AWS Outposts Tawarkan Fleksibilitas Komputasi untuk Dukung Akselerasi Bisnis AWS Outposts Tawarkan Fleksibilitas Komputasi untuk Dukung Akselerasi Bisnis ~ Teknogav.com

AWS Outposts Tawarkan Fleksibilitas Komputasi untuk Dukung Akselerasi Bisnis


Teknogav.com – Baru-baru ini Amazon Web Services, Inc. (AWS), mengumumkan ketersediaan AWS Outposts di Indonesia. AWS Outpost merupakan layanan terkelola untuk mengoptimalkan berbagai fleksibilitas dan keunggulan cloud computing AWS secara on-premise. Keunggulan dari AWS Outpost adalah kemampuan untuk mendukung akselerasi bisnis dan memberikan terobosan-terobosan baru. Layanan ini berupa perangkat keras yang terdiri dari rak komputasi dan storage yang terkelola sepenuhnya.

Pengguna bisa mengkonfigurasi AWS Outposts dengan mudan untuk mendukung komputasi dan penyimpanan secara on-premise. AWS Outposts juga bisa dihubungkan dengan mudah ke berbagai layanan AWS di cloud. Serangkaian penuh layanan AWS yang tersedia di Region dapat diakses pengguna untuk membuat, mengelola dan membuat skala aplikasi on-premise. Fungsi tersebut dapat dilakukan menggunakan alat dan layanan AWS yang sudah biasa digunakan atau saat ini digunakan. Hal ini tentu saja memberikan pengalaman hybrid yang konsisten.
pengalaman sama lintas on-premise dan cloud
Outposts terhubung ke AWS Region terdekat untuk memberikan pengelolaan dan layanan pengendalian yang sama on premise untuk memberikan pengalaman operasional sejati lintas lingkungan on-premise dan cloud. Infrastruktur Outpost dan layanan AWS dikelola, dipantau dan diperbarui oleh AWS layaknya di cloud. Berbagai pengalaman hybrid yang konsisten dapat digunakan, yaituAPIs, control plane, tools, dan perangkat keras, secara on-premise maupun AWS cloud.

Selama beberapa tahun ini AWS telah menghadirkan berbagai layanan untuk memudahan pelanggan mengoperasikan datacenter secara on-premise di perusahaan. Layanan-layanan tersebut mencakup Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC), AWS Direct Connect, dan Amazon Storage Gateway.
Di Indonesia, AWS Outposts dapat diterapkan di berbagai bidang industri, termasuk kesehatan dan telekomunikasi. Berbagai industri dengan aplikasi-aplikasi yang membutuhkan tanggapan secara real-time cocok untuk menggunakan solusi ini.

Rak AWS Komputasi dan Storage

Perangkat ini sama dengan perangkat keras yang dipakai di datacenter AWS public region. Fungsi rak AWS komputasi dan storage ini untuk mendukung layanan AWS, infrastruktur dan berbagai model operasi yang dilakukan secara on-premise. Berbagai pilihan komputasi, storage, dan Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) instances yang telah dioptimalkan secara grafis tersedia pada AWS Outposts. Pilihan tersebut disertai dengan atau tanpa layanan storage lokal, selain itu tersedia juga berbagai pilihan volume pada Amazon Elastic Block Store (EBS).

Layanan-layanan AWS dapat dioperasikan secara lokal maupun terkoneksi ke layanan regional melalui koneksi tersendiri. Pengoperasian secara lokal bisa dilakukan pada Amazon EC2, Amazon EBS, Amazon Elastic Container Service (ECS), Amazon Elastic Kubernetes Service (EKS), Amazon Relational Database Service (RDS), dan Amazon Elastic MapReduce (EMR). Sedangkan layanan regional mencakup Amazon Simple Storage Service (S3) buckets dan tabel Amazon DynamoDB.

Varian yang tersedia pada AWS Outposts mencakup AWS native dan VMware Cloud on AWS Outposts. Pada AWS native, pelanggan bisa memakai API dan control plane layaknya di AWS Public Regions. Sedangkan pada varian kedua, bisa memakai VMware APIs dan control plane yang selama ini telah dipakai untuk menjalankan infrastruktur on-premise.
AWS Outposts perangkat on-premise
AWS Outposts menyediakan ekstensi ke Amazon Virtual Private Cloud VPC (Amazon VPC) di AWS Region yang paling dekat dengan pelanggan. Sambungan pun mudah dilakukan dari AWS Outposts ke aplikasi-aplikasi atau layanan AWS lain di Public AWS Region.

Jika ingin memesan AWS Outposts, cukup masuk ke AWS Management Console, lalu pilih kapasitas dan opsi konfigurasi pra validasi. Konfigurasi tersebut terdiri dari berbagai EC2 instances (C5, M5, R5, I3en, and G4) . Pilihan kapasitas untuk EBS storage pun beragam sesuai dengan kebutuhan masing-masing beban kerja.

Kini AWS Outposts sudah tersedia di Indonesia. Setelah dipesan, AWS akan mengantar dan melakukan instalasi sampai dapat tersambung. Pemasangan dilakukan oleh tim instalasi AWS Outposts dari Singapura mulai dari instalasi, konfigurasi sampai maintenance. Nantinya tugas ini akan dilakukan oleh tim dari Indonesia. Maintenance, patching dan update akan dilakukan secara jarak jauh karena sudah terhubung dengan AWS. Tim akan mendatangi langsung jika ada yang perlu diganti.

Keistimewaan dari AWS Outposts adalah jaminan layanan yang diperoleh setara dengan AWS karena menggunakan perangkat keras yang sama layaknya di AWS dan datacenter. Pelanggan pun tak membutuhkan perangkat keras tambahan atau virtualisasi. AWS akan melakukan pemeliharaan perangkat secara gratis. Pelanggan tak perlu membeli hardware tambahan atau virtualisasi.
AWS Management Console
Ketika AWS Outposts sudah terhubung ke daya dan jaringan, serta diaktivasi, maka perangkat ini dapat dilihat di AWS Management Console. Perangkat pun siap digunakan untuk meluncurkan dan mengelola EC2 instances, EBS volumes, dan AWS resources di Amazon Virtual Private Cloud (VPC). Penggunaan tersebut dapat dilakukan dengan AWS Management Console, Software Development Kit (SDK) dan Command Line Interface (CLI) tools yang sama yang dipakai juga di AWS saat ini. Jangka waktu peminjamanan AWS Outposts dapat dipilih saat melakukan konfigurasi dan bisa dibayar bulanan atau langsung lunas.

Rak AWS Outposts ini memiliki tinggi 80 inci dengan lebar 24 inci dan kedalaman ke belakang 48 inci. Rack ini memiliki standar industri 42U yang dipasang oleh AWS dan dengan mudah dipasang ke sumber daya listrik dan jaringan data. Perangkat ini memiliki unit konversi daya yang redundan terpusat dan sistem distribusi arus DC untuk keandalan dan efisiensi energi yang lebih baik dan memudahkan kemungkinan pelayanan. Informasi lebih lanjut mengenai AWS Outposts dapat dilihat pada tautan ini.
Share:

Follow by Email