Httpool Jadi Mitra Penjualan Iklan Opera Ads di Asia Tenggara


Teknogav.comHttpool adalah perusahaan internasional yang bermarkas di Inggris dengan kantor cabang di berbagai negara. Perusahaan ini mewakili platform media digital untuk mendukung pertumbuhan dan meningkatkan perolehan bisnis pengiklan tradisional dan pemasang iklan berbayar. Beberapa platform media yang sudah menggunakan jasa mereka mencakup Facebook, Brainly, LinkedIn, Spotify, Twitter, Quora dan Viber. Kini Opera Ads pun menunjuk Httpool sebagai mitra baru penjualan iklan di Asia Tenggara.
Share:

Coding Bee Academy Gelar K12 Computer Science Education Fair 2020


Teknogav.com – Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi (TI) untuk menghadapi Industri 4.0 di Indonesia makin meningkat. Demi menjawab kebutuhan yang meningkat pesat tersebut, pemerintah mengembangkan kurikulum pendidikan 4.0 yang mencakup coding atau pemrograman. Coding Bee Academy bersama BPK Penabur Jakarta pun memberikan edukasi mengenai pentingnya keterampilan coding bagi anak-anak. Edukasi tersebut disampaikan pada acara K12 Computer Science Education Fair pada 6-8 Maret 2020 di Main Atrium Emporium Pluit, Jakarta.

Coding Bee Academy adalah sekolah coding khusus bagi anak-anak berusia 5-17 tahun. Acara pameran edukasi yang digelar tersebut dilakukan untuk memperluas akses pembelajaran coding di Indonesia. Pada acara yang diselenggarakan di lantai dasar Main Atrium Emporium Pluit Mall ini juga dipamerkan hasil karya para programer atau coder muda.

“Acara ini bertujuan membuka wawasan baru orang tua dan semua pihak yang ingin memajukan pendidikan Indonesia menuju kurikulum pendidikan 4.0. Coding akan menjadi game-changer dalam mendukung industri 4.0 di seluruh dunia. Banyak peluang dan kesempatan baru dalam bisnis dan dunia kerja akan terbuka. Kami berharap para orang tua dapat menjadikan pendidikan coding sebagai investasi bagi anak-anak mereka. Harapannya kelak anak-anak mereka menjadi pecipta teknologi yang mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia,” ucap Eko Haripin, Co-Founder Coding Bee Academy.

Pada acara tersebut, masyarakat diedukasi mengenai keterampilan coding bagi anak-anak, dan sebaiknya distilumasi dengan coding sejak usia dini. Para programer muda diajak untuk berpartisipasi pada Code Olympiad untuk memamerkan kemampuan membuat aplikasi dan software. Tema aplikasi dan software adalah ‘Computer Science for Social Good’ sebagai bentuk kepedulian pada kemajuan ekosistem digital Indonesia.

K12 Computer Science Education Fair 2020 juga menggelar smart talkshow bertajuk‘Coding for Future Kids’. Masyarakat dan para profesional di bidang pendidikan berpartisipasi dalam Smart Talk Show yang digelar 6 Maret 2020. Lokasi talkshow tersebut bertempat di Skenoo Hall Emporium Pluit Mall lantai 9.

Salah satu pembicara adalah Harris Iskandar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Beliau menyampaikan mengenai pentingnya pembelajaran coding di Usia dini. Selain itu turut hadir juga dua perwakilan dari Code.org, yaitu Jake Bell dan Leonardo Ortiz Villacorta. Mereka membahas mengenai pendidikan coding di dunia. Code.org adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk memperkenalkan kurikulum ilmu komputer kepada anak-anak sejak usia dini.

Antono Yumono, Ketua BPK PENABUR Jakarta, dan Elika Dwi Murwani, Deputi Direktur Pelaksana BPK PENABUR Jakarta turut mengemukakan pendapat mereka. Pendapat mengenai penerapan pembelajaran coding di sekolah disampaikan sesuai kapasitas sebagai praktisi pendidikan yang menaungi 80 sekolah di wilayah Jabodetabek.

Acara pameran edukasi ini juga dihadiri Jevier Justin, seorang presenter Indonesia yang juga seorang ayah yang peduli terhadap pendidikan anak-anaknya. Jevier menanggapi mengenai ekspektasi orang tua masa kini berkenaan dengan pembelajaran coding yang mengutamakan pemikiran komputasional.

Berbagai pihak turut serta dalam mensponsori ajang K12 CS Education Fair 2020. Beberapa sponsor mencakup Agung Podomoro Land, BCA, Emporium Pluit Mall, Acer, Kodomo Challenge, Niro Granite, OCBC NISP, Rumahedukasi, Sinarmas Land, Teh Pucuk Harum, dan Valentino Gress. Selain itu diperoleh juga dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, serta Code.org.
Share:

MeeberPro, Solusi Kasir Online dengan Banyak Fitur untuk Restoran


Teknogav.com, Jakarta - MeeberPro adalah aplikasi garapan PT. Meeber Teknologi Indonesia (Meeber) berupa kasir online yang komprehensif untuk bisnis food & beverage (F&B) di era Industri 4.0.  Sebelumnya Meeber telah sukses meluncurkan MeeberLite dan Meeberian. Nah, MeeberPro mengintegrasikan pesanan dan pembayaran dari aplikasi Meeberian ke aplikasi Meeber Point of Sales (POS). Bagian dapur atau pembuatan makanan atau minuman pun bisa langsung menerima pesanan yang akan dibuat. Aplikasi tersebut bahkan bisa memotong jumlah stok penjualan secara langsung.

Meeberian merupakan aplikasi yang digunakan pelanggan untuk melakukan reservasi, pre-order, memesan untuk dine-in sampai pembayaran. Para pengusaha bisnis restoran atau F&B kemudian akan menerima pesanan dan pembayaran tersebut melalui aplikasi MeeberLite. Pesanan akan disajikan secara cepat dan akurat, pelanggan pun mendapatkan pengalaman yang unik dan menarik.

Keuntungan yang diperoleh dari MeeberPro bagi merchant mencakup fitur-fitur unik yang tak ada di aplikasi POS lain. Fitur tersebut mencakup pengenalan dan penyimpanan data pengunjung secara otomatis, pengintegrasian sistem e-membership berbasis aplikasi secara langsung dengan aplikasi POS. Selain itu diterapkan juga sistem umpan balik secara digital, pengintegrasian promosi bagi pelanggan sesuai target dan lain-lain.

kiri-kanan: Octavianus Kuntjoro, Chief Marketing Officer, PT Meeber Teknologi Indonesia; Puncoro Goeyardi, Chief Operating Officer, PT Meeber Teknologi Indonesia; Gerry Kurniawan, Chief Product Owner, PT Meeber Teknologi Indonesia; Rudy Hartawan, Chief Executive Officer, PT Meeber Teknologi Indonesia
Model bisnis baru pun tercipta dengan adanya MeeberPro ini, peluang untuk berbisnis F&B pun makin terbuka bagi siapa pun. Beberapa model bisnis yang muncul mencakup restoran tanpa pelayan, pujasera 4.0 yang serba digital dan berbagai tren modern lainnya. Keberadaan MeeberPro tentunya bisa memicu kontribusi kuliner sebagai sub sektor yang sangat mendorong ekonomi kreatif di Indonesia.

“Bisnis offline membutuhkan penerapan strategi yang tepat dalam menghadapi bisnis online. Berbagai penawaran berupa kemudahan, kecepatan, dan kenyaman bertransaksi ditawarkan bisnis online bagi masyarakat Indonesia. Peningkatan tren begitu pesat, terutama pada pasar milenial. Bisnis online menawarkan relasi dan interaksi dengan pelanggan yang unik dan menarik. Meeber menghadirkan solusi yang menawarkan pengalaman dan kemudahan bertransaksi, bagi pengusaha bisnis F&B dan pengunjung, ” ucap Rudy Hartawan, Chief Executive Officer PT Meeber Teknologi Indonesia.

Konsep yang diusung Meeber adalah Offline By Online (OBO), Offline To Online (O2O) dan Marketing 4.0 pada bisnis F&B. Bisnis F&B di Indonesia juga perlu sistem digitalisasi manajemen, tak unggul dalam produk dan rasa saja.  MeeberPro adalah pengembangan dari aplikasi MeeberPOS, layanan Point of Sales (POS) bagi pebisnis F&B. Aplikasi MeeberPOS tersebut diluncurkan pada tahun 2016. Sementara MeeberLite dan Meeberian diluncurkan pada 31 Juli 2018.
fitur-fitur andalan MeeberPro

“Biasanya pengusaha bisnis F&B skala mikro atau UMKM hanya fokus pada produk makanan dan minuman yang dijual. Ketika produk laku dan berkembang, mereka baru belajar mengenai pengelolaan, standarisasi, peningkatan pelayanan dan pencatatan penjualan yang lebih baik. Proses tersebut padahal memakan waktu cukup panjang. Nah, dengan MeeberPro kurva pembelajaran bisa dipangkas,” ucap Rudy.

MeeberPro memberikan solusi berupa sistem yang terintegrasi dan mudah dioperasikan bagi pengusaha bisnis F&B skala mikro atau UMKM. Solusi tersebut menawarkan daya saing yang setara dengan bisnis F&B  kelas dunia dengan nilai investasi yang terjangkau. Aplikasi MeeberPro ini bisa terhubung dengan aplikasi Meeberian dengan berbagai fitur. Fitur-fitur tersebut mencakup peta destinasi, panggilan langsung dan informasi program promosi sehingga memudahkan pelanggan memilih merchant. Pada restoran tersedia juga layanan Self-Order Plus Payment melalui teknologi QRcode yang menampilkan e-menu, e-promotion dan Digital Quick Support.

“Di era Industri 4.0, model pemasaran tak hanya sekedar mempengaruhi pelanggan melalui iklan dan direct selling. Dibutuhkan juga cara untuk menumbuhkan loyalitas yang fokus dalam menciptakan pemesanan ulang. MeeberPro menghadirkan konsep dan model bisnis baru yang memberikan benefit berupa efisiensi, dan customer engagement layaknya bisnis online. Benefit mencakup program customer loyalty dengan dukungan sistem yang canggih, aman dan terkendali,” ucap Octavianus (Oki) Kuntjoro, Chief Marketing Officer PT. Meeber Teknologi Indonesia.

Pelanggan bisa lebih udah dan nyaman dengan adanya pengintegrasian layanan pre-order dan reservasi. Mereka bisa memperoleh layanan yang cepat, akurat, unik dan pasti. MeeberPro juga menawarkan berbagai fitur lengkap sebagai kasir online. Fitur-fitur tersebut mencakup penggunaan secara offline pada perangkat tunggal atau beberapa, lima level harga untuk menu, skema diskon dan lain-lain. Pada restoran yang memiliki banyak outlet tersedia master data yang terpusat dan laporan konsolidasi. Aplikasi ini juga memungkinkan untuk menggunakan beberapa alat pembayaran dalam satu transaksi.
Share:

Artikel Terkini