Global Sources Electronics Indonesia 2019 Siap Pertemukan Supplier dan Pebisnis Global Sources Electronics Indonesia 2019 Siap Pertemukan Supplier dan Pebisnis ~ Teknogav.com

Global Sources Electronics Indonesia 2019 Siap Pertemukan Supplier dan Pebisnis

Teknogav.com – Berbagai produk elektronik dengan inovasi terkini akan dihadirkan pada ajang Global Sources Electronic Indonesia 2019 di Jakarta Convention Center (JCC). Setidaknya 350 pemasok dari Tiongkok, Hong Kong, Korea Selatan dan Taiwan hadir  di ajang yang digelar 5-7 Desember 2019 tersebut. Para pelaku bisnis di Indonesia akan turut hadir, termasuk beberapa asosiasi seperti GINSI dan ASISINDO yang memberi dukungan resmi.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pameran ini akan menghadirkan empat kategori perangkat elektonik. Keempat kategori tersebut adalah peralatan elekrtonik untuk konsumen, peralatan elektronik seluer, komponen-komponen elektronik, serta gaming dan AR/VR. Proporsi produk yang akan dipamerkan adalah 42% produk elektronik, 30% aksesori smartphone, 10% produk audio dan sisanya berupa catu daya, komponen dan suku cadang, elektronik otomotif dan produk gaming.

Para peserta pameran berpengalaman dalam memasok beberapa merek teratas di industri elektronik. Mereka telah diverifikasi dan potensial untuk melayani menjalin hubungan bisnis dengan pebisnis lokal untuk melayani pasar Indonesia.
Wendy Lai, Vice President Global Sources Exhibition Hongkong
“Kami memiliki aplikasi Global Sources yang memudahkan para suppler dalam memberikan kuotasi Global Sources beroperasi dengan mengintegrasikan produk offline-to-online (O2O). Para pelaku bisnis di Indonesia dapat mengimpor barang-barang elektronik dari para supplier yang menjadi peserta pameran. Ada begitu banyak pemasangan dan kerja sama bisnis yang tersedia,” ucap Wendy Lai, Vice President Global Sources Exhibition Hongkong.

Global Sources memiliki misi untuk menghubungkan pemasok dan pembeli berkualitas dengan memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat dalam format yang tepat. Perusahaan berusaha menarik pembeli global untuk mendapatkan produk-produk berkualitas tinggi dari Tiongkok dan Asia.

Bersama dengan PT. Adhouse Clarion Events, Global Sources akan menghadirkan pameran elektronik terbesar dunia ke Indonesia. Dari 350 peserta pameran, ada 99 menggunakan skema O2O dan 56 dari mereka akan memberikan pemesanan sample.
Toerangga Putra, President Director Adhouse Clarion Events
"Pameran Global Sources Electronics Indonesia 2019 bertujuan untuk mempertemukan produsen internasional dengan pembeli B2B di Indonesia. Pebisnis di Indonesia dapat memperbesar peluang dalam meningkatkan nilai jual dengan akses dan jaringan pemasok yang lebih luas. Pebisnis dapat memiliki akses ke pabrik-pabrik OEM dan ODM untuk melakukan rebranding barang atau sistem kemitraan. Kemudian produk-produk tersebut dapat dijual di pasar domestik atau ekspor ulang. Pameran ini juga bisa menjadi pusat informasi perizinan melalui seminar dan stan pendukung di pameran, khususnya yang berkaitan dengan impor, pajak dan SNI," ucap Toerangga Putra, President Director Adhouse Clarion Events.

Toerangga juga berharap ajang ini bisa menjembatani investasi untuk masuk ke Indonesia. Target dari pameran ini adalah akan ada 400 business matching antara pemasok dan pelaku bisnis Indonesia. Beberapa asosiasi dan pelaku bisnis yang mendukung acara ini mencakup GINSI, importir.org, AsiaCommerce, idea, Indonetwork, Indotrading dan Zyrex. Selain itu ada juga tiga produsen lokal dari Indonesia yang akan ikut serta dalam pameran.
Tan Widarno, Ketua Umum ASISINDO
“Kami akan mengundang anggota-anggota ASISINDO untuk datang ke pameran sehingga bisa bertatap muka langsung dengan para pemasok,” ucap Tan Widarno, Ketua Umum ASISINDO.

Berdasarkan data dari Kementrian Perindustrian, kawasan perdagangan bebas di ASEAN Cina (ACFTA) memicu penignkatan permintaan produk elektronik asal Cina. Produk-produk terlaris mencakup laptop dan ponsel. Asosiasi Produsen Elektronik Indonesia (Gabel) memprediksikan pertumbuhan industri elektronik di Indoesia sekitar 5%-10% pada tahun 2019.
Tan Widarno, Ketua Umum ASISINDO; Wendy Lai, Vice President Global Sources Exhibition Hongkong; Toerangga Putra, President Director Adhouse Clarion Events; dan Sungkowo Dwi Hermawanto, Wakil Sekretaris GINSI
Industri elektronik dan produk telematika telah dimasukan pemerintah sebagai bagian dari enam pilar industri dalam Master Pengembangan Industri Nasional 2015-2035. Pada tahun 2015 sampai 2024 fokus dilakukan pada pengembangan komponen elektronik dan peralatan rumah. Kemudian mulai 2025 sampai 2030 akan dilakukan pengembangan fabrikasi komponen dan semikonduktor.
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email