Tips Pascaproduksi Film ala Sammaria Sari Simanjuntak Tips Pascaproduksi Film ala Sammaria Sari Simanjuntak ~ Teknogav.com

Tips Pascaproduksi Film ala Sammaria Sari Simanjuntak


Teknogav.com - Sammaria Sari Simanjuntak adalah sutradara film yang juga merangkap sebagai penulis skenario dan produser. Beberapa filmnya mencakup Cin(t)a, Demi Ucok, dan Sesat. Dia juga telah berhasil meraih piala Citra untuk penulisan skenario Cin(t)a. Tak heran dengan begitu banyak prestasi, Samsung menggandeng untuk menjadi salah satu coach dalam Galaxy Movie Studio.

Galaxy Movie Studio adalah platform yang dibentuk Samsung untuk mengedukasi pengguna Samsung Galaxy dalam membuat konten agar berkualitas layaknya film. Beberapa sutradara akan membawakan pelatihan-pelatihan yang akan dilakukan secara online maupun offline. Dua sutradara lain yang turut serta dalam platform ini adalah Joko Anwar dan Yandi Laurens.

Pada perkenalan suatu acara yang memperkenalkan Galaxy Movie Studio, Joko Anwar telah menjelaskan tips pra-produksi film dengan memanfaatkan Galaxy Note10. Kemudian dilanjutkan dengan tips produksi film sesuai budget yang dibawakan Yandi Laurens. Tahap pembuatan film memang mencakup tiga tahap, yaitu pra-produksi, produksi dan pascaproduksi. Nah, mari simak tips pascaproduksi yang diberikan oleh Sammaria Sari Simanjuntak.

1. Penyuntingan Offline

Pada tahap pertama pascaproduksi ini semua hasil shooting dirangkai menjadi suatu cerita, kemudian urutan gambarnya dikunci. Proses selanjutnya dilakukan secara bersamaan, yaitu penyuntingan suara, scoring, CGI/VFX dan Color Grading.
Sammaria Simanjuntak memberikan tips pascaproduksi film
  • Tahapan tersebut dapat dipersingkat menggunakan smartphone. Gambar sudah dapat dirangkai sejak masih dalam tahap produksi, bahkan pra-produksi. Videoboard yang sudah dibuat bisa sama persis dengan hasil akhir film.
  • Aplikasi penyuntingan video seperti Adobe Premiere Rush bisa digunakan untuk menyunting video, mulai dari perangkaian gambar, tone/colour movie sampai menambahkan efek suara.

2. Perangkaian shot, scene dan sequence

Penyuntingan mirip dengan menulis, jika menulis merupakan kegiatan merangkai kata, kalimat dan paragraf, maka menyunting merupakan proses merangkai shot, scene dan sequence untuk menyampaikan cerita. Urutan penyuntingan yang berbeda dapat menghasilkan makna yang berbeda.
Sammaria Simanjuntak memberikan tips pascaproduksi film
  • Jika dua video yang sama disunting menggunakan urutan berbeda, maka dapat memberikan makna yang berbeda.
  • Tentukan makna kuat apa yang ingin bisa dirasakan penonton ketika menyaksikan film yang dibuat. Dari situ maka bisa ditentukan shot mana saja yang akan diprioritaskan.

3. Pemilhan musik untuk membangun mood

Musik atau efek suara akan menentukan mood film yang dibuat. Tentukan mood yang akan dibangun bagi penonton. Ada banyak sumber untuk mendapatkan musik atau efek secara gratis, tapi pastikan tidak menggunakannya secara komersial. Jika berencana menayangkan film dengan skala lebih luas, sebaiknya cek hak cipta lagu atau musik yang digunakan dalam film.
Sammaria Simanjuntak memberikan tips pascaproduksi film

4. Periksa kembali setiap detail dan segala kemungkinan lain

  • Ketika berada dalam kondisi kurang maksimal, ada kalanya lupa pada hal-hal kecil yang kemungkinan masuk ke dalam adegan film.
  • Pastikan kerja sama yang baik dengan tim dan saling melakukan double check film yang sedang disunting
  • Jika ingin mengedit langsung menggunakan smartphone, sebaiknya gunakan yang layarnya besar agar lebih nyaman
  • Pengguna Note10 bisa memakai fitur Samsung DeX untuk menyunting film. Penyuntingan film dapat dilakukan di laptop dengan layar lebih besar sehingga lebih teliti ketika melakukan penyuntingan.
Demikianlah beberapa tips yang diberikan oleh Sammaria Sari Simanjuntak yang merupakan salah satu dari coach Galaxy Movie Studio.
Share:

Artikel Terkini