.jpg)
Teknogav.com – Voltage Pictures mempersembahkan film horor thriller ‘Other’ yang disutradarai David Moreau. Film ini mengisahkan tentang Alice (Olga Kurylenko), perempuan muda yang kembali ke rumah ibunya setelah menerima kabar duka mengenai ibunya. Rumah tersebut dilengkapi dengan teknologi pengamanan yang ketat, lengkap dengan kamera pengintai dan pelacak gerakan.
Film ini dibuka dengan adegan perempuan yang mengenakan penutup wajah berjalan menyusuri hutan. Nasib perempuan tersebut pun berakhir tragis, penyebab kematiannya menjadi misteri di sepanjang film. Alice menerima kabar kematian perempuan tersebut yang ternyata adalah ibunya. Dia segera kembali ke rumah ibunya yang dipenuhi kenangan masa kecil tidak menyenangkan. Penampilan Olga Kurylenko yang menjadi pemeran utama film ini cukup mengesankan Sebagian besar adegan hanya menampilkan tokoh Alice di rumah dan sekitarnnya sendirian. Olga dapat benar-benar menjiwai peran di mana dia harus mengenang masa lalu, bersedih, marah dan ketakutan.
Baca juga: Death Whisperer 3, Horor Heroik dengan Orkestra Epik
Rumah ibunya Alice menggunakan teknologi keamanan yang begitu ketat. Namun, banyak kejadian menakutkan justru terjadi di dalam rumah tersebut atau di area sekitar luar rumah. Atmosfer mencekam dalam film ini dibangkitkan oleh penggunaan cahaya malam dan sistem pengamanan rumah yang begitu ketat. Sistem keamanan rumah tersebut juga menjadi metafora mengenai kendali dan pengawasan yang dialami Alice.
Hubungan Alice dengan ibunya yang dominan memang menjadi latar emosional yang kuat dalam film ini. Alice bukan hanya korban, tetapi juga sosok yang menyimpan trauma masa lalu dan rahasia pribadi. Ibu Alice merupakan wanita tangguh asal Rusia yang mendidik putrinya agar meraih prestasi terbaik.
Di rumah tersebut, banyak kenangan masa kecil Alice, termasuk benda-benda miliknya di masa kecil dan tumpukan kaset video rekaman. Alice pun memiliki jurnal elektronik berisi rekaman-rekaman curahan hatinya semasa kecil dan remaja. Dia pun tenggelam bernostalgia dalam masa lalunya tanpa menyadari ada bahaya mengancam.
Baca juga: The Strangers: Chapter 2, Penuh Suspense dan Bikin Gregetan
Pekerja yang mengurus halaman pun terlihat ketakutan memasuki rumah, sehingga pergi sebelum Alice sempat menemuinya langsung di luar. Gangguan-gangguna teknologi, termasuk saat berkomunikasi menggunakan interkom rumah dan smartphone kerap terjadi sehingga menambah ketegangan.
Sepanjang film, penonton akan bertanya-tanya, ada apa gerangan dalam rumah tersebut? Apakah ada makhluk mengerikan dalam rumah? Setiap kali makhluk tersebut menghampiri Alice, penonton akan terbawa suasana dan ikut deg-degan. Alice sendiri bagai tidak menyadari kehadiran makhluk tersebut di dalam rumah, sampai beberapa barang dalam genggamannya diambil saat tertidur nyenyak.
Selain pekerja yang memperingatkan Alice mengenai keanehan dalam rumah tersebut, ada seorang anak remaja yang banyak membantunya. Awalnya anak tersebut menasihati Alice agar tidak menampakkan wajahnya saat berada di sekitar rumah itu. Anak yang mengenakan topeng tersebut pun banyak merekam melalui drone untuk mengintai karena keingintahuan mengenai makhluk dalam rumah tersebut.
Misteri terkait makhluk di rumah ibunya Alice jua yang memicu rasa keingintahunan anak tersebut. Di dalam rumah, makhluk tersebut sering terlihat sekelabatan di dalam gelap. Alice pun kerap didekati makhluk tersebut, yang tentu saja membangkitkan ketegangan penonton, apalagi diiringi hentakan-hentakan audio yang mengagetkan. Saat Alice begitu ketakutan karena merasa terancam, dia pun berlari ke hutan di sekitar rumahnya.
Namun ketika melihat kekasihnya berusaha menyusulnya ke rumah, dia pun bergegas untuk menyelamatkan sang kekasih. Alice pun membuat kesepakatan dengan anak yang sudah mengingatkannya agar dapat kembali ke rumah. Mereka berusaha memecahkan misteri tersebut. Ada begitu banyak adegan mengerikan dalam film ini, sebagian besar menampilkan korban dengan wajah yang sudah tidak utuh.
Baca juga: Tharae: The Exorcist, Ketika Setan Bikin Pastor dan Dukun Kewalahan
Tumpukan video di rumah Alice ternyata menyimpan petunjuk untuk menguak misteri penuh horor di rumah tersebut. Alice pun berhasil menerka-nerka keberadaan makhluk tersebut karena ada satu tombol yang hilang dari keyboard gawai untuk memasukkan kata sandi. Film ini memberikan plot twist yang tidak terduga, menggabungkan unsur psikologis dan supranatural. Alice pun harus menghadapi siapa dirinya sebenarnya, dan apa yang ia tinggalkan di masa lalu. Setelah credit title, ada after credit scene dalam film ini. Jadi jangan buru-buru meninggalkan studio ya.
Film ini memiliki plot cukup cepat dan mengerikan untuk ditonton, walau ada keanehan-keanehan di momen-momen tertentu. Kehororan pada film ini banyak memadukan jump scare, ketakutan-ketakutan psikologis dan unsur-unsur makhluk misteri sehingga menjadikannya film yang kontroversial. Film ini juga menuai banyak kritik terkait stereotipe mengenai ras dan disabilitas.






