
Teknogav.com – Kolaborasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan Kaspersky yang sudah terjalin diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang diperbarui. Pembaruan Nota Kesepahaman ini menandai langkah maju dan babak baru yang signifikan dalam kolaborasi jangka panjang kedua pihak. Kemitraan BSSN dan Kaspersky dalam ketahanan siber diresmikan pertama kali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman pada tahun 2021.
“Kami merasa terhormat untuk meresmikan kerja sama Kaspersky selanjutnya dengan BSSN, pada kesempatan penting yaitu peringatan ke-80 tahun BSSN. BSSN berada di garis depan kepemimpinan pemikiran keamanan siber, dengan memberikan panduan tentang isu-isu strategis seperti kriptografi pasca-kuantum kepada industri. Dengan memanfaatkan keahlian global kami, kami berharap dapat berkontribusi secara berarti untuk lingkungan digital lebih aman dan tangguh di Indonesia,” ucap Heng Lee, Director of Government Affairs and Public Policy untuk Asia Pasifik dan Jepang di Kaspersky.Baca juga: BSSN Kunjungi Pusat Transparansi Kaspersky di Swiss
Sejak penandatanganan Nota Kesepahaman yang pertama, representatif BSSN rutin berpartisipasi dalam kegiatan internasional Kaspersky. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang telah diikuti oleh representatif BSSN:
- Kunjungan ke Pusat Transparansi Kaspersky di Swiss
- KTT Analis Keamanan Tahunan Kaspersky di Indonesia dan Thailand
- Program Peningkatan Kapasitas Siber (Cyber Capacity Building Program/CCBP) Kaspersky
- Pertukaran teknis di kantor pusat Kaspersky di Rusia
Baca juga: Angkat Tema Ruang Angkasa, SAS 2024 Tekankan Pentingnya Keamanan Siber
“Kaspersky telah menunjukkan komitmen yang mendalam terhadap pasar Indonesia dan kami menghargai kemitraan BSSN dengan Kaspersky. Seiring makin kompleks dan beragamnya tantangan keamanan siber, kami berharap dapat bergabung untuk meningkatkan kesadaran dan membangun generasi baru ahli yang dapat menanggapi tantangan ini,” ucap Marsekal Madya (TNI) R. Tjahjo Khurniawan, S.T., M.Si., Deputi Kebijakan Strategi Keamanan Siber dan Kriptografi dari BSSN.
Pembaruan Nota Kesepahaman ditujukan untuk meningkatkan keamanan siber di seluruh Indonesia. Ada empat bidang yang diperdalam kerja samanya dalam Nota Kesepahaman terkini, yaitu sebagai berikut:
- Kolaborasi Kebijakan. Kedua pihak akan terlibat dalam diskusi dan inisiatif terkait kebijakan keamanan siber dan kerangka regulasi. Upaya ini untuk mendukung perlindungan sektor-sektor penting dan berkontribusi pada pengembangan lanskap keamanan siber nasional yang kuat.
- Kerja Sama Internasional. Kemitraan ini memfasilitasi pertukaran wawasan global, praktik terbaik, dan intelijen ancaman. Upaya ini dilakukan demi membantu memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.
- Kolaborasi Teknis. Kaspersky dan BSSN akan bekerja sama untuk berbagi keahlian teknis, temuan penelitian, dan informasi keamanan siber yang relevan. Kerja sama ini demi meningkatkan kemampuan deteksi, respons, dan pertahanan siber secara keseluruhan.
- Inisiatif Bersama. Kolaborasi ini akan mencakup upaya bersama dalam kolaborasi peningkatan kesadaran, pelatihan profesional, dan program peningkatan kapasitas. Tujuan kolaborasi ini adalah memberdayakan para pemangku kepentingan di sektor publik dan swasta.
Baca juga: BSSN Gandeng Kaspersky Kembangkan Kapabilitas Keamanan Siber Indonesia
“Seiring Indonesia terus mempercepat transformasi digitalnya, penguatan ketahanan siber menjadi kian penting. Kami bangga memperbarui kolaborasi dengan BSSN melalui Nota Kesepahaman ini, memperkuat komitmen bersama kami untuk memajukan lanskap keamanan siber Indonesia. Ke depannya, kolaborasi ini akan memungkinkan kami untuk berinvestasi dalam pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan kerangka kerja yang akan mendukung ketahanan siber negara ini bahkan untuk tahun-tahun mendatang,” ucap Adrian Hia, Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik.
Kaspersky merupakan perusahaan keamanan siber dan privasi digital global dengan lebih dari 20 tahun keahlian di bidang keamanan siber. Kolaborasi dan transparansi Kaspersky didukung oleh intelijen ancaman mendalam dan portofolio keamanan menyeluruh terhadap ancaman siber yang terus berkembang. Pada tahun 2025, solusi Kaspersky berhasil menggagalkan total 14.909.665 serangan berbasis internet yang menargetkan pengguna di Indonesia.






