ITB Wakili Indonesia di Huawei ‘ICT Competition 2019-2020’ Pasifik Selatan ITB Wakili Indonesia di Huawei ‘ICT Competition 2019-2020’ Pasifik Selatan ~ Teknogav.com

ITB Wakili Indonesia di Huawei ‘ICT Competition 2019-2020’ Pasifik Selatan


Teknogav.com – Huawei ICT Competition 2019-2020 tingkat nasional usai sudah, tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih gelar juara. Mereka akan kembali bertanding mewakili Indonesia di kompetisi Huawei ‘ICT Competition 2019-2020’ di Pasifik Selatan. Huawei menyelenggarakan kompetisi di bidang TIK dengan tema ‘Connection, Glory, Future’ untuk kedua kalinya di Indonesia. Kompetisi ini merupakan bagian dari sinergi Huawei dengan perguruan tinggi di Indonesia yang bergabung dalam Huawei ICT Academy.

Huawei ICT Academy merupakan platform untuk mengasah kemampuan di bidang komputasi awan dan jaringan bagi mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi. Lebih dari 800 perguruan tinggi di dunia tergabung dalam Huawei ICT Academy dan mengikuti program-program yang dihadirkannya. Huawei menggelar pelatihan untuk lebih dari 45 ribu pelajar dengan memperkenalkan teknologi terbaiknya ke kampus-kampus setiap tahun.  Talenta-talenta terbaik di bidang TIK akan dibukakan peluang untuk masuk ke industri tersebut.

Juara Huawei ICT Competition 2019-2020 Indonesia

Tim A - Network dari ITB yang meraih juara pertama beranggotakan Afif Tri Farhan, Samuel Christian Coe dan Wilson Rustiandy. Duduk di posisi juara kedua adalah Tim B - Network dari Universitas Gajah Mada (UGM). Mereka terdiri dari Ghanny Erlangga, Muhammad Fadhillah Sukmojatmiko dan Nugroho Setio Wibowo. Juara ketiga diraih Tim B - Network dari Telkom University Bandung (Tel-U). Anggota Tim B - Network dari Tel-U adalah Espinal Adrinaldi, Liem Agung Risky Sanjaya Putra, dan Muhammad Abdullah Rasyad.
Ki-ka: Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi DEA, Wakil Rektor Universitas Indonesia; Prof. Panut Mulyono, Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta; Albert Zhang, Director Delivery & Service Department, Indonesia Enterprise Business, Huawei Indonesia; dan Yenty Joman, Director of Government Affairs, Huawei Indonesia
“Selamat kepada Tim A - Network ITB yang berhasil menjuarai kompetisi TIK tahun ini. Program ‘ICT Competition’ ini diharapkan dapat mendukung visi pemerintah menuju Indonesia maju. Bibit-bibit baru sumber daya manusia (SDM) unggul dan lulusan-lulusan perguruan tinggi dengan kecakapan di bidang TIK akan dihasilkan program ini. Kompetisi tersebut merupakan wujud dari komitmen Huawei,” ucap Roger Zhang, Vice President Huawei Indonesia.

Selama mengikuti kompetisi, peserta dibekali pengetahuan dan pengenalan berbagai teknologi dan peranti di bidang jaringan, big data, IoT dan komputasi awan. Materi-materi pembelajaran dan latihan simulasi langsung diberikan Huawei sesuai subyek kompetisi yang diikuti.

Ki-ka: Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi DEA, Wakil Rektor Universitas Indonesia; Prof. Panut Mulyono, Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta; Albert Zhang, Director Delivery & Service Department, Indonesia Enterprise Business, Huawei Indonesia; dan Yenty Joman, Director of Government Affairs, Huawei Indonesia
Ketiga tim juara berhasil menyisihkan tim-tim lain di babak final tingkat nasional yang diikuti 68 peserta dari delapan perguruan tinggi. Delapan perguruan tinggi tersebut adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), ITB, Universitas Diponegoro (Undip), UGM, Universitas Indonesia (UI), Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Padjajaran (Unpad), dan Tel-U.

Juara pertama yaitu Tim A - Network dari ITB akan mengikuti kompetisi selanjutnya di kawasan Pasifik Selatan melawan negara-negara lain. Pemenang kompetisi tingkat Pasifik Selatan akan melanjutkan lagi berlaga di kompetisi TIK tingkat dunia yang akan digelar di Tiongkok.

Apresiasi Pemerintah dan Perguruan Tinggi

Pemerintah Indonesia mengapresiasi kompetisi TIK yang digelar Huawei. Apresiasi tersebut disampaikan melalui Kementrian Riset dan Teknologi dan  Kementrian Komunikasi dan Informatika. Selain itu apresiasi pun diberikan oleh perguruan tinggi, salah satunya adalah dari UGM.

“Kami sangat mengapresiasi Huawei atas terbangunnya sinergi melalui program-program seperti Huawei ICT Competition. Sinergi ini berguna bagi kampus dalam menyiapkan pendidikan yang tepat guna dan mencetak SDM berkompetensi tinggi di bidang TIK, produktif, dan kontributif terhadap peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global,” ucap Prof. Panut Mulyono, rektor UGM.

Berbagai program pelatihan lain ditawarkan oleh Huawei sebaai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan kapasitas SDM masa depan Indonesia. Program-program tersebut mencakup pelatihan untuk siswa SMK, Huawei Tech Day, Seeds for the Future dan program-program bersertifikat lain.
Share:

Artikel Terkini