
Teknogav.com – Falcon Pictures merilis film terbaru berjudul “Ayah, Aku Mau Cerita”, film bergenre drama thriller yang merupakan adaptasi dari Drishyam (2013). Ini adalah film India berbahasa Malayalam karya Jeethu Joseph yang masuk jajaran film terlaris di masa itu. Pemasukan film tersebut berhasil mencapai INR 500.000.000 atau sekitar Rp93 miliar.
Skenario film “Ayah, Aku Mau Cerita” ditulis oleh Danial Rifki yang juga menyutradarai film tersebut. Sebelumnya Danial Rifki telah menggarap Dendam Malam Kelam (2025) dan Invisible Guest (2026). Danial tetap mempertahankan narasi asli film yang intens ketika sang ayah berusaha melindungi keluarga dari masalah yang datang bertubi-tubi.Baca juga: Film “Panggil Aku Ayah” Gambarkan Ketulusan Tidak Perlu Ikatan Darah
Sinopsis
![]() |
| Sumber: Falcon Pictures |
Andi Budiman (Vino G. Bastian), merupakan seorang ayah yang hidup sederhana bersama istri dan anak-anaknya di suatu kota kecil. Kehidupan keluarga kecil yang damai tersebut seketika hancur dan berubah menjadi penuh tekanan ketika suatu insiden menimpa putri remajanya. Aisha (Ziva Magnolya), putri mereka menjadi korban pelecehan yang dilakukan lelaki remaja bernama Indra Gunawan (Faris Fadjar Munggaran). Sayangnya, Indra adalah anak Komisaris Iriana (Marsha Timothy) yang menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres).
![]() |
| Sumber: Falcon Pictures |
Imbasnya, terjadi insiden fatal yang tak disengaja akibat peristiwa tersebut. Andi harus melindungi istrinya, Marini (Niken Anjani), serta kedua putrinya, Aisha dan Ditta (Queen Lubis). Demi melindungi keluarga dari jeratan hukum, Andi pun harus memutar otak dan melakukan segala cara. Andi harus berhadapan langsung dengan Komisaris Iriana yang cerdas dan berusaha mengungkap misteri anaknya yang hilang.
Narasi yang Masih Mempertahankan Versi Aslinya
Versi asli film “Drishyam” diakui sebagai film dengan plot twist terbaik di masanya. Film “Ayah, Aku Mau Cerita” pun secara naratif masih mempertahankan struktur plot utama dari versi asli tersebut. Sang ayah memiliki kecerdasan dalam menggunakan berbagai intrik psikologis dengan alibi yang dirancang cermat demi mengecoh polisi. Strategi yang digunakan Andi termasuk permainan gestur dan berlatih akting tetap menjadi sajian utama. Kendati demikian, versi adaptasi Indonesia melakukan beberapa penyesuaian latar belakang karakter agar terasa lebih dekat dan relevan dengan penonton Indonesia.
Baca juga: Film “Now You See Me: Now You Don’t” Padukan Sulap dengan Teknologi Canggih
Baiknnya Keterampilan Akting Vino G. Bastian dan Marsha Tinoty
Selama ini pasangan suami istri Vino G. Bastian dan Masha Timothy sering beradu peran bareng dalam film. Nah, kini keduanya kembali tampil bareng, tetapi dalam pihak yang berlawanan. Mereka saling beradu akting di pihak yang berseberangan dan saling mengadu kecerdasan secara verbal. Selain akting mereka, Rizky Hanggono yang berperan sebagai Gatot juga dapat menggambarkan karakter polisi korup yang menyebalkan. Akting Gunawan Sudrajat sebagai Sandi, suami Irina juga prima walau sudah jarang terlihat di layar lebar.

Kesimpulan
Film ini juga sangat baik karena kemampuan narasi dalam menyusun alibi yang sangat rapi. Sama halnya dengan versi aslinya, film ini memanfaatkan ingatan visual dan manipulasi psikologis yang terstruktur tanpa bisa dipatahkan, sungguh cerdas. Pendekatan semacam ini menghindari trik sinematik murahan dan sepenuhnya mengandalkan perilaku manusia yang realistis melalui gestur tubuh dan dialog sistematis. Semua ini terakumulasi pada beberapa adegan krusial dan menjelang konklusi hingga adegan penutup. Film ini akan membuat kita terpana dan benar-benar puas melihat apa yang disuguhkan.
Baca juga: Film Hanya Namamu dalam Doaku Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga
Sutradara: Danial Rifki
Pemeran: Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Ziva Magnolya, Niken Anjani, Gunawan Sudrajat, Rizky Hanggono, Sadana Agung, Whani Darmawan, Bima Azriel, Faris Fadjar Munggaran, Pritt Timothy
Durasi: 167 menit
Skor: 9.0/10








