Review Nokia 2.2 Harga Murah, Jagoan Foto Cahaya Rendah Review Nokia 2.2 Harga Murah, Jagoan Foto Cahaya Rendah ~ Teknogav.com

Review Nokia 2.2 Harga Murah, Jagoan Foto Cahaya Rendah


Teknogav.com – Desain Nokia 2.2 terlihat layaknya smartphone Android masa kini, dengan layar yang memenuhi panel depan dan desain poni dot. Smartphone ini memang terlihat sederhana, dengan fitur-fitur yang juga tampak bersahaja dengan hanya memakai kamera utama tunggal. Tak heran jika harganya pun sangat terjangkau. Saat diluncurkan hanya dibandrol sekitar Rp1,7 juta. Paket Nokia 2.2 ini dibundling dengan kartu perdana XL Axiata yang memberikan bonus kuota data 60 GB, telpon dan SMS tak terbatas.

Berbeda dengan smartphone Android masa kini yang sudah memakai desain unibodi, Nokia 2.2 justru kembali ke desain dengan baterai yang mudah dilepas. Justru ini keistimewaan dari Nokia 2.2, karena panel belakang ini bisa berganti-ganti warna dengan desain Xpress-on. Warna warni cover Xpress-on yang tersedia antara lain adalah Forest Green, Ice Blue dan Pink Sand.

Dari segi ukuran layar dan desain poni dot, Nokia 2.2 mirip dengan Nokia 4.2. Apalagi kedua smartphone ini juga dilengkapi dengan tombol Google Assistant. Bedanya tombol daya pada Nokia 2.2 ini tidak berpendar kelap kelip. Kamera depan Nokia 2.2 juga disematkan pada dot mungil yang berada di layar dengan fitur AI Face-unlock. Yup! Smartphone ini cukup canggih dengan kemampuan mengenali wajah untuk membuka penguncian. Sayangnya memang Nokia 2.2 belum dibekali sensor sidik jari untuk membuka penguncian.

Jika pada Nokia 4.2 dibekali kamera ganda, maka Nokia 2.2 hanya memiliki kamera tunggal beresolusi 13 MP. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Auto Fokus (AF) dan kemampuan untuk memotret dalam kondisi rendah cahaya. Kemampuan untuk memotret dengan kondisi rendah cahaya bisa dilakuakn berkat dukungan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). AI ini juga mendukung fitur-fitur Google Photo dan Google Lens.

Unboxing Nokia 2.2

Unboxing Nokia 2.2

Kotak Nokia 2.2 ini berdimensi pipih persegi empat. Di dalam kotak terdapat unit smartphone dengan baterai terpisah. Perlengkapan lainnya berupa kabel data micro USB  tipe A – USB, adapter charger, earphone dan kartu perdana XL dengan bonus data 60 GB. Selain itu terdapat juga panduan persiapan Nokia 2.2, informasi produk dan keselamatan, serta kartu garansi.


Awal membuka panel belakang smartphone sebelum memasang baterai cukup sulit. Caranya adalah dengan memasukkan kuku pada celah di pinggiran pojok kanan bawah. Pada bagian dalam tampak dua slot SIM card, di sisi kiri dan di sisi kanan. Slot SIM 1 berhimpitan dengan slot kartu micro SD, sedangkan slot SIM 2 ada di sisi sebrangnya.

Desain Nokia 2.2

sisi depan dan sisi belakang Nokia 2.2
Smartphone ini dibuat dari bahan polikarbonat dengan lapisan nano Glossy yang nyaman di genggaman. Layar Nokia 2.2 sama persis dengan Nokia 4.2, baik dari segi ukuran maupun resolusi, yaitu 5,71 inci dan HD+. Demikian juga dengan desain bingkai tipis dan poni dot yang tersemat kamera. Bedanya resolusi kamera depan Nokia 2.2 ini memiliki resolusi lebih rendah, yaitu 5 MP, sedangkan pada Nokia 4.2 resolusinya 8 MP.

sisi kiri Nokia 2.2
sisi kanan Nokia 2.2
Masih di bagian atas panel depan, lubang earpiece hanya berupa garis tipis di atas dot. Beralih ke sisi atas, terdapat lubang jack audio. Di sisi kiri terdapat tombol Google Assistant. Dan pada sisi kanan terdapat tombol volume dan tombol daya. Jika pada Nokia 4.2 ada tambahan lubang speaker di sisi bawah, maka pada Nokia 2.2 hanya port micro USB dan lubang mikrofon.
kamera dan lampu flash di bagian belakang Nokia 2.2
bagian dalam panel belakang Nokia 2.2
Beralih ke punggung smartphone, terdapat kamera tunggal dengan lampu flash di bagian bawahnya. Vertikal ke bawah terdapat logo Nokia. Di barisan bawah punggung smartphone terdapat simbol Android One dengan lubang speaker di sebelah kanannya. Seperti telah disinggung sebelumnya, panel belakang smartphone ini bisa dibuka untuk melepas baterai dan menyisipkan SIM Card dan kartu microSD.

Menu dan Aplikasi

home screen, pengaturan Google Assistant dan daftar aplikasi

Sistem operasi yang digunakan Nokia 2.2 saat ini adalah Android 9 Pie yang dikemas dengan antarmuka Android One. Kendati demikian, smartphone ini sudah dipersiapkan untuk bisa menggunakan Android Q. Pada home screen, di barisan bawah tampak menu untuk mengaktifkan Google Assistant hanya dengan mengucapkan “Hey Google”.

Ketika pertama kali menggunakan instruksi “Hey Google” maka aplikasi akan meminta untuk melakukan pengaturan awal dengan mengucapkan “OK Google” dan “Hey Google”. Fitur Google Assistant juga bisa diaktifkan dengan menekan tombol daya di sisi kiri smartphone. Instruksi dapat berupa pencarian informasi, pencarian video di YouTube, mengecek jadwal di kalender dan lain-lain.

Daftar aplikasi dapat ditampilkan dengan mengusap layar dari bawah ke atas. Sedangkan untuk menampilka aplikasi apa saja yang sedang aktif, usap layar dari bawah ke seperempat bagian smartphone dari bawah. Pilih aplikasi yang ingin ditampilkan, jika ingin menutup aplikasi, usap layar dari bawah ke atas pada aplikasi tersebut. Bila tak mau repot, bisa juga menutup sekaligus semua aplikasi dengan memilih “clear all” di tampilan paling kiri dari daftar aplikasi yang sedang aktif.

Nokia 2.2 berusaha agar penggunanya juga tetap terhubung di dunia nyata, maka dari itulah disediakan fungsi Digital Wellbeing di menu pengaturan. Fitur ini akan membatasi waktu untuk berinteraksi dengan aplikasi pada smartphone. Penentuan aplikasi yang akan dibatasi dapat juga dipilah dari daftar durasi penggunaan aplikasi yang dilakukan oleh Digital Wellbeing. Fungsi ini tentunya juga baik untuk kesehatan mata, agar tak terlalu lama menatap layar smartphone.

Tampilan home screen dapat disesuaikan dengan selera, baik penyesuaian wallpaper maupun penataan ikon. Secara default, menu yang tersedia pada home screen adalah folder Google, Photo, Phone, SMS,  Store, Chrome dan kamera. Pada folder Google berisi aplikasi Google, Maps, Calendar, YouTube, Gmail dan Drive.

Pada daftar aplikasi, aplikasi yang sudah langsung bisa dipakai antara lain adalah File untuk menelusuri file, FM Radio untuk mendengarkan radio dan PicMix untuk membuat kreasi foto dan dengan frame dan stiker, serta untuk bersosialisasi dengan teman. Jika ingin menggunakan fitur FM Radio, maka harus memasang earphone yang tersedia. Earphone tersebut akan berfungsi sebagai antena.

Pengamanan

Metode untuk membuka penguncian pada Nokia 2.2 cukup terbatas, bisa menggunakan kamera, layar dan smart lock. Penggunaan kamera untuk membuka layar dilakukan dengan pengenalan wajah oleh kamera depan yang dilengkapi AI. Sedangkan untuk membuka penguncian dari layar dilakukan dengan mengusap layar, membuat pola, dan memasukkan pin atau kata sandi.

Pada fitur smart lock membuka penguncian dapat dilakukan secara otomatis dengan menetapkan kondisi terlebih dahulu. Kondisi tersebut adalah dengan mendeteksi tubuh, tempat yang dipercaya, berada dekat dengan perangkat lain yang dipercaya dan kecocokan suara.

Fitur keamanan lain yang disediakan oleh Nokia 2.2 adalah Google Play Protect dan Find My Device. Google Play Protect berfungsi mengamankan perangkat dari serangan malware atau spyware dengan mengecek aplikasi dan perangkat secara rutin untuk mendeteksi risiko.  Fitur tersebut akan  memberikan notifikasi jika ada risiko. Sesuai dengan namanya, fitur Find My Device akan membantu mencari lokasi perangkat secara jarak jauh. Jadi bila hilang masih bisa dilacak keberadaannya.

Kamera dan Fotografi

Mode kamera dan Google Lens
Nokia 2.2 hanya memiliki kamera tunggal di punggung smartphone dan kamera tunggal di panel depan. Fitur yang tersedia pada kamera mencakup Time-lapse, Lens dan Panorama. Mode pemotretan yang tersedia adalah Square dan Photo, serta perekaman video. Ketiga mode tersebut menyediakan fitur untuk memotret atau merekam dengan HDR. Pemotretan yang dilakukan di kondisi minim cahaya terbukti menghasilkan foto yang jelas.

Fitur Lens terintegrasi AI yang memungkinkan untuk mencari produk yang sedang dibidik di internet atau toko online. Sayangnya saat menggunakan kamera, fitur ini kerap crash atau tertutup sendiri secara tiba-tiba.

Assistant di Google Photo dan menu Collage


Bila ingin membuat kreasi foto, maka bisa menggunakan fitur Assistant pada Google Photo. Beberapa fitur yang tersedia adalah membuat Album, Movie, Collage dan Animation. Pilih salah satu fungsi, misalnya Collage, lalu pilih beberapa foto yang ingin digabungkan, maka karya baru pun berhasil dibuat dengan indah.
Hasil Collage
Pada mode pengaturan pemotretan, tersedia tiga pilihan pengaturan resolusi foto, yaitu 4 MP, 10 MP dan 13 MP untuk kamera utama. Sementara pada kamera depan hanya tersedia dua pilihan, yaitu 4 MP, dan 5 MP. Pada pemotretan kamera depan juga bisa dipilih untuk dibalik atau tidak dengan aktivasi fungsi Mirror.
Hasil pemotretan di tempat gelap dengan Nokia 2.2

Hasil pemotretan di tempat terang dengan Nokia 2.2

Kinerja Cukup Memadai

Chipset yang digunakan pada Nokia 2.2 adalah MediaTek Helio A22 dengan empat inti prosesor Cortex A53 berkecepatan 2GHz. Kinerja prosesor didukung RAM berkapasitas 3 GB dan media penyimpanan berkapasitas 32 GB. Untuk menjalankan aplikasi bawaan, kinerja smartphone cukup lancar. Tetapi terkadang untuk beberapa aplikasi yang membutuhkan AI seperti Lens dan Google Assistant terkadang proses mengalami freeze.
tampilan Nokia 2.2 saat menayangkan YouTube
screenshot Nokia 2.2 saat streaming YouTube

Ketika diuji menggunakan CPU-Z, tampak GPU yang digunakan adalah Imagination Technologies. Tampilan yang dihasilkan saat menonton video dari YouTube cukup lancar dan tajam.
Tingkat kecerahan layar pun bisa menyesuaikan lingkungan secara otomatis, caranya dengan melakuan pengaturan pada fitur Adaptive Brightness yang terdapat pada menu Display. Selain itu tersedia juga fitur Night Light yang bisa mengubah nuansa tampilan jadi lebih nyaman untuk membaca. Fitur ini bisa diatur berdasarkan jadwal.
fitur Night Light dan Adaptive Brightness pada Nokia 2.2
Desain smartphone ini masih menggunakan baterai yang bisa dilepas dengan mencopot panel belakang. Demikian juga untuk memasukkan SIM card dan kartu memori pun harus melepas panel belakang terlebih dahulu. Keuntungannya tak perlu repot bawa pin ejektor untuk mengganti SIM card, tetapi agak sulit untuk melepas panel belakang di awal.

Berikut ini informasi mengenai perangkat keras dan sistem memakai aplikasi CPU-Z.
Hasil CPU-Z
Pengujian selanjutnya memanfaatkan dua aplikasi Benchmark, yaitu Antutu dan PC Mark.

hasil uji benchmarking dengan Antutu
Aplikasi benchmarking AnTuTu menunjukkan skor yang tak terlalu tinggi, yaitu 55836. Skor ini masih di bawah skor yang diperoleh Nokia 4.2, yaitu 78455. Nilai yang diperoleh Nokia 2.2 ini terdiri dari 28306 untuk CPU, 8666 untuk GPU, 11941 untuk antarmuka pengguna dan 6923 untuk memory. Skor kinerja memori ini sedikit lebih tinggi jika dibandingkan skor yang diperoleh Nokia 4.2, yaitu 5478.

Benchmarking menggunakan PC Mark menghasilkan nilai sebagai berikut.
hasil uji benchmarking dengan PC Mark
Smartphone ini mampu bertahan sampai beberapa hari pada kondisi standby hanya dalam sekali charging walau kapasitas baterai hanya 3.000 mAh.

Kesimpulan

Desain Nokia 2.2 ini mirip dengan beberapa seri Nokia yang lain, bedanya smartphone ini menggunakan desain Xpress-on.  Kelebihan dari desain ini adalah kemampuan untuk berganti-ganti warna cover sesuai mood, layaknya Nokia di masa kejayaannya. Sistem operasi yang dikemas dengan antarmuka Android One begitu mudah dioperasikan karena tampilannya yang simple. Poni smartphone hanya berupa dot sehingga ruang untuk layar bisa semakin lapang.

Kamera utama smartphone ini simple dengan hanya mengandalkan kamera tunggal. Kendati demikian kemampuannya untuk menangkap foto yang jelas di kondisi minim cahaya patut diacungi jempol. Kamera juga didukung HDR pada setiap mode yang ada, sehingga tampilan pun semakin tajam. Kemampuan untuk membuat foto lebih jelas di kondisi minim cahaya berkat AI yang terintegrasi pada sistem. AI juga lah yang membuat fitur Lens pada kamera bisa dengan mudah melacak barang yang diincar dari internet dan toko online.

Kecerdasan buatan juga senantiasa mendampingi di Nokia 2.2 dalam sosok Google Assistant. Asisten virtual ini dapat dengan mudah diaktifkan dengan menekan tombol Google Assistant atau dengan memanggih “Hey Google” atau “OK Google”.

Keamanan pada smartphone diperkuat dengan fitur face unlock dari kamera depan, Smart Lock, Google Play Protect dan Find My Device. Sedangkan kenyamanan mata dan koneksi dengan lingkungan nyata didukung oleh fitur Digital Weelbeing dan Night Light.

Spesifikasi Nokia 2.2


Jaringan : Dual nano SIM GSM – LTE
Layar  : 5,71 inci, 19:9, HD+(720 x 1520 piksel), 400 nits, bingkai tipis dengan dot
OS : Android 9 Pie, Android One
Memori : RAM 3 GB, 32 GB (Internal) Up to 400 GB
CPU : MediaTek Helio A22 (4 x A53 2 GHz)
GPU : Imagination Technologies
Kamera : Belakang:13 MP AF f/2.2 flash LED.  Depan: 5 MP FF
Dimensi     : 145,96 x 70,56 x 9,3 mm
Bobot  : 153 gram
Baterai : Removable, Li-ion, 3000 mAh
Fitur   : Bluetooth 4.2, WiFi 802.11 /b/g/n, Google Assistant, Xpress-on covers, AI Face unlock FM Radio
Harga : Rp 1.799.000
Share:

Artikel Terkini