Peningkatan Portofolio VMware Cloud Dukung Percepatan Inovasi dan Mobilitas Perusahaan Peningkatan Portofolio VMware Cloud Dukung Percepatan Inovasi dan Mobilitas Perusahaan ~ Teknogav.com

Peningkatan Portofolio VMware Cloud Dukung Percepatan Inovasi dan Mobilitas Perusahaan


Teknogav.com - VMware melakukan beberapa peningkatan pada portofolio VMware Cloud untuk mendukung percepatan pertumbuhan inovasi perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara. Peningkatan portofolio VMware Cloud ini pun mendukung peningkatan mobilitas bisnis perusahaan dan membuatnya semakin gesit. Dukungan-dukungan tersebut memungkinkan berbagai perusahaan agar cepat bangkit dan dapat mengoptimalkan segala  peluang dalam ekonomi digital.


Kapabilitas Baru di Portofolio VMware Cloud

Sejumlah peningkatan pada portofolio VMware Cloud akan memberikan fleksibilitas dan berbagai pilihan untuk mengoptimalkan potensi cloud. Hal ini dilakukan untuk memudahkan perusahaan melakukan transformasi digital dan menciptakan lingkungan bisnis yang mobile first. Beberapa peningkatan tersebut mencakup penambahan kapabilitas baru pada solusi-solusi:
  • Alibaba Cloud VMware Solution memudahkan pengelolaan workflow di lingkungan VMware yang sudah dikenali tanpa disrupsi di jaringan dan keamanan. Solusi ini sudah tersedia di Hong Kong dan Tiongkok. Solusi ini menghantarkan aplikasi secara cepat dan gesit. Perusahaan dapat mengembangkan workload berbasis VMware ke Alibaba Cloud tanpa harus menyusun kembali arsitektur lingkungan.
  • Google Cloud VMware Engine merupakan layanan terintegrasi dengan VMware Cloud Foundation stack yang dikelola sepenuhnya. Layanan ini mencakup VMware vSphere, vCenter, vSAN, NSX-T dan HCX. Migrasi cloud di lingkungan terdedikasi dapat dilakukan pada infrastruktur Google Cloud berkinerja tinggi untuk mendukung worlkload produksi di lingkungan enterprise.
  • VMware Cloud on AWS menghadirkan inovasi baru berupa cloud yang semakin ekonomis. Kapabilitas-kapabilitas barunya mencakup VMware Cloud on AWS i3en instance, konfigurasi 2-host SDDC dan layanan pengelolaan baru multi-tenant. Harapannya kapabilitas baru ini dapat meningkatkan akses dan menghemat biasaya pengelolaan secara keseluruhan ketika ingin melakukan migrasi dan modernisasi aplikasi-aplikasi enterprise berbasis VMware ke VMware Cloud on AWS.
  • VMware vRealize Automation Cloud Service mempercepat proses delivery aplikasi-aplikasi baru dan pengelolaan siklus hidup layanan di berbagai cloud sesuai kebutuhan. Layanan ini juga menghadirkan konsistensi pengalaman cloud di AWS, Azure, Google Cloud dan VMware Cloud on AWS sesuai kebutuhan pelanggan. Produk ini sudah tersedia di Singapura dan bisa diakses seluruh regional.
Selain itu kapabilitas baru juga ditambahkan pada solusi Azure VMware Solution generasi terkini dan VMware Cloud on Dell EMC. Saat ini sudah lebih dari 10 juta cloud workload yang sudah didukung VMware di lebih dari 10 ribu data center. Data center tersebut tersebar di 128 negara. Layanan VMware Cloud ditawarkan di lebih dari 4.300 penyedia cloud. Layanan-layanan tersebut mencakup Alibaba Cloud, AWS, Azure, Google Cloud, IBM cloud dan Oracle cloud. Selain itu terdapat lebih dari 170 mitra yang tergabung dalam VMware Cloud verified,

Pertumbuhan Ekonomi di Asia Tenggara dan Peluangnya

Pada tahun 2019, perekonomian digital di kawasan Asia Tenggara mencapai USD100 miliar. Harapannya angka tersebut akan meningkat tiga kali lipat mencapai USD300 miliar di tahun 2025. Kesenjangan digital di Asia Tenggara saat ini memang sudah menyempit, tetapi perkembangan persiapan cloud mulai melambat. Pelambatan tersebut berdasarkan laporan Asia Cloud Computing Association (ACCA) .

Sejak pandemi COVID-19 melanda, terjadi pelonjakan kebutuhan untuk bekerja jarak jauh secara tiba-tiba. Kompleksitas pun terjadi di ranah TI, apalalgi lokasi kerja karyawan begitu tersebar. Berbagai kebutuhan baru seperti infrastruktur, penerapam model TI, peranti sampai proses implementasi pun bermunculan. Fondasi digital yang menggunakan cloud sebagai inti pun dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan inovasi bisnis. Perusahaan pun bisa mengoptimalkan meraih peluang dari dinamisme pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara.

 Cin Cin Go, Country Manager, VMware Indonesia mengungkapkan bahwa cloud merupakan faktor kunci membuka peluang yang belum pernah ada sebelumnya. Hal ini seiring dengan bermunculannya teknologi-teknologi generasi berikutnya seperti 5G, AI dan aplikasi-aplikasi modern. Perusahaan-perusahaan di Indonesia dan Asia Tenggara tak khanya membutuhkan skalabilitas dan kegesitan, tetapi juga konsistensi pengelolaan . Pengelolaan yang konsisten tersebut berlaku untuk penerapan pengelolaan di lingkungan hybrid cloud dan multi-cloud.

Mitra-Mitra VMware

AsiaPac merupakan mitra dalam peluncuran VMware Cloud on AWS di Singapura dan Asia Tenggara. Singapura sendiri memiliki komitmen untuk menjadi Negara Cerdas dan terus menggalakkan transformasi digital dengan serius. Demi mewujudkan komitmen tersebut, tentu saja dibutuhkan infrastruktur digital yang cerdas dan kokoh untuk memastikan mulusnya proses migrasi cloud. Hal ini penting untuk memberdayakan pelanggan untuk mengoptimalkan ekonomi digital yang sedang tumbuh di negara ini.

“Kami siap mendukung pelanggan dengan penawaran hybrid cloud terbaik dan paling andal sebagai katalis inovasi produk. Hal ini demi mendukung terbukanya peluang-peluang di masa depan,” ucap Andrew Cheng, Executive Director AsiaPac Distribution Pte Ltd.

Di Malaysia, Telekom Malaysia merupakan Cloud Infrastructure Provider yang ideal di negara tersebut. Telekom Malaysia berperan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi nasioal untuk mewujudkan cita-cita bangsa tersebut menjadi negara digital. VMware dan Telekom Malaysia bermitra untuk membuktikan peran Telekom Malaysia dalam mendukung terwujudnya digital Malaysia.

“Kami berterima kasih atas dukungan para perusahaan-perusahaan terkemuka di industri, seperti VMware dalam menghadirkan wawasan dan dukungan teknis yang krusial. Dukungan ini akan membantu mewujudjan transformasi digital. Solusi VMware untuk layanan TM One Cloud menjadi fasilitator bagi proses transisi yang dilalui pelanggan, baik kalangan enterpripse maupun konsumer,” ucap Umapathy Sivan, CIO Telekom Malaysia Berhad.
Share:

Artikel Terkini

Follow by Email