Gelar Huawei Cloud Indonesia Summit, Jakarta Region Segera Meluncur Gelar Huawei Cloud Indonesia Summit, Jakarta Region Segera Meluncur ~ Teknogav.com

Gelar Huawei Cloud Indonesia Summit, Jakarta Region Segera Meluncur

Teknogav.com – Huawei Cloud Indonesia Summit digelar secara perdana pada 29 September 2022 di Jakarta. Tema yang diusung pada konferensi ini adalah ‘Building the Cloud Foundation for an intelligent Indonesia’. Para pemain industri, pakar, dan mitra turut hadir di acara ini untuk berbagi pengalaman mereka. Pada kesempatan tersebut, Zeng Xingyun, President Huawei Cloud APAC mengumumkan rencana peluncuran Huawei Cloud Jakarta Region di bulan Oktober 2022.

Keadalan utama Huawei Cloud Jakarta Region ini mencakup tiga hal. Pertama adalah arsitektur pemulihan bencana 3-AZ yang telah menyandang sertifikat tingkat 6 dari Institut Pemulihan Bencana Internasional (DRI). Kedua, Region ini memiliki berbagai produk canggih Full-stack Cloud-Native 2.0. Lebih dari 60 layanan inti baru yang menawarkan pengalaman pengguna terbaik di berbagai bidang. Beberapa bidang yang didukung termasuk e-commerce, platform video pendek, game online, serta asuransi dan keuangan. Kecanggihan ini termasuk dalam penjadwalan sumber daya yang mengacu pada aplikasi dan dapat melakukan penghematan biaya 30%.  Ketiga adalah kinerja yang tangguh dengan kemampuan komputasi generasi berikutnya yang kinerjanya 30% lebih tinggi.

Tekad Huawei Cloud dalam mewujudkan komitmen digitalnya bagi Indonesia didukung oleh berbagai layanan baru yang dikembangkan melalui investasi R&D berkelanjutan. Tentu saja hal tersebut tak lepas dari keahlian digitalisasi Huawei Cloud dan pengalaman bersama tiga juta pelanggan di seluruh dunia.

Baca juga: HUAWEI CLOUD Dukung Ekspansi Global Perusahaan-Perusahaan Internet di Asia Pasifik

Huawei Cloud: In Indonesia, For Indonesia

Pada kata sambutannya, Jacqueline Shi, President Global Marketing and Sales Service Huawei Cloud mengungkapkan strategi global terbaru Huawei Cloud. Strategi yang juga akan diterapkan di Indonesia tersebut adalah ‘Everything as a Services”. Ditegaskan bahwa pelaksanaan strategi tersebut akan digenjot untuk mendukung transformasi digital di sektor bisnis lokal. Selain itu juga untuk mendukung mitra dan startup melalui hal-hal berikut ini:

  • Infrastructure as a Service (Infrastruktur sebagai Layanan)
  • Technology as a Service (Teknologi sebagai Layanan)
  • Expertise as a Service (Keahlian sebagai Layanan)

Jacqueline Shi, President Global Marketing and Sales Service, Huawei Cloud

Komitmen "In Indonesia, For Indonesia" juga ditegaskan Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia. Huawei Cloud berkomitmen untuk membangun fondasi cloud yang kokoh sebagai dasar dari Indonesia yang cerdas. Hal ini menjadikan Huawei Cloud pilihan utama bagi berbagai perusahaan logistik dan media besar di Indonesia. Investasi Huawei Cloud di pasar Indonesia juga akan ditingkatkan. Huawei Cloud optimistis akan lebih banyak lembaga pemerintahan dan sektor usaha yang akan bekerja sama dengan Huawei Cloud. Sektor-sektor tersebut termasuk institusi keuangan, energi, logistik dan platform e-commerce.

Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia

Huawei Cloud: Mengeksplorasi Ranah Digital dan Berbagi Keahlian

Selain menyampaikan rencana untuk meluncurkan Jakarta Region di bulan Oktober, Zeng Xingyun juga menyampaikan sejumlah program pemasaran dan inisiatif industri. Sebagai penyedia layanan cloud dengan perkembangan yang sangat pesat, Huawei Cloud akan terus meningkatkan infrastruktur native cloud. Infrastruktur ini dilengkapi sumber daya yang efisien dan dapat ditingkatkan sehingga menjamin peluncuran layanan lebih cepat dan operasi otomatis. Salah satu group media yang bekerja sama dengan Huawei Cloud adalah detikNetwork untuk menyediakan layanan livestreaming bagi 200 juta penggunanya.

Zeng Xingyun, President Huawei Cloud APAC

Usulan kerangka kerja transformasi digital enam dimensi disusun Huawei dengan 70 metrik dipadukan keahlian digitalisasinya. Huawei Cloud melayani berbagai lembaga pemerintah, institusi keuangan, perusahaan telekomunikasi, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya di Asia Pasifik. Selain itu, platform AI untuk kelautan nasional di Indonesia juga sedang dibangun Huawei Cloud melalui kerja sama dengan  mitra lokal. Platform tersebut menyederhanakan sektor perikanan Indonesia dalam satu wadah. Hal ini dilakukan untuk menyediakan layanan digital berkelanjutan bagi dua juta nelayan.

Adopsi cloud untuk mendukung ekonomi digital lokal pun telah dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel). Inka Yusgiantoro, Kepala Departemen Riset Sektor Jasa Keuangan OJK pun berbagi pengalaman dalam mengadopsi cloud. Menurutnya, adopsi teknologi cloud computing menciptakan cara baru untuk mendukung produktivitas bisnis, meningkatkan efektivitas dan efisiensi untuk menghemat biaya dan juga melabeli kemampuan beradaptasi dan resiliensi dengan cepat. 

Inka Yusgiantoro, Kepala Departemen Riset Sektor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Kendati demikian adopsi teknologi cloud merupakan pedang bermata dua yang membawa peluang sekaligus risiko. Salah satu risiko tersebut adalah berbagai kebocoran data dan serangan siber lain yang terjadi baru-baru ini. Risiko tersebut tentu saja menurunkan rasa percaya pada layanan digital, sehingga penting untuk meyakinkan akan keamanan ranah ini. 

Baca juga: Lawan Covid-19, Huawei Cloud Gratiskan Solusi Berbasis AI dan Cloud

Percepatan transformasi digital lintas industri keuangan dan melawan risiko siber dapat dilakukan dengan menjalin kolaborasi dengan lembaga pemerintah, institusi keuangan dan provider seperti Huawei Cloud. Ketika dunia digital menjadi semakin saling terhubung, aturan dan kebijakan bersama perlu ditetapkan untuk mengatasi masalah yang muncul dan mendorong interoperabilitas dalam ekosistem keuangan di Indonesia.

Sarwoto Atmosutarno, Ketua Mastel

Pentingnya teknologi cloud pun disampaikan oleh Sarwoto Atmosutarno, Ketua Mastel. Menurutnya, pusat data Huawei Cloud di Indonesia akan menyediakan sumber daya infrastruktur cloud yang kuat. Hal ini penting untuk menerapkan teknologi canggih seperti Big Data Analitik dan AI, yang mengintegrasikan industri telekomunikasi dengan ekonomi digital.

“Penting bagi berbagai industri untuk mencari vendor teknologi yang memiliki pengembangan kuat seperti Huawei,” ucap Sarwoto.

Huawei Cloud: Terus Berinvestasi di bidang R&D demi Inovasi Teknologi yang Aksesibel

Layanan cloud premium dan pengalaman yang konsisten bagi pelanggan, mitra dan pengembang dihadirkan One Global Network yang dibangun Huawei Cloud. Sejumlah simpul jaringan (node) lokal telah dibangun Huawei Cloud di kawasan Asia Pasifik. Lokasi-lokasi tersebut termasuk di Hong Kong (Tiongkok), Malaysia, Singapura, dan Thailand. Sekitar 1.000 teknisi layanan, pakar O&M dan manajer proyek ditempatkan untuk membantu proses migrasi cloud di kawasan Asia Pasifik. Mereka berperan dalam membantu proses migrasi cloud bagi pelanggan Huawei Cloud. Kerangka kerja baru 3AZ Disaster Recovery (DR), Region Indonesia akan mencapai peralihan beban kerja dalam hitungan menit tanpa kehilangan data.

Setiap tahun, Huawei menginvestasikan lebih dari USD20 miliar dalam penelitian dan pengembangan. Upaya ini demi menyempurnakan pengetahuan dan karya 100 ribu insinyur mereka dalam memperkuat pijakan sebagai platform untuk berinovasi di cloud. Delapan layanan inovatif pun diperkenalkan Jonathan Zhou, Vice President Huawei Marketing di ajang Huawei Cloud Indonesia Summit. 

Layanan yang diperkenalkan mencakup Huawei Cloud CCE Turbo, Ubiquitous Cloud Native Service (UCS), GaussDB, DataArts, LakeFormation, gudang data real-time, Low Latency Live (LLL) dan model gelombang Pangu. Model gelombang Pangu yang memangkas prediksi gelombang dari hitungan jam menjadi detik. Inovasi ini memiliki tingkat kesalahan prediksi tinggi gelombang yang kurang dari 10 cm. Layanan-layanan tersebut diperkenalkan pertama kalinya untuk diterapkan di Indonesia.

Jonathan Zhou, Vice President of Huawei Cloud Marketing

Huawei Cloud: Mengembangkan Talenta dan Ekosistem Digital untuk Inovasi dan Kesuksesan Bersama

Inisiatif “Go Cloud, Go Global” juga diungkapkan Huawei Cloud di ajang Huawei Cloud Indonesia Summit. Tujuan iniasitif tersebut adalah untuk memberikan dukungan melalui solusi bersama dan kampanye pemasaran bagi para mitra. 

Huawei Cloud akan berbagi pengalaman lokalnya yang diperoleh dalam menyajikan layanan di lebih dari 170 negara dan kawasan di dunia. Selain itu Huawei Cloud juga akan berbagai wawasan mengenai bisnis dan industri di kawasan-kawasan utama, serta menyumbangkan teknologi dan solusinya. Harapannya upaya-ypaya tersebut dapat membantu lebih banyak perusahaaan untuk memanfaatkan cloud lebih baik dan lebih sukses berkembang ke tingkat global.

Baca juga: Huawei Dukung Ekosistem Startup dengan Spark Program

Program Spark yang diinisiasi tahun 2020 untuk mendukung startup di Asia Pasifik merupakan salah satu program terbaik dalam ekosistem startup. Lebih dari 80 startup bergabung selama dua tahun. Harapannya, program Spark Indonesia yang baru diluncurkan dapat menarik minat, serta mendukung 100 startup dan 5.000 developer dalam dua tahun. Leo Jiang, Chief Digital Officer Huawei Cloud APAC mengatakan bahwa Program Spark memiliki misi membangun startup menjadi unicorn masa depan. Program Spark ini telah menjadi salah satu platform akselerasi kewirausahaan terbesar di Asia.

Huawei Cloud meluncurkan Program Spark Indonesia

Peluncuran Program Spark Indonesia

Asia Pasifik merupakan kawasan kunci bagi Huawei Cloud, dan Indonesia adalah salah satu negara terbesar di kawasan ini. Huawei Cloud bekerja sama dengan lebih dari 500 mitra lokal untuk menyediakan layanan dan solusi cloud bagi ratusan pelanggan. Para pelanggan tersebut mencakup lebih dari 10 sektor industri, termasuk logistik, media, keuangan, dan layanan pemerintahan. Masa depan umat manusia adalah masa depan dengan cloud, digital, dan kecerdasan. Huawei Cloud berharap dapat bekerja dan tumbuh bersama dengan lebih banyak pelanggan dan mitra lokal, untuk membangun fondasi bagi ekonomi digital di Indonesia.

Share:

Artikel Terkini