Solusi 8x8 Omni Shield Lindungi Perusahaan dari Biaya SMS Fiktif Solusi 8x8 Omni Shield Lindungi Perusahaan dari Biaya SMS Fiktif ~ Teknogav.com

Solusi 8x8 Omni Shield Lindungi Perusahaan dari Biaya SMS Fiktif

Teknogav.com – Wavecell yang didirikan di Singapura pada 2010 dan hadir di Indonesia sejak tahun 2016 resmi diakusisi 8x8 pada tahun 2019. Kini, 8x8 menghadirkan solusi terkininya, yaitu 8x8 Omni Shield CPaaS yang memungkinkan perusahaan proaktif melindungi pelanggan dari kegiatan SMS penipuan. Solusi tersebut merupakan Application Programming Interface (API) komunikasi yang merupakan bagian dari portofolio 8x8 Communication-Platform-as-a-Service (CPaaS).

Portofolio 8x8 CPaaS dapat mendukung komunikasi bisnis dan pengalaman pelanggan sesuai dengan perkembangan transformasi digital saat ini. Perusahaan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dengan 8x8 CPaaS untuk mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi, termasuk SMS, suara, aplikasi perpesanan, interaksi video. Tentunya hal ini dapat mendukung mereka untuk memicu pertumbuhan bisnisnya.

Baca juga: Qiscus Padukan Omnichannel dan AI dalam Strategi Bisnis

Kehadiran 8x8 Omni Shield dapat mencegah perusahaan tertipu oleh penjahat siber yang menagih biaya pengiriman pesan. Penjahat siber melakukan modus tersebut dengan automasi pengiriman pesan SMS dalam jumlah banyak dan berbiaya tinggi. Kerugian atas penipuan dengan modus tersebut diungkap oleh Fraud Loss Survey Rerport 2021 yang dirilis Communications Fraud Control Asscociation. Data laporan tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2021, kerugian atas modus penipuan SMS mencapai USD6,7 miliar secara global.

"Dampak penipuan melalui SMS dan kerugian yang ditimbulkannya terhadap pengalaman pelanggan dan reputasi suatu brand begitu besar. Selain itu juga mengakibatkan biaya sangat mahal. Kami terus memperbarui portofolio 8x8 CPaaS dengan mengeveluasi titik-titik permasalahan pelanggan dan mengembangkan solusi demi memberikan nilai bisnis yang signifikan. Upaya ini dilakukan demi memenuhi tuntutan yang terus berubah dari pelanggan. Sasaran utama kami adalah menyediakan solusi yang benar-benar mengubah paradigma para pelanggan. Kami sangat senang dengan hasil yang diperoleh dari para pengguna awal solusi Omni Shield kami. Hasil tersebut termasuk pengurangan lalu lintas penipuan sebesar 80%,” ucap Stephen Hamill, General Manager, CPaaS 8x8, Inc.

Stephen Hamill, General Manager, CPaaS 8x8, Inc

Baca juga: Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Berakhir, Ini Metode Pengganti bagi Pemasar 

Demi melindungi pelanggan korporasi, 8x8 menawarkan solusi agar perusahaan dapat melakukan langkah-langkah proaktif. Solusi 8x8 Omni Shield diperkaya API komunikasi yang terintegrasi dengan pesan secara real-time, baik di apliksi web maupun seluler. Deteksi dan pencegahan kegiatan penipuan dilakukan secara proaktif. Solusi ini dapat memberi notifikasi secara real-time, memantau trafik secara langsung dan memeriksa nomor telepon secara instan.

“Penipuan SMS merupakan masalah yang besar. Data Infosecurity menunjukkan bawa 80% dari trafik mobile secara keseluruhan bisa merupakan trafik yang dibuat secara buatan. Modus penipuan ini dapat dikurangi oleh 8x8 dengan cara deteksi dan pencegahan. Deteksi dilakukan dengan menganalisis trafik secara langsung dan memicu peringatan jika terjadi abnormal menggunakan machine learning. Selain itu, pendeteksian juga dilakukan dengan melakukan verifikasi bahwa nomor tersebut sah dan aktif sebelum digunakan. Sementara itu, pencegahan dilakukan dengan membatasi trafik pada negara atau operator tertentu, pembatasan jumlah SMS yang dikirim ke nomor dan alamat IP yang sama, IP Whitelisting dan Sender ID Whitelisting,” ucap Lindo Ismael, Head of Service Management, 8x8’s CPaaS.

Lindo Ismael, Head of Service Management, 8x8’s CPaaS

Baca juga: Salesforce Hadirkan Hyperforce untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia 

Berikut ini adalah fitur-fitur andalan 8x8 Omni Shield:

  • Mengurangi dan memblokir sebagian besar serangan Artificial Inflation of Traffic (AIT) dengan pemantauan yang menyeluruh dan cerdas. AIT tersebut merupakan suatu jenis penipuan SMS yang menghasilkan jumlah trafik palsu melalui aplikasi atau website.
  • Pelacakan dan pendeteksian tren abnormal dengan machine learning untuk menganalisis trafik SMS secara real-time. Fitur ini juga memberikan peringatan jika ada penyimpangan berdasarkan pola penggunaan
  • Proaktif mendeteksi dan membatalkan pesan dari nomor-nomor yang diketahui melakukan penipuan serta identifikasi, investigasi dan pencegahan terhadap insiden baru
Pentingnya 8x8 CPaaS dan 8x8 Omni Shield juga ditekankan oleh Kevin Sugiarto, Senior Vice President of Product Strategic Integration, Privy.

"Seiring terus berkembangnya ancaman digital, Privy mengandalkan 8x8 CPaaS dan solusi Omni Shield untuk menjaga saluran komunikasi kami tetap terlindungi. Kami tidak hanya ingin mencegah penipuan, tetapi juga melindungi reputasi brand kami, sekaligus meningkatkan layanan dan memberikan nilai yang tak tertandingi kepada pelanggan kami. Kami memelopori penggunaan standar keamanan baru dan meningkatkan pengalaman pelanggan kami,” ucap Kevin.

Hastaryo Cahyadi, Country Manager 8x8 Indonesia mengatakan bahwa solusi yang disediakan 8x8 telah menjaga lebih dari dua miliar pengguna bisnis. Solusi 8x8 telah memenuhi berbagai standar internasional, termasuk GDPR, CSA, Hitrust, ISO:27001, HIPAA, FISMA, Cyber Essentials Plus dan lain-lain.

Hastaryo Cahyadi, Country Manager 8x8 Indonesia

“Perusahaan dapat menjangkau pelanggan di mana saja melalui SMS untuk memberikan notifikasi status pengiriman barang, autentikasi OTP atau menyampaikan promosi. Selain itu tersedia juga layanan untuk membangun kepercayaan pelanggan dengan masking nomor telepon dan menelpon menggunakan aplikasi. Perusahaan juga bisa mengelola beberapa aplikasi perpesanan melalui satu API. Platform komunikasi berbasis cloud yang ditawarkan 8x8 telah digunakan lebih dari 900 perusahaan enterprise. Solusi yang ditawarkan dirancang dengan keahlian lokal dan dukungan global. 8x8 juga telah diakui oleh lembaga-lembaga riset seperti Gartner, Forrester, IDC, Ventana Research, Aragon Research dan lain-lain,” ucap Hastaryo.

Share:

Artikel Terkini