
Teknogav.com – Film Unexpected Family mengangkat kisah mengenai keluarga yang terbentuk di seputar Ren Jiqing (Jackie Chan), seorang lanjut usia pengidap Alzhaimer. Kehangatan penuh perhatian yang diberikan oleh setiap karakter film ini begitu mengharukan. Namun, film ini juga memancing gelak tawa dengan aksi kocak Jackie Chan dan kekonyolan demi kekonyolan yang ditampilkan orang-orang di sekitarnya.
Ren Jiqing adalah seorang mantan atlet angkat besi berprestasi yang tinggal seorang diri. Kendati tinggal sendiri, Ren dikelilingi orang-orang yang penuh perhatian layaknya keluarga. Perempuan paruh baya tetangganya yang diperankan Li Ping dan pemuda yang pernah ditolongnya, Mr. Jia (Pan Binlong). Selain itu, juga ada Su Xiaoyue (Zhang Jianing), gadis penjual suplemen yang kerap mengunjunginya. Hubungan mereka semua penuh kehangatan, tetapi semuanya berubah. Suatu insiden memicu demensia yang diidap Ren sehingga lupa terhadap mereka semua.

Baca juga: Film “Panggil Aku Ayah” Gambarkan Ketulusan Tidak Perlu Ikatan Darah
Satu-satunya orang yang dikenali justru orang yang tidak mengenalnya, yaitu Zhong Bufan (Peng Yuchang), pemuda yang akan mengotrak di rumahnya. Ren mengira pemuda tersebut adalah anaknya yang sudah lama pergi. Loyalitas tinggi Mr. Jia pada Ren yang telah menolongnya pun membuatnya mempekerjakan Zhong Bufan untuk berbohong berpura-pura menjadi anaknya.
Seiring berjalannya waktu, hubungan antara Ren dan Bufan berkembang karena perhatian, pengorbanan dan rutinitas bersama. Hubungan layaknya ayah dan anak tanpa ikatan darah tersebut terasa realistis dan menyentuh. Perasaan bersalah, tanggung jawab, dan kesempatan menebus diri memberi kedalaman emosional pada dinamika mereka.
Konflik moral mengenai kebohongan demi kebaikan pun menjadi hal yang ditonjolkan dalam film. Delusi Ren dipelihara orang-orang sekitarnya demi memberikan ketenangan bagi pengidap demensia. Kehangatan keluarga dadakan tersebut juga menunjukkan betapa jaringan sosial bisa menjadi keluarga alternatif.
Unsur komedi ringan yang dibalut dengan drama emosional digarap sutradara Li Taiyan dalam film berdurasi 121 menit ini. Jackie Chan mendapatkan ruang untuk mengeksplorasi sisi kelembutan dan kerentanan di luar aksi fisik yang biasa diperankannya. Chemistri Peng Yuchang dengan Jackie Chan banyak memperkuat momen-momen akrab dalam film ini.
Film ini juga mengangkat pentingnya kesabaran dan perhatian orang-orang terdekat bagi penderita alzheimer, sehingga dibutuhkan empati terhadap lansia pengidap demensia. Bagaimana ingatan seorang pengidap demensia yang kerap timbul tenggelam, cukup menguji kesabaran orang-orang di sekitarnya. Film ini juga menantang penonton untuk mempertimbangkan antara kenyamanan sementara dengan kebohongan dan kebenaran jangka panjang.
Baca juga: The Shadow’s Edge, Ketika Pengintaian Jackie Chan Kalahkan Teknologi AI
Film ini menggambarkan bagaimana keluarga merupakan pilihan dan tindakan, bukan semata-mata karena ikatan darah. Perhatian konsisten, kesabaran dan pengorbanan dapat membentuk hubungan setara ikatan darah. Cinta adalah gambaran yang bisa dirasakan, kekuatan dalam diri dan spektrum emosi yang mengalir. Bentuk cinta yang dalam bukan kemegahan lahiriah, tetapi saat cinta datang dengan tenang, dan hilangnya kesepian.
Unexpected Family mengisahkan tentang cinta, hubungan lima orang asing tanpa ikatan darah yang disatukan dalam ikatan yang kompleks dan kuat. Lima orang dengan kepribadian sangat berbeda tersebut dapat beradaptasi. Ada saling menyalahkan dan gesekan di antara mereka, tetapi juga selalu ada penerimaan yang hangat. Mereka adalah sekelompok orang asing dengan rahasia mereka sendiri yang tidak sengaja membentuk keluarga.
Film yang diproduseri Shen Jingxi, Fu Ruoqing dan Gu Liang ini mengubah sandiwara menjadi kasih sayang yang tulus. Kasih sayang keluarga merupakan landasan terdalam dalam keluarga yang mengalir secara alami, bagai air tenang yang mengalir dalam. Kehidupan sehari-hari keluarga yang tidak konvensional diungkap dalam film ini.
Kekerabatan dalam keluarga tersebut tidak dipelihara dengan ucapan cinta, tetapi melalui tindakan penuh perhatian. Film ini menampilkan sosok ayah yang khas dalam kehidupan sehari-hari dengan disiplin yang kuat. Jackie Chan tidak menampilkan aksi kung-fu fenomenalnya dalam film ini, walau tetap tampil dengan aksi heroik yang terkadang konyol.
Kedisiplinan Ren dalam menggojlok orang yang dianggapnya sebagai anak terkadang membuat penonton kasihan. Namun, gojlokan tersebut justru mampu membangun ikatan sejati, lebih kuat dari ikatan darah. Hubungan keluarga secara bertahap berubah dari pertengkaran awal menjadi saling peduli dan persahabatan yang konsisten. Puncak film ini adalah kerinduan mendalam akan kebahagiaan abadi. Secara halus, film Unexpected Family menangkap kehidupan sehari-hari suatu keluarga biasa. Film ini membangkirkan perasaan tulus dalam diri untuk keluarga.
Baca juga: Film Hanya Namamu dalam Doaku Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga
Lima orang dengan latar yang berbeda berkumpul dalam film Unexpected Family untuk membuat kebahagiaan bersama. Mereka berkumpul dan tetap bersama secara kebetulan walau awalnya masing-masing memiliki agenda sendiri. Setiap karakter membawa perjuangan dan beban hidup. Tanpa ikatan darah, mereka disatukan oleh Ren yang pelupa. Pertemuan mereka membuka catatan emosional satu sama lain yang tidak bisa diakhiri.
Seiring waktu, kehangatan dan ikatan yang terakumulasi mengubah setiap anggota keluarga menjadi kerabat sejati. Mereka menemukan ketergantungan dan kebaikan dalam perlindungan satu sama lain. Kisah dalam film yang menghangatkan hati ini mendekonstruksi definisi tradisional keluarga dan menggali bentuk dan esensi cinta.
Film ini diproduksi oleh Wuhan Legend Film & Television Art Co., Ltd., China Film Industry Group Co., Ltd., dan Xiaoxiang Film Group Co., Ltd.. Selain itu, film ini juga diproduksi bersama oleh Zijing Pictures (Shenzhen) Co., Ltd., Hubei Yangtze River Film Group Co., Ltd., Runcheng Yihe Culture Media (Beijing) Co., Ltd., dan Hunan Xiaoxiang Youth Film Co., Ltd. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 14 Januari 2026, siap untuk menghangatkan momen bersama keluarga. Jangan keluar studio saat masih ada credit title, karena masih ada adegan-adegan menarik, termasuk pesan untuk tidak merekam dalam studio.






