia mulai 26 Juni 2026. Film Vietnam ini dihadirkan di Indonesia oleh Mockingbird Pictures dan Legacy Pictures.






