Teknogav.com - MediaTek dan Samsung berkolaborasi memperkenalkan televisi QLED 8K pertama di dunia, yaitu Samsung 8K QLED Y20 tipe Q950 dan Q900. Canggihnya televisi tersebut ditenagai oleh chipset Wi-Fi 6 dari MediaTek yang unggul dalam hal kecepatan koneksi data nirkabel. Keunggulan chipset besutan MediaTek tersebut dipadukan dengan kepiawaian Samsung dalam meracik perangkat televisi sehingga menghasilkan pengalaman streaming 8K yang premium.
TV QLED 8K Wi-Fi 6 Besutan Samsung Ditenagai Chipset MediaTek
Satya DevantiMinggu, Maret 15, 2020
Teknogav.com - MediaTek dan Samsung berkolaborasi memperkenalkan televisi QLED 8K pertama di dunia, yaitu Samsung 8K QLED Y20 tipe Q950 dan Q900. Canggihnya televisi tersebut ditenagai oleh chipset Wi-Fi 6 dari MediaTek yang unggul dalam hal kecepatan koneksi data nirkabel. Keunggulan chipset besutan MediaTek tersebut dipadukan dengan kepiawaian Samsung dalam meracik perangkat televisi sehingga menghasilkan pengalaman streaming 8K yang premium.
Mesin Cuci Primadona Samba PWM 69 Series Singkirkan Kuman Penyakit
Khema DeviSabtu, Maret 14, 2020
Teknogav.com - Polytron menghadirkan mesin cuci Primadona Samba PWM 69 Series yang dapat menyaring kotoran dan bakteri dari air dengan sempurna. Air yang digunakan untuk mencuci pun jadi lebih bersih tidak kekuningan. Mesin cuci seri hijab Primadona Samba ini merupakan mesin cuci dua tabung yang dilengkapi dengan penyaring air. Kini masalah pada air pun dapat diatasi, baik itu air yang bau atau pun keruh karena mengandung logam. Tentu saja menjaga kebersihan, termasuk kebersihan pakaian adalah salah satu cara jitu untuk mencegah virus corona.
Portofolio Produk dan Layanan VMware Siap Modernisasi Aplikasi dan Infrastruktur
Endah UktolsejaSabtu, Maret 14, 2020
Teknogav.com - VMware makin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang sukses dengan peluncuran VMware Tanzu dan Kubernetes. Semua produk dan layanan VMware memanfaatkan teknologi untuk bisa menambah nilai. Demi mewujudkan transformasi digital, banyak customer yangmembuat aplikasi. Selama lima tahun terakhir ini ada begitu banyak aplikasi jika dibandingkan 40 tahun terakhir. VMware memenuhi kebutuhan para customer untuk menjalankan dan melindungi semua aplikasi, baik di perangkat maupun di cloud.
Visi VMware adalah membangun, menjalankan, mengelola, menghubungkan dan melindungi segala aplikasi, di segala cloud dan di segala perangkat. Aplikasi tersebut bisa yang berupa tradisional, cloud native dan SaaS. Berbagai jenis cloud pun dapat ditangani, mencakup privat, edge, hybrid, telekomunikasi dan publik. Perangkat-perangkatnya pun beragam, bisa di smartphone, tablet, komputer, kendaraan pesawat dan lain-lain.
![]() |
| visi VMware |
Banyak organisasi yang memikirkan secara luas untuk melengkapi investasi di aplikasi. Vendor yang bisa memenuhi serangkaian prioritas yang dibutuhkan tentu akan memberikan nilai yang sifnifikan bagi pelanggannya. Beberapa produk dan layanan baru VMware adalah VMware Tanzu, VMware Cloud Foundation 4 dengan Tanzu, dan VMware vSphere 7.
"VMware Tanzu dapat membuat perangkat lunak lebih baik dan lebih cepat, sehingga meningkatkan pengalaman developer. Aplikasi tersebut bisa menggunakan Azure, AWS, IBM Cloud, dan Google Cloud," ucap Sanjay K. Deshmukh, Vice President and Managing Director VMware untuk Asia Tenggara dan Korea.
![]() |
| VMware Tanzu + VMware Cloud Foundation |
Sementara VMware Cloud Foundation 4 merupakan platform yang ada di mana-mana untuk hybrid cloud dan kini dioptimalkan untuk seluruh aplikasi. Kini platform tersebut mendukung aplikasi tradisional berbasis mesin virtual dan aplikasi berbasis container, termasuk dukungan untuk native Kubernetes.
VMware vSphere 7 adalah evolusi terbesar dari vSphere dalam satu dekade ini. API Kubernetes digunakan untuk menata ulang VMware vSphere 7 ke dalam platform terbuka untuk menyajikan pengelaman seperti-cloud bagi developer dan operator. Kecangihan VMware Spahere ini mendukung keberadaan layanan VMware Cloud Foundation.
“Kami memiliki portofolio terbaru dan terlengkap untuk aplikasi-aplikasi modern untuk memicu pertumbuhan inovasi-inovasi yang pesat di perusahaan. VMware memberikan keleluasaan bagi pengembang untuk menghadirkan aplikasi-aplikasi apa pun jenis cloud yang digunakan. Langkah ini akan mmperkecil kendala proses pengadopsian Kubernetes. Administrator IT pun akan terpicu mengembangkan kemampuan optimal untuk menghadapi kehadiran gelombag aplikasi-aplikasi modern saat ini,” ucap Pat Gelsinger, CEO VMware.
Pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia begitu pesat, bahkan belanja teknologi digital tahun 2020 diprediksi mencapai USD625 miliar. Angka tersebut setara dengan 8% dari total produk domestik bruto (PDB) di kawasan tersebut. Pesatnya pertumbuhan tersebut membuat organisasi perlu mengubah strategi untuk pempercepat kelincahan, inovasi dan kesiapan dalam pemasaran. Pengubahan strategi tersebut sebagai wujud kesigapan dalam menanggapi pengalaman yang personal bagi setiap pelanggan.
“VMware Tanzu memperkokoh ekosistem inovasi di Indonesia yang mendukung perusahaan untuk selalu sigap dalam menyelami teknologi-teknologi masa depan yang hadir saat ini,” ucap Cin Cin Go, Country Manager, VMware Indonesia.
Ketersediaan
Produk-produk yang sudah tersedia sejak 11 Maret 2020 mencakup VMware Tanzu Application Catalog, VMware Tanzu Kubernetes Grid dan VMware Tanzu Mission Control. Sedangkan VMware Cloud Foundation 4, VMware vSphere 7, VMware vSAN 7, VMware vRealize Automation 8.1 dan VMware vRealize Operations 8.1 (baik on-premises maupun as SaaS) akan tersedia mulai 1 Mei 2020 (akhir kalendar Q1 VMware untuk tahun fiskal 2021).VMware vSphere 7 akan tersedia dalam dua macam konfigurasi, yaitu vSphere dengan Kubernetes dan vSphere untuk aplikasi berbasis mesin virtual. Konfigurasi vSphere dengan Kubernetes terdapat di produk VMware Cloud Foundation 4 dengan Tanzu untuk mendukung aplikasi-aplikasi berbasis container dan mesin virtual. Sedangkan konfigurasi vSphere kedua terdapat pada sejumlah edisi yang tersedia, termasuk pada VMware vSphere edisi standar.











