MediaTek MT3729, Chipset Data Center dan Infrastruktur 5G Hemat Daya

Teknogav.com - MediaTek baru-baru ini memperkenalkan MT3729, MACsec retimer PHY 800GbE (400GbE port gand). Chipset ini ditujukan untuk data center dan infrastruktur 5G yang dirancang untuk kecepatan transmisi data ultra-cepat dan konsumsi daya ultra-rendah. Kebutuhan keamanan yang ultra ketat pun dapat dipenuhi oleh chipset ini.

Teknologi 56G PAM4 SerDes andalan MediaTek pun digunakan pada lini MT3729. Standar spesifik-aplikasi standalone (ASSP - standalone application-specific standard part) sudah dipenuhi teknologi tersebut. Penyedia layanan bisa melengkapi infrastruktur jaringan modernnya dengan kecepatan tinggi, keandalan dan transfer data yang aman menggunakan chipset ini.

Lini produk MT3729 ideal untuk line card atau switch fabric untuk membangun server, switch dan router jaringan multi-terabit. Jajaran produk ini dapat menyajikan koneksi data berkecepatan tinggi yang aman. Lini ini juga menyediakan fitur-fitur time-stamping precision time protocol (PTP) Class-C yang sangat akurat dan fitur-fitur enkripsi tingkat lanjut.

“MediaTek menjawab kebutuhan yang makin tinggi akan infrastruktur jaringan generasi lanjutan pada bandwidth tinggi, daya ultra-rendah dan keamanan yang kokoh. Kami mengumumkan lini produk MT3729 800Gbe MACsec PHY generasi pertama melanjutkan teknologi 56G PAM4 SerDes yang pertama di industri. Lini produk MT3729 kami menggunakan enkripsi berbasis MACsec tercanggih di industri untuk keamanan komunikasi. Selain itu juga terdapat timestamping PTP yang sangat akurat untuk ketepatan waktu yang lebih baik. Semua fitur-fitur tersebut diperlukan infrastruktur backhaul nirkabel 5G,” ucap Jerry Yu, Corporate Senior Vice President, MediaTek.

Lini produk MT3729 memiliki empat modus operasi yang berbeda, yaitu:

  • Modus Retimer: Teknologi penguatan sinyal tertanam yang memperpanjang jarak koneksi dan transmisi SerDes ke edge untuk timestamping yang lebih tepat.
  • Modus Gearbox Maju/Mundur: Dukungan translasi bit rate antara 56G dan 28G yang memampukan switch-switch generasi lanjutan mudah terhubung dengan infrastruktur yang sudah ada.
  • Modus MUX/DeMUX: Perpindahan MUX dan broadcast hitless menjawab persyaratan redundansi jaringan.
  • Modus MACsec: Dukungan MACsec IEEE 802.1AE untuk keamanan komunikasi dengan enkripsi AES-128 dan AES 256 dari 1G sampai 400G per port.

Dukungan yang tersedia pada lini produk MT3729 mencakup:
  • Sampai 16 sambungan di bi-directional 56G PAM4
  • Sampai 28G NRZ SerDes dan 1G SGMII
  • IEEE 1588v2 dan SyncE sampai class-C untuk akurasi lebih tinggi dan lebih fleksibel dengan format-format timestamping. Dukungan ini diberikan karena jaringan-jaringan 5G mensyaratkan sinkronisasi timing yang lebih ketat
Sampai akhir tahun 2020, diperkirakan kebutuhan data center untuk jaringan 400GbE dan di atasnya akan tumbuh tinggi. Para analis industri memprediksi pengiriman sampai tahun 2024 akan melampau 25%. Kini lini produk MediaTek MT3729 sudah tersedia, dengan produk-produk pertama sedang dalam pengembangan.
Share:

Dibanderol Rp4 Jutaan, Ini Desain dan Keunggulan Kamera OPPO Reno4


Teknogav.com - Pada 31 Juli lalu, Teknogav.com telah mengulas mengenai prosesor dan perangkat lunak yang diusung OPPO Reno 4 pada pasar Indonesia. Segmen pasar Reno4 adalah mereka yang kisaran usianya 20-30 tahun dengan pendapatan menengah ke atas dan pendidikan menengah ke atas. Selain para pekerja kantoran, OPPO Reno4 juga ditujukan bagi pelajar yang mengikuti tren. Kini OPPO Reno4 telah resmi diluncurkan dengan harga Rp4.999.000. Mari simak desain dan keunggulan kamera yang diusung Reno4.

Share:

Huawei Gelar Program Sertifikasi untuk Penuhi Kebutuhan SDM TIK Kompeten


Teknogav.com - Pada 4 Agustus 2020 di Bangkok, Thailand, Huawei menggelar acara Huawei Asia Pacific ICT Talent Forum 2020. Dalam kesempatan tersebut diungkapkan bahwa saat ini kita memasuki dunia yang pintar dengan berbagai sensor, koneksi dan kecerdasan. Dunia yang pintar ini membutuhkan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mencakup 5G, cloud dan AI. TIK sendiri tentunya membutuhkan kemampuan dari bakat-bakat yang memenuhi syarat.

Tema yang diusung pada Huawei Asia Pacific ICT Talent Forum 2020 adalah ‘Connection, Glory Future’. Tujuan acara ini adalah untuk mengeksplorasi tren dan strategi pengembangan SDM TIK di Asia Pasifik. Sekitar lebih dari 2000 partisipan acara ini secara online. Forum ini juga melibatkan para pakar industri dan profesor TI yang membahas kebutuhan SDM TIK berketerampilan tinggi. Selain itu dibahas juga mengenai kebutuhan terhadap SDM TIK berketerampilan tinggi. Rencana yang bekelanjutan pun diusulkan untuk dapat membantu mengatasi kekurangan SDM TIK di Asia Pasifik.


Kebutuhan TIK dan SDM TIK

Pesatnya Perkembangan Teknologi Picu Kebutuhan SDM TIK
Selama satu dekade ini teknologi telah berkembang jauh dan banyak berbagai terobosan yang muncul. Termasuk dunia yang kini makin terhubung, konten video yang makin imersif dengan resolusi yang makin tinggi. Pada tahun 2020 ini diperkirakan berbagai layanan video akan memenuhi trafik internet sampai 80%. Segalanya pun makin pintar contohnya adalah analisa prediktif dan automasi yang berlandaskan TIK.

Kini industri TIK belandaskan pada Artificial Intelligence (AI), Big Data, Cloud Computing, dan Internet of Things (IoT). Teknologi canggih yang semakn berkembang mengakibatkan keterampilan dasar Teknologi Informasi (TI) tak lagi cukup. Persyaratan kerja pun didefinisikan ulang oleh perusahaan-perusahaan sehingga terbentuk lanskap TIK baru.
Michael MacDonald,  Chief Digital Officer and Executive Consultant of Huawei Asia Pacific
“Lanskap TIK baru membuat kita kekurangan sekitar 5 juta profesional. Kami ingin mengembangkan 2 juta profesional TIK secara global selama lima tahun ke depan. Tujuannya adalah untuk mengimbangi tingginya permintaan akan pekerja terampil. Pada tahun 2020, kami akan membangun lebih dari 200 Huawei ICT Academy dan 10.000 sertifikasi ICT di wilayah Asia Pasifik. Ekosistem SDM TIK merupakan strategi jangka panjang Huawei. Kami akan bekerja dengan universitas dan mitra HALP lokal untuk membantu siswa dan praktisi TIK. Mereka pun bisa memiliki daya saing dalam karir,” ucap Michael MacDonald,  Chief Digital Officer and Executive Consultant of Huawei Asia Pacific.

Strategi Huawei Mengembangkan SDM TIK

Selama beberapa tahun belakangan, negara-negara di dunia prihatin pada kurangnya tenaga kerja yang sangat terampil. Keprihatinan ini juga dialami Asia Pasifik yang merupakan kawasan dengan perkembangan sektor TIK paling cepat. Hal ini seiring dengan makin luasnya penerapan teknologi canggih seperti 5G dan AI. Kerja sama dengan berbagai sektor pun dibutuhkan untuk menentukan standar menghubungkan SDM yang efisien dengan beragam peluang di era digital.

Tantangan ini berusaha diatasi Huawei dengan membangun ekosistem SDM agar karyawan dapat mengasah keterampilannya sehingga memenuhi syarat ke industri TIK. Ekosistem ini sejalan dengan strategi pengembangan SDM, yang mencakup tiga inisiatif yaitu Huawei Certification, Huawei Academy dan Huawei ICT Competition.
  • Huawei Certification merupakan standar sistem SDM yang mencakup 100 ujian sertifikasi dan 22 bidang teknis. Sertifikasi telah dilakukan kepada lebih dari 260 ribu siswa dan karyawan TIK, termasuk di Asia Pasifik. Program sertifikasi ditujukan untuk mengembangkan ekosistem SDM TIK yang komprehensif di Asia Pasifik. Program sertifikasi TIK Huawei bagi siswa dan praktisi TIK di Asia Tenggaraa yang bergabung di Huawei Asia Pacific ICT Academy. Periode program ini berlangsung mulai 4 Agustus 2020 sampai 30 November 2020.
    Huawei Certification
  • Huawei ICT Academy diluncurkan tahun 2013 dan melibatkan lebih dari 900 institusi pendidikan tinggi yang menawarkan kursus dan pelatihan TIK. Sampai saat ini sudah lebih dari 45 ribu siswa setiap tahun yang ikut dalam kursus dan pelatihan TIK. Huawei sudah mendirikan 103 ICT Academy di wilayah Asia Pasifik sampai saat ini.
  • Huawei ICT Academy
  •  Huawei Competition mulai digelar tahun 2015 untuk mepromosikan pengembangan SDM melalui kompetisi berbasis pengetahuan internasional.

Komitmen Huawei

Keberadaan ekosistem diharapkan dapat membuka jalan menuju transformasi digital berkelanjutan di wilayah Asia Pasifik. Huawei berkomitmen membangun ekosistem SDM TIK lengkap untuk membantu mempertahankan pertumbuhan rantai industri yang berkelanjutan. Berbagai cara baru untuk membina SDM TIK akan terus dilakukan Huawei.

Huawei juga akan mendukung pemerintah di seluruh dunia dalam mengembangkan infrastruktur TIK. Langkah ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan pasokan dari dunia pendidikan. Huawei bermaksud untuk membantu negara-negara Asia Pasifik memiliki landasan TIK yang kuar untuk beberapa dekade mendatang.
Share:

Artikel Terkini