Amazon EBS gp3 Volumes Mungkinkan Pengaturan Kinerja Terpisah dari Penyimpanan Amazon EBS gp3 Volumes Mungkinkan Pengaturan Kinerja Terpisah dari Penyimpanan ~ Teknogav.com

Amazon EBS gp3 Volumes Mungkinkan Pengaturan Kinerja Terpisah dari Penyimpanan


Teknogav.com
- Saat ini setiap jam lebih banyak data dibuat dibandingkan sepanjang tahun pada 20 tahun lalu. Prediksinya akan lebih banyak data dibuat pada tiga tahun mendatang dibandingkan gabungan 30 tahun sebelumnya. Pertumbuhan data ini begitu luar biasa. Peralatan penyimpanan data lama yang ada selama 20 tahun hingga 30 tahun ini tidak bisa menangani hal ini. Setiap peralatan ini harus dilakukan reinvent, maka AWS pun meluncurkan Amazon EBS gp3 Volumes.

Amazon Elastic Block Store (EBS) diluncurkan pada tahun 2008, ini merupakan layanan block storage berkinerja tinggi yang mudah digunakan. Layanan ini dirancang untuk penggunaan dengan Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) untuk beban kerja throughput dan transaksi yang intensif dalam berbagai skala. Serangkaian beban kerja seperti database non-relational, aplikasi-aplikasi enterprise, aplikasi terkontainerisasi, mesin analitis big data, sistem file dan alur kerja media banyak diimplementasikan pada Amazon EBS.

Baca juga: AWS Ungkap Pencapaian Tahun 2020 dan 8 Tips Kunci Reinvent  

Ada enam jenis volume yang bisa dipilih untuk menyeimbangkan antara harga dan kinerja. Latensi satu digit milidetik bisa dicapai untuk beban kerja database berkinerja tinggi seperti SAP HANA atau throughput dengan hitungan gigabyte per detik untuk beban kerja sekuensial yang besar seperti Hadoop. Pengubahan jenis volume, penyesuaian kinerja,  atau peningkatan ukuran volume bisa dilakukan tanpa mengganggu aplikasi kritis. Fitur-fitur tersebut memungkinkan untuk mendapatkan penyimpanan dengan biaya efektif sesuai kebutuhan. Pelanggan dapat memilih beberapa jenis volume berdasarkan kebutuhan khusus untuk aplikasinya menggunakan EBS. 

Pada tahun 2014, AWS meluncurkan EBS gp2 volume yang merupakan jenis volume untuk general purpose atau penggunaan umum.  EBS ini menawarkan kinerja SSD dengan harga sangat rendah. Gp2 menyediakan cara dengan biaya sangat efektif untuk memenuhi kebutuhan kinerja dan throughput dari berbagai aplikasi yang digunakan pelanggan. Kebutuhan tersebut mencakup desktop virtual, database berukuran sedang seperti SQLServer dan OracleDB, lingkungan pengembangan dan pengujian.

Baca juga: Habana Gaudi dan AWS Trainium, Prosesor Pelatih Model ML Andalan 

Beberapa pelanggan pun membutuhkan kinerja lebih tinggi lagi. Gagasan di balik gp2 adalah kapasitas yang lebih besar dan IOPS lebih cepat sehingga membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih besar. Pelanggan pun akhirnya membayar penyimpanan yang tak dibutuhkan walau gp2 menawarkan harga yang rendah. AWS pun menghadirkan gp3 pada AWS re:Invent 2020 ini.

Jenis gp3 merupakan variasi ke-7 dari jenis volume EBS yang memungkinkan pelanggan meningkatkan IOPS dan throughput secara independen. Peningkatan tersebut dapat dilakukan tanpa harus melakukan provision tambahan kapasitas block storage. Pelanggan kini dapat membayar sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan saja.

Baca juga: AWS Proton, Pengelolaan Terautomasi pada Komputasi Kontainer dan Serverless

Perancangan gp3 dilakukan untuk menyediakan kinerja 3.000 IOPS baseline yang bisa diprediksi dan kecepatan 125 MiB/s terlepas dari ukuran volume. Jenis EBS ini ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kinerja tinggi pada biaya rendah seperti MySQL, Cassandra, desktop virtual dan analitis Hadoop. Pelanggan mencari kinerja lebih tinggi yang dapat ditingkatkan skalanya sampai 16.000 IOPS dan 1.000 MiB/s untuk biaya tambahan. Kinerja tertinggi gp3 empat kali lebih cepat dibandingkan throughput maksimal dari volume gp2. Amazon EBS gp3 volumes ini pun menawarkan biaya lebih murah 20% per GB.

Share:

Artikel Terkini

Follow by Email